Friday, June 30, 2017

CARA MEMBUAT RANGKAIAN ALAT PENGHEMAT LISTRIK

تَقَبَّلَ اللَّهُ مِنَّا وَ مِنْكُمْ Taqabbalallahu minna wa minkum. Semoga Alloh menerima puasa dan amal dari kami dan puasa dan amal dari kalian. Selamat idul fitri mohon maaf lahir dan batin. Tak terasa kita sudah berada di awal bulan syawal dan melewati bulan ramadhan. Next posting kali ini cara membuat rangkaian alat penghemat listrik. Banyak yang mengatakan bahwa alat ini tidak berfungsi dan ada juga mengatakan berfungsi, jadi ada yang pro dan kontra mengenai alat atau rangkaian penghemat listrik ini. Mana yang benar he..he..? Semuanya benar. Mari kita lihat dari sudut pandang dari yang pro dan kontra he..he.. Simak lebih lanjut ya.

Berawal dari pertanyaan rekan kita di g+ bagaimana membuat rangkaian penghemat listrik. Setelah saya membaca beberapa referensi, ternyata ada dua pendapat tentang alat ini. Ada yang mengatakan ini adalah bohong, disertai faktanya. Itu memang benar adanya, karena dihitung dengan rumus dan kenyataan di lapangan, bahwa pelanggan rumah tangga tidak akan terkena beban denda faktor daya VAR, jadi percuma jika ditambahkan kapasitor untuk memperbaiki faktor daya ini, karena tidak akan dihitung oleh PLN. Berbeda dengan pabrik yang akan terkena denda faktor daya VAR dan ada KVARmeter nya. Untuk pelanggan rumah tangga yang dihitung adalah WATTnya saja, maka meter listriknya disebut KWH meter. Untuk listrik arus AC atau bolak-balik, Arus listrik dalam satuan Ampere bukan satu-satunya faktor pengali penting dalam pengukuran daya, masih ada Faktor daya atau CosF. Kesimpulannya adalah jika ditambahkan alat penghemat listrik, walaupun arusnya turun, kalau CosF nya naik, maka nilai wattnya tetap. Dan tidak berpengaruh terhadap tagihan listrik kita he..he..

Mari kita lihat dari versi yang pro tentang alat ini. Sebenarnya alat ini fungsinya bukan untuk menghemat listrik. Jika memang bisa menghemat listrik, maka PLN akan rugi he..he.. bukan begitu, lanjut. Terus fungsinya buat apa alat tersebut? Fungsinya adalah untuk menstabilkan dan mengurangi tarikan start awal alat induktif, misal Mesin cuci, Kulkas, Kipas, AC, yang mana beberapa alat tersebut membutuhkan tarikan awal dengan daya lebih besar sebelum bekerja normal, alat tersebut juga terpasang kapasitor starting didalam mesin tersebut. Fungsi dari kapasitor starting ini adalah membantu putaran start dinamo agar bisa lebih cepat berputar, maka jika  dinamo lebih cepat berputar, daya yang dibutuhkan untuk start awal akan lebih sedikit. Nah dengan terpasangnya sebuah kapasitor bank pada listrik kita, terutama pada jalur yang dekat dengan mesin cuci atau kulkas, maka kerugian listrik akan dapat kita stabilkan. Meskipun memang sedikit sekali pengaruhnya, tapi jika start dilakukan berulang-ulang kali, maka dampaknya akan terasa lebih irit. Bukan promo loh ya. Jadi keputusan ada pada anda. Mau percaya atau tidak he..he..

