Tuesday, November 14, 2017

CARA PASANG SPEAKER PROTECTOR POWER AMPLIFIER

Next posting berikut adalah cara pasang speaker protector pada power amplifier. Banyak komentar masuk lewat g+ dan komentar blog, menanyakan bagaimana pemasangan atau koneksi speaker protector ini pada power amplifier. Ada yang masih bingung bagiamana penyambungan input dan ouput speaker protektor ini dan supply tegangannya. Apakah tegangan supply diikutkan trafo utama ataukah pakai trafo sendiri? Disini masih banyak yang belum paham cara penyambungannya. Bagaimana koneksi atau penyambungan speaker protector yang benar? Simak lebih lanjut ya.

Apa sih speaker protector itu? Speaker protector adalah alat pengaman untuk speaker untuk mencegah kerusakan speaker yang diakibatkan kerusakan pada power amplifier. Selain dari fungsi utama alat ini untuk mencegah kerusakan speaker, juga berfungsi untuk menghilangkan suara hentakan atau letupan pada speaker pada saat power dinyalakan pertama kali. Jadi yang biasanya kita mendengar suara hentakan atau letupan yang mengagetkan pada saat power dinyalakan, akan hilang jika dipasang speaker protector ini. Cara kerjanya adalah di delay atau ditunda beberapa detik agar speaker tidak koneksi dulu pada power pada saat power ON. Setelah beberapa detik setelah power ON, barulah speaker terkonek otomatis dengan power. 

Bagaimana dengan cara kerja utama speaker protector ini untuk mencegah kerusakan speaker pada saat power amplifier bermasalah atau rusak? Sering terjadi jika power rusak, maka spul speaker juga ikut rusak atau terbakar karena adanya tegangan DC yang besar keluar lewat output speaker. Untuk mencegah hal ini, maka pemasangan speaker protector sangat diperlukan sebagai pengaman speaker, jika terjadi kerusakan pada power amplifier kita, maka akan diblog atau diputus otomatis oleh speaker protector ini. Cara kerjanya mirip dengan rangkaian power supply, jika ada tegangan DC yang sangat besar keluar lewat output speaker, maka rangkaian power supply pada speaker protector ini akan aktif dan otomatis memutus jalur speaker pada power amplifier lewat kontak relay. Komponen yang bertugas memutus dan menyambung jalur speaker ke power amplifier secara otomatis adalah Relay. Relay tidak akan bisa bekerja tanpa rangkaian kontrol, maka rangkaian kontrol inilah sebagai sensor sekaligus pemberi isyarat pada relay untuk bekerja. 

Ada banyak sekali macam dan jenis kit speaker protector di pasaran. Tidak saya jelaskan satu persatu bagaimana koneksinya. Tapi saya ambil satu saja kit speaker protector sebagai contoh untuk koneksinya, mewakili speaker protector lainnya. Yang sama diantara semua kit speaker protektor adalah supply tegangannya. Yaitu menggunakan tegangan 12-18volt. Dan rangkaian power supplynya, dioda dan elco sudah include atau sudah terpasang jadi satu di pcb. Nah pada bagian power supply inilah banyak yang masih bingung, mau dikonek kemana supply tegangan speaker protector ini? Bisakah digabung dengan trafo utama? Ataukah menggunakan trafo sendiri? Jawaban paling mudah adalah menggunakan trafo sendiri. Terus bagaimana cara mengambil supply tegangan pada trafo utama? Berikut ada dua gambar contoh koneksi speaker protector pada power amplifier. Karena dua point inilah yang menurut saya sangat penting untuk diangkat ke permukaan. Yaitu penggunaan pada trafo yang ada tegangan 12 voltnya dan trafo yang tidak ada tegangan 12 voltnya. Untuk memperjelas silahkan lihat gambar dibawah ini.

Gambar koneksi speaker protector power amplifier pada trafo yang ada tegangan 12 voltnya.


Daftar komponen :
D1-D4 = Dioda 6A atau kiprok sesuai amper trafo.
C1, C2 = 10000uf/80v

Anda bisa lihat gambar diatas. Diagram penyambungannya bisa langsung konek ke supply tegangan 12v-ct-12v pada trafo. Bagaimana diagram penyambungannya jika trafonya tidak ada tegangan 12 voltnya. Berikut gambar koneksinya.

