Friday, December 8, 2017

CARA PASANG KIT BTL PADA POWER AMPLIFIER STEREO

Next posting berikut adalah bagaimana cara pasang kit BTL pada power amplifier. Setelah bulan kemarin sudah saya posting skema rangkaian btl transistor. Berikut ini kita akan menggunakan kit rangkaian btl yang banyak dijual dipasaran, yaitu namanya kit btl atau filter btl atau ada juga yang menyebut Pre amp btl. Apapun namanya yang penting kit buat btl untuk power amplifier. Memang banyak macam jenis rangkaiannya, tapi kita akan gunakan kit btl yang paling umum dan mudah digunakan menggunakan satu ic 4558. Posting ini dibuat atas dasar pertanyaan rekan kita di g+ yang menanyakan bagaimana cara pasang kit btl ini. Karena masih ada rekan kita yang belum tahu bagaimana cara pasang kit btl ini, maka saya buatkan posting ini untuk membantu memudahkan rekan kita memasang kit btl nya sendiri. Bagi yang sudah tahu lewat ya he..he.. Bagi yang belum tahu, silahkan simak lebih lanjut.

Salah satu cara untuk mendapatkan daya watt power amplifier lebih besar adalah mem-btl power amplifier kita. Ada banyak macam cara untuk melakukan btl pada power amplifier kita, mulai dari cara paling sederhana yaitu dengan hanya menggunakan Resistor 33K atau 47K yang kita sambung pada bagian inverting input power. Jika hanya pakai R, maka tidak diperlukan rangkaian tambahan lagi. Selain mem-btl power menggunakan Resistor, ada cara lain lagi yaitu menggunakan kit rangkaian btl. Kit rangkaian btl ini berfungsi untuk menghasilkan dua output yaitu out negatif dan out positif dari satu sumber input. Yang mana nantinya kedua out dari kit btl ini akan kita konek ke input power L R. Kelebihan jika kita menggunakan kit btl ini adalah kita tidak perlu lagi pusing-pusing mencari jalur jumperan atau modifikasi seperti pada cara btl pakai resistor. Karena kita hanya cukup menyambungkan jalur output kit btl pada jalur input power L R, tanpa perlu modifikasi dan menjumper apapun pada rangkaian powernya. Jelas akan lebih praktis dan mudah bukan?

Syarat utama untuk bisa btl power adalah Power yang harus kita gunakan harus stereo atau dua channel. Kenapa harus pakai power stereo? Karena pada out btl ada dua output, maka diperlukan dua rangkaian power yang nanti akan jadi power negatif dan power positif. Nah kedua output speaker dari kedua power ini akan jadi jalur speakernya. Jadi pada power btl, koneksi out speaker tidak menggunakan Ground lagi. Jalur ground speaker sudah digantikan dengan out speaker negatif dari power hasil btl. Semoga tidak bingung ya he..he.. Lanjut. Kit btl ini menggunakan satu ic op amp 4558 yang banyak dipasaran. Ic 4558 inilah yang memisahkan output menjadi out negatif dan out positif. Yang nantinya akan kita konek ke power stereo kita agar menjadi btl. Bagaimana bentuk kit btl yang saya maksud? Berikut gambar kit btl ic 4558 yang banyak dipasaran.


Nah jika sudah tahu gambarnya begini kan lebih enak, jadi kita tinggal beli saja ditoko elektronik seperti gambar tersebut, agar tidak salah beli ya he..he.. Dapat kita lihat ada satu ic 4558, jalur input, jalur out L R, dan jalur supply tegangan (- gnd +). Untuk supply tegangan kit btl ini dapat kita gabungkan menjadi satu dengan tegangan supply power amplfier kita. Jadi lebih praktis kan? Disini masih banyak yang belum tahu cara koneksinya bagaimana? Agar supaya tahu dan tidak bingung lagi, berikut gambar koneksinya.


Daftar komponen :
Trafo = 5A atau sesuaikan kebutuhan
D1,D2,D3,D4 = Dioda 6A atau kiprok sesuai amper trafo atau diatasnya
C1,C2 = 10000UF/80V
POWER = POWER STEREO ATAU 2 POWER MONO
KIT = KIT BTL IC 4558

Anda bisa lihat gambar jalur koneksi diatas. Untuk tegangan supply kit btl disambung jadi satu dengan tegangan supply power amplifier. Jalur out L R btl konek ke input power L R. Kemudian input kit btl jadi input utamanya. Jadi jalur input tidak lagi melalui input power, tapi melalui input kit btl. Mungkin ada yang bertanya, bagaimana cara pasang volume powernya? Potensio volume power dapat kita pasang pada input kit btl. Menggunakan potensio mono 50K. Berikut gambar koneksi cara pasang volume pada kit btl power amplifier.