Semua alat induktif memerlukan tarikan awal yang lebih besar sebelum alat tersebut berjalan normal. Jadi jangan harap jika dengan menggunakan alat penghemat listrik dirumah anda, maka tagihan anda akan berkurang drastis, mustahil dilakukan. Yang benar adalah bagaimana menjaga dan memanajemen kerugian listrik ini, yaitu dengan menggunakan kabel instalasi listrik yang baik dengan diameter kabel yang cukup, lebih besar lebih baik. Untuk instalasi rumah tangga gunakan kabel dengan diameter 2,5mm atau 1,5mm. Dan penambahan kapasitor bank yang cukup. Gunakan juga lampu hemat energi misal LED. Jadi yang dapat diredam tarikan awalnya oleh kapasitor bank adalah Kulkas, Mesin cuci, AC, Kipas, dan alat penggerak lainnya misal Bor listrik, dll. Tidak akan berfungsi pada alat misal element pemanas, magic com, Heater, lampu. Jadi penggunaan atau penambahan kapasitor bank pada instalasi listrik rumah tangga menurut saya perlu, karena untuk menstabilkan dan meredam tarikan awal alat penggerak tadi. Meskipun tidak berdampak pada faktor daya dan CosF, menurut saya ada hasilnya, meskipun sedikit, tapi jika starting dilakukan berulang-ulang juga akan terasa lebih hemat, karena listriknya lebih stabil. Yah itu versi saya.

Penambahan kapasitor bank tidak harus berlebihan, cukup gunakan satu kapasitor bank saja dengan nilai kapasitor yang cukup. Nilai kapasitor dapat menggunakan kapasitor antara 10uf-15uf sudah cukup, dengan tegangan kapasitor 400-450VAC. Jenis kapasitor gunakan yang jenis Bipolar atau kapasitor AC yang tidak ada kutub negatif positifnya. Pemasangan boleh bolak-balik tidak masalah. Tambahkan juga Fuse atau sekering pada rangkaian kapasitor bank, untuk mencegah jika terjadi kerusakan atau konslet pada kapasitornya, maka tidak menyebabkan kebakaran. Berikut gambar rangkaiannya.


Cara kerja rangkaian adalah untuk menstabilkan dan meredam tarikan awal alat induktif. Mau percaya atau tidak, itulah rangkaiannya. Jika anda kesulitan untuk membuatnya, bisa beli jadi. Cuma ya itu biasanya harganya lebih mahal. Gambar rangkaian diatas saya tambahkan lampu indikator, sebagai indikator saja kalau alatnya sudah terhubung dengan listrik lampu led akan menyala. Apapun hasilnya jangan salahkan alatnya ya he..he.. Karena boros tidaknya listrik itu banyak faktor. Bukan berarti jika dipasang rangkaian diatas langsung dapat irit he..he.. Kalau menurut perkiraan saya yang pernah menggunakan alat ini dan saat ini juga masih saya pasang. Dapat menghemat antara 10%-30%, percaya atau tidak itu keputusan anda. Jadi yang mau pakai monggo, ya tidak mau pakai ya monggo he..he.. Mungkin ada nyeletuk BOHONG lo... Terserah itu hak anda. Semoga bermanfaat. 

PERHATIAN : Rangkaian diatas berhubungan langsung dengan tegangan tinggi listrik 220VAC, jadi HATI-HATI untuk perakitan dan pemasangannya, karena dapat menyebabkan KESETRUM jika kontak dengan rangkaian diatas. Tempatkan pada wadah yang bersifat ISOLATOR yang aman dan tidak dapat menghantarkan tegangan listrik, misal plastik, mika, dll. Jangan pakai kayu, dan penempatannya terhindar dari jangkauan anak-anak. Ingat hati-hati ya. Anda bisa pakai box adapator yang dari bahan plastik lebih aman, jangan yang plat besi. Koneksi kalau bisa langsung ke stop kontak, tidak pakai kabel ac. Atau jika tidak memungkinkan pakai kabel sependek mungkin dengan stop kontak. Agar alat dapat berfungsi maksimal.

19 comments:

  1. Naruhnya colokan dmn mas bahar yg pas itu??
    D dekat sekring pusat atw d sembarang tmpat??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bagusnya didekat sekering pusat, tapi jika tidak memungkinkan atau tidak colokannya, maka boleh disembarang tempat, tapi colok langsung di stopkontak di tembok, bukan pakai kabel kolor.