Gambar koneksi speaker protector power amplifier pada trafo non 12 volt.


Daftar komponen :
D1-D4 = Dioda 6A atau kiprok sesuai dengan amper trafo
C1, C2 = 10000uf/80v
D5, D6 = Dioda 6A
C3 = 2200uf/50v
IC1 = 7812/7815

Pada gambar terlihat ada tambahan power supply sendiri dan step down tegangan ic 7815 untuk menurunkan tegangan 20 volt dari trafo untuk dijadikan tegangan 15volt. Untuk supply speaker protector. Anda bisa menggunakan ic 7812, 7815 atau 7818. Menurut saya paling aman adalah pakai ic 7812 atau 7815. Berikut beberapa contoh kit speaker protector yang ada dipasaran. 




Itulah 3 contoh kit speaker protector yang ada dipasaran. Tentunya masih banyak kit rangkaian yang lainnya. Tapi pada dasarnya rangkaiannya sama. Semoga dengan sedikit gambar koneksi diatas dapat membantu anda dalam merakit atau menyambung speaker protector pada power amplifier dengan benar. Semoga bermanfaat

31 comments:

  1. nggih mas Bahar,ngapunten tanya lagi, bagaimana klu teganganya ngambil dari tegangan extra travo utama. Apakah CT nya ikut CT tegangan extra atau ikut CT tegangan utama, atau CT tegangan extra dan CT teg utama digandeng. ngapunten mohon bimbingannya suwun.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ct nya ikut tegangan extra pak. Digandeng pak ct extra dan ct utama.

      Delete
    2. kalau CT ekstra dan CT tegangan sekunder di gabung tidak masalah mas?

      Delete
  2. nggih Mas Bahar sip....otak atik terus nambah ilmu he he. matursuwun mas Pangeran sing mbales.

    ReplyDelete
  3. Mas klo misalkan pake speker x4 .12 in x2 15 in x2. Itu bisa ga ? Speaker protector nya kuat ga..trus pemasangan ke speker nya di seri ataw palarel...trimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kuat mas. Kalau speaker 12" x2 dalam satu box, bisa diseri mas. Begitu juga dengan speaker 15" x2. Kalau semua speaker terpisah box, disambung paralel saja semua mas.

      Delete
  4. Asalamualaikum maaf mau nanya saya punya pa blazer st plus 2x250 watt tr final sanken 3858 + pasangannya tegangan ac 42 ct klw di kasih ac 48 ct trafo toroid 600 va aman ga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aman mas. Tapi elco supply pakai yang 100v.

      Delete
  5. mas kalau master volume biasay kan dimixer, kalau dipakai di powerampli bisa tidak mas...

    ReplyDelete
  6. Maaf pak... mohon petunjuk pemasangan kit BTL pada driver power stereo... saya sudah beli kit BTLnya tp masi bingung cara masangnya... masih pemula pak... hehehee
    Kalo bisa dimuat artikel nya ya pak... terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasih atas idenya. Kalau ada waktu akan saya post.

      Delete
  7. itu penempatan master volume sesudah TC atau sebelum mas kalau didepany TC ada galaxy apa suaray g campur aduk nantiy..

    ReplyDelete
  8. Mas...
    Tdi sempet baca2..
    Macam2 tr final..
    Rata2 kok d power built up pake toshiba mjl..
    Sanken jarang..
    Mang gmn mas kualitas dri mjl dan toshiba.
    Kok hargax jga lbih mahal..
    Mkasih mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tr toshiba mjl bisa bagus kalau anda dapat trnya asli. Masalahnya tr toshiba disini jarang yang bagus, masih kalah dengan sanken.

      Karena keterbatasan stok tr toshiba yang asli dan orisinil, maka orang cenderung milih tr sanken karena kekuatan dan ketahanannya.

      Kalau yang ditanya masalah kualitas? Maka jawabannya kembali dari asli tidaknya tr final tersebut. Jika tr final tersebut benar-benar asli, mungkin kualitas bisa setara dengan sanken. Bahkan diatasnya.