Anda bisa lihat gambar diatas bagaimana cara penyambungan potensio volume pada kit btl. Untuk mengatur besar kecilnya suara, anda dapat menyetelnya lewat potensio volume ini. Perlu diketahui dan dipahami bahwa pada output speaker btl tetap ada polaritas negatif dan positifnya. Jadi anda tidak boleh sembarangan memasang outputnya. Pada gambar sudah saya beri tanda positif dan negatif pada jalur output speaker power. Jadi jangan sampai terbalik ya he..he.. Lengkap sudah bagaimana cara pasang kit btl pada power amplifier ini. Semoga dapat membantu rekan-rekan kita yang ingin melakukan btl pada power amplifiernya. Semoga bermanfaat.

30 comments:

  1. Terimakasih untuk tutorialnya pak..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya mas sama-sama. Terima kasih juga sudah berkunjung di blog ini.

      Delete
  2. apa dayanya harus sesuai trafo juga mas.
    misal trafo 10 ampere kecil... 4 set sanken.. kalo tanpa btl kn g mgkn bsa melebihi daya 400 watt karena trafonya g sesuai..
    apa kalo di btl bisa melebihi 400 watt mas dengan trafo minimalis??
    makasih

    ReplyDelete
  3. Replies
    1. Ya ini menurut saya loh mas. Kalau dihitung secara teori memang seperti gak mungkin, tapi dalam prakteknya bisa dicoba sendiri mas perbedaannya.

      Yang jelas daya power btl lebih besar dari daya power mode biasa.

      Delete
  4. Met pagi mas bahar,saya mau ty mas,sya punya power ocl 150 watt stereo,rencana mau pasang kit btl,yg saya tykan cara nyambung tc(stereo)pada kit btl gimana mas bahar,,maaf masih pemulah..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Karena power kalau sudah di btl, maka akan jadi mono. Untuk pemasangan TC stereo, maka out L R dari tc bisa digabung jadi satu pakai R 10K, kemudian gabungan dari Resistor tadi konek in btl.

      Delete
  5. Pagi mas Bahar,mas saya baru merangkai power dengan kit NW.741x2(produk LEGEND MASTER),SANKEN 6set(plus kipas pastinya),trafo 20@/40vac,R basis 10ohm,R emitor 5w 0.22ohm.saya test baru 2 lagu kok panasnya sangat berlebih z mas,untuk suara normal ,saya coba 1 jam z gak mslh,tp panasnya yg bikin takut,ada solusi gak mas?suwun mas

    ReplyDelete
  6. Replies
    1. Coba sih mas turunkan volt trafonya pakai tegangan 32vct. Apakah masih over panasnya?

      Saya sih belum pernah lihat kit power itu mas. Jadi belum tahu karakternya. Jika masih saja over panasnya, ganti saja drivernya pakai yang lain mas.

      Delete
  7. Masalahnya itu travo toroid mas,jadi cm ada 50v dan 40v,aku jg nyoba kit ini mas,suara sbenernya flat bersih mas,tp sayang panasnya over,o iya untuk R kapur emitor itu kok beda* z,ada yg 0,5.0,22.0,33.0,47. sebenernya yg bagus n tepat yg ukuran berapa mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba saja mas ganti R kapur pakai yang 0,5 ohm/5w. Mungkin bisa lebih dingin mas.

      O ya anda pakai tipe sanken yang seri berapa?

      Delete
  8. Sanken seri tertinggi 1295, memang R kapur berpengaruh z mas misal diganti ukuran gt?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kemungkinan berpengaruh mas coba saja.

      Delete
  9. Mas bahar kit socl 504 vs blazer itu klebihan sma klemahan e apa mas??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kedua power tersebut belum pernah saya coba mas. Jadi belum tahu kelebihan dan kekurangannya.

      Delete
  10. Kang...bs tdk klo output dari amplix ditmbahin kit speaker protector, klo emang bs pake kit speaker protec yg tipe stereo atou mono???
    Mtursuwon kang...

    ReplyDelete
    Replies
    1. 1. Bisa mas.
      2. Kalau amplinya stereo, maka gunakan speaker protektor stereo.