      Delete
  2. Sugeng dhalu Maz Bahar.. Mengenai rangkaian penghemat diatas. Ada pengaruh ap gak klo di pasang Cap 10uf ke atas. Misal 35uf dsb tapi tetap dngn 400v.. Trims sebelumnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menurut saya jika kapasitas elco terlalu besar, malah akan jadi beban kapasitif. Untuk ukuran listrik rumah tangga, hanya perlu kapasitas elco 10uf/15uf 400v. Jadi yang diperlukan adalah yang pas. Sebenarnya ada perhitungannya untuk mengetahui berapa kapasitas elco yang dibutuhkan. Saya sempat melihat tabelnya, saya ambil nilai tengah rata-rata pemakaian listrik rumah tangga, dibutuhkan elco 10uf/15uf 400v.

      Delete
  3. Em... Bgtu. Ok maz bahar.. Ttrims..

    ReplyDelete
  4. Oh..ya mz..
    Punya rangkaian penguat listrik gak.? Klo pnya tlng d share dong mz.. Maklum d pedesaan listrik rata2 2A/450 watt.1 tetangga ikut nyambung sering jeglek mcb'nya. Di tnggu mz klo pnya rangkaian'an/solusinya. Trims mz.. Maaf klo terlalu sering nanya & ganggu pean.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf gak punya mas. Supaya gak jeglek, mau gak mau harus naikkan daya jadi 900 atau 1300.

      Delete
  5. Malam mas bahar,numpang tanya,kemaren sound ku dipinjem ponakan krn ada acara,tp mixer ditempat ponakanku keluar dengung bngt,kupikir mixerku rusak,trs tak bawa pulang tak coba dirumah trnyata normal,aneh bin ajaib menurut aku,kira* menurut mas Bahar mslhnya dimana z?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Biasanya disebabkan tegangan pln jelek atau drop. Kurang dari 220vac.

      Delete
  6. Owalah GT z mas, Ok suwun mas bahar

    ReplyDelete
  7. mas kalau sikring diganti 5 amper bisa ? atau sudah cukup 2 amper atau tergantung daya listrik di rumah kita ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa pak. Tapi kalau terlalu kuat sekeringnya, jika terjadi konslet di kapasitornya, gak langsung putus. Fungsi sekering tersebut sebagai pengaman jika terjadi kerusakan di kapasitornya gak merembet kerangkaian lain, dan tidak menyebabkan mcb pln anjlok.

      Delete
  8. au nanya om saya punya amplifier mono-mono pake transistor final 2SA1494-2SC3858 dalam 1 kit 8 pasang, jadi 2kit semua terhitung 16 pasang cuman pake 1 trafo merk bell 20A, apakah trafonya sesuai dengan TR FINALnya kalau kebanyakan om....?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau mampu sih mampu mampu mas. Kalau tr finalnya adanya 16 pasang ya gak masalah pakai saja semuanya. Tapi menurut saya pakai 4 pasang tiap channel sudah cukup.

      Delete
  9. saya msh kurang psham cara pasang penghemat listrik mas,posisi - untuk in nya dmna.dan out nya.
    apakah tiap mesin kita pasang satu satu apa dlm satu rumah tu cukup kita pasang satu aja.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Memang gak ada in outnya mas. Itu hanya sekedar koneksi sebuah kapasitor saja. Gak ada proses in dan out. Hanya penambahan kapasitor di jalur listrik kita.

      Cukup satu kapasitor dalam satu rumah. Jangan lupa pasang fuse atau sekering pada kapasitor, untuk mencegah konsleting jika kapasitor rusak.

      Delete
  10. jdi klau d rmh saya listriknya 900 wat,yg bagus pakek yg berapa mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pakai elco 10uf/400v atau 15uf/400v. Elco yang bipolar ya, tanpa kutup. Biasa dipakai di pompa air, mesin cuci.

      Delete