      Delete
    2. Ohh... iya mas..
      Brarti malah yg toshiba mjl rawan d palsu..
      Saya kira yg pling rawan d palsu sanken.. hehhehe mkasih mas

      Delete
  9. Mas bahar.. kenapa setelah saya pasang speaker protector hd40 pas volume chanel a dan chanel b dinaikkan ko k jadi serak ya... padahal sebelum di pasang suaranya normal saja... tapi kalo hanya 1 chanel yg di naikkan volume suara normal saja... mohon infonya mas... terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba mas ground pada konektor speaker konek langsung ke pcb power, bukan ke protektor.

      Delete
  10. Assalamualaikum Om Bahar.
    Om...
    1. Power saya masih bunyi hentakan keras setelah dipasangkan speaker protektor, knapa ya Om?
    2.power saya stereo hifi (suara R dan L terpisah) tapi stelah di pasang speaker protektor suara jadi stereo saja (suara R dan L gabung di kedua speaker), knapa ya Om?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waalaikumsalam. Mungkin ada salah pasang jalur speakernya mas. Anda cek lagi, mungkin ada yang kesilang itu jalurnya.

      Delete
  11. Assalamualaikum Om Bahar.

    Menurut saya sudah benar Om,
    Ampli saya double power masing2 power stereo di BTL,

    Out power BTL A + nya masuk input protect L, dan
    out power BTL B + nya masuk input protect R,
    Out protect L ke + speaker kiri, dan
    Out protect R ke + speaker kanan.

    Out - kedua power masing2 langsung ke speaker.

    Trafo masing2 power 5 amper (10 amper).
    Protector merek Nais produk BGR-BELL.
    Mohon pencerahannya Om Bahar!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Koneksi sudah benar mas. Tapi suara kok gak normal ya he..he.. Anehnya kalau gak pakai protektor bisa normal. Jangan-jangan relay protektornya yang gak kuat.

      Delete
  12. Satu lagi Om,
    Klo saya konek kabel speaker ke out ampli (dalam keadaan ampli ON dan volume tertutup penuh) sering terjadi arus pendek pada out ampli seperti percikan listrik mirip percikan pada busi motor.
    Begitupun pada saat saya lepas kabel speaker pada out ampli dalam keadaan ON dan volume tertutup penuh.
    Bikin suara speaker pecah ga karuan tapi ga bikin speaker putus.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu power yang mana yang keluar percikannya? Apakah kedua power btl L R juga sama keluar percikannya.

      Kalau ada indikasi seperti itu, adalah salah satu tanda jika ada arus tegangan keluar di out speakernya. Tanda kalau powernya gak beres. Bisa jadi driver rusak atau tr final ada yang short atau bocor. Sehingga tegangan DC masuk dan keluar lewat out speaker.

      Delete
  13. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  14. Dari out power L Om,
    Tapi klo sblum On semua kabel speaker sudah terpasang dgn baik, kedua speaker bunyi dgn baik ketika On / play lagu

    ReplyDelete
  15. Arus pendek itu terjadi setelah saya pasang speaker protektor,
    Ketika power di ON / di Off bunyi jeduk keras,
    Suara tadinya stereo Hi-fi sekarang jadi stereo saja (tidah Hi-fi), dan
    Adanya percikan api di out L ampli.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jika tidak pakai protektor, apakah masih ada percikan apinya? Apakah hanya terjadi di out L saja? Dan out R nya bagaimana, keluar percikan api atau tidak?

      Delete
    2. Maaf om sekarang sudah tengah malam,
      Kasihan istri saya yg sudah tertidur dan sedang hamil 7 bulan, pasti terbangun klo denger suara speaker yg teriak keras jika terjadi arus pendek lagi. Hehee...

      Tapi besok insyaallah pasti saya coba lagi dan saya share ke Om bahar.
      Terimakasih ya Om, udah mau mendengar keluhan dan curhat saya juga sarannya.

      Delete
    3. Ya mas sama-sama. Saya mohon maaf jika mengganggu he..he.. Karena saya kalau menjawab, pas ada kesempatan akan saya jawab. Jadi kadang lewat tengah malam pas lagi lembur he..he.. Menjawab koment yang masuk. Bukan berarti harus dilakukan pada saat itu juga mas he..he.. Waktunya terserah anda, kalau pas waktu luang saja mas.

      Delete