      Delete
  11. Kmrn ada hajatan mas.. nyoba pakai sound ku sbelum sound system yg d sewa dtang..
    Baru d pakai kira2 6 jam powerku panas over smpai bau sangit.. tau bau sangit tk matikan.
    Posisi memang voltase 42v dn pndinginx kecil mas blm tk gnti pndinginx.
    Stelah dngin tk nyalakan lagi.. bass nya lbih bsar dri biasax tp buyar mas g bulet.
    Itu msalahx d tr final atw driverx mas kalo msalx msalahx sperti itu??? Mkasih mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Biasanya sih tr drivernya jebol. Tapi tidak menutup kemungkinan tr finalnya juga kena.

      Itu powernya overdrive mas. Terlalu dipaksakan.

      Delete
  12. Assalamualaikum Mas Bahar ngapunten tanya, itu terdiri dua kit PA, untuk menentukan kutup positip dan negativ pada out speaker ditiap kit PA nya bagaimana ya? Klu sy lihat gambar kit satu out speaker sebagai negative dan kit kedua sebagai positive. Matursuwun. Wassalamualaikum

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waalaikumsalam. Pertanyaan bagus pak. Sayangnya untuk mengetahui itu anda harus tahu dulu fungsi pin pada ic 4558 tersebut.

      Singkatnya seperti ini, didalam ic 4558 tersebut ada 2 buah input dengan 1 output untuk setiap channel Op amp nya. Yaitu Non inverting input dan Inverting input. Nah disitulah untuk menentukan mana yang out negatif dan mana yang out positif?

      Pada gambar saya diatas sudah saya lakukan penelusuran jalur dulu sebelum saya posting. Jadi pada gambar diatas kutub positif dan negatifnya sudah benar. Tinggal pasang saja sesuai gambar.

      Delete
  13. Nggih Mas Bahar matursuwun share ilmunya, salam sukses selalu. Aamin YRA.

    ReplyDelete
  14. Assalamualaikum, Mas Bahar ngapunten tanya: pertanyaan pertama : apakah jika PA sudah menggunakan speaker protector bisa terjamin keamanannya pada speaker?
    pertanyaan kedua: apakah klu sdh pakai speaker protector sudah gak usah pasang fuse lagi ya di jalur speakernya?
    Sokalnya PA sy out driver PA masuk ke speaker protector dan out S.protector melalui Fuse 4 Ampere baru ke panel out speaker. matursuwun. Wassalamualaikum.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waalaikumsalam.

      1. Terjamin pak.
      2. Kalau sudah pakai protektor, maka gak perlu dipasang fuse lagi pada jalur speakernya.

      Mungkin anda bertanya, bagaimana jika terjadi konsleting speaker??? Apakah aman? Jawabnya aman pak. Yang saya tahu speaker protektor selain untuk melindungi kerusakan speaker yang disebabkan kerusakan power, juga bisa untuk melindungi short rangkaian. Jika anda gak percaya, silahkan coba shortkan kabel speakernya sesaat, nanti protektor akan otomatis bekerja protek dan otomatis memutus jalur speaker ke power melalui relay. Begitu juga jika ada tegangan yang keluar lewat jalur speaker, maka protektor akan bekerja otomatis memutus jalur speaker terSebut. Dan tetap akan protek terus jika problemnya tidak diperbaiki.

      Delete
  15. Wah mantabbbbbb Mas Bahar matur suwun share ilmunya sangat rinci skali, nambah ilmu ben tambah pinter he he he...sukses selalu mas Aamiin YRA.

    ReplyDelete
  16. Assalamualaikum, Mas Bahar ngapunten tanya lagi,mugo mugo gak bosen ngajari he he he...Mas klu menurut pengalaman sampean selaku praktisi audio, apakah beda yg mencolok karakter suara tone control menggunakan transistor dibandingkan pakai ic. matursuwun. Wassalamualaikum.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Halus dan kasarnya suara. Bagi yang sudah terbiasa akan tahu karakternya. Yang jelas TC pakai ic suara akan lebih halus daripada TC Transistor.

      Tapi dari sisi tendangan suara, TC Transistor menang pak he..he.. Yah itu menurut saya.

      Karakter vokal midle nya itu yang saya suka. Ada serak-seraknya he..he.. Tapi ya kembali itu masalah selera pak he..he..

      Delete
  17. He he he.... Nggih mas Bahar, sudah sangat jelas. Matur suwun. Sukses selalu mas Aamin YRA.

    ReplyDelete