Wednesday, June 10, 2020

TV Samsung Ultra Slim Fit DNIe Jr Mati Total Akibat Mati Listrik

Alhamdulilah. Hari ini masih diberikan waktu dan kesehatan sehingga bisa membuat postingan kembali. Di tengah pandemi akhir-akhir ini menyebabkan banyak orang menghabiskan waktu di dalam rumah. Pastinya hiburan yang tidak luput adalah tontonan tv. Sehingga waktu nyala tv juga semakin lama. Sebenarnya tidak ada masalah jika pesawat tv digunakan dalam waktu yang lama. Asal tegangan listrik PLN dirumah tersebut stabil dan tidak drop. Dan satu lagi yaitu tidak sering mati lampu pln nya he..he.. Beberapa waktu lalu datang tetangga membawa pesawat tv samsung 21" ultra slim fit model CS-21Z50ML ke rumah, dengan kerusakan mati total. Katanya karena sering kena pemadaman listrik, dalam satu hari bisa sampai 3 kali mati lampu. Setelah mati lampu, giliran listrik pln nyala, kondisi tv tiba-tiba gak bisa dinyalakan alias mati total. Mungkin ada yang pernah mengalami kejadian seperti diatas. Bagaimana cara memperbaikinya? Simak lebih lanjut.

Wednesday, May 6, 2020

Cara Pasang Saklar Power 2 Kaki

Alhamdulilah. Next posting ringan kali ini adalah bagaimana cara pasang saklar power 2 kaki. Ada banyak macam jenis saklar power 2 kaki dengan berbagai macam bentuknya. Ada yang model kotak, bulat ada juga yang model toggle. Berbagai macam bentuk saklar itu sama-sama mempunyai dua kaki sebagai pemutus dan penghubung arusnya. Cara menyambung saklar dua kaki ini adalah yang paling mudah koneksinya, karena hanya ada dua kaki sebagai switchnya. Bagi Anda yang belum tahu cara pasang saklar dua kaki ini, simak lebih lanjut.

Tuesday, May 5, 2020

Koneksi Balance Output to Unbalance Input

Alhamdulilah. Next Posting kali ini adalah bagaimana cara mengkoneksi balance output ke unbalance input. Pertanyaan ini banyak sekali ditanyakan oleh rekan-rekan dikomentar blog, bagaimana cara mengatasi perbedaan jenis output dan input ini dilapangan. Karena tidak dipungkiri kadang kita dihadapkan dengan kondisi perbedaan output dan input, baik jenis balance dan unbalance. Pertanyaannya apakah balance dan unbalance ini bisa dipasangkan? Jawabnya bisa, bagaimana caranya? Simak lebih lanjut.

Sunday, May 3, 2020

Mengenal Macam Jenis Saklar Menurut Jumlah Kakinya

Alhamdulilah. Next posting kali ini kita akan menambah wawasan lebih luas mengenai macam-macam jenis saklar berdasarkan jumlah kakinya. Pastinya kita sudah banyak mengenal bentuk saklar power yang sering kita gunakan di saklar power amplifier kita. Ada yang saklar kaki 2, kaki 3, kaki 4, kaki 6 dan lainnya. Ada juga model switch tombol kaki 6 seperti yang sering digunakan pada kit galaxi atau turbo bass, yang sering saya sebut juga dengan saklar DPDT. Namun tahukah Anda arti dari DPDT tersebut he..he..? Buat Anda yang belum tahu. Simak lebih lanjut ya?

Tentu saja akan ada banyak sekali macam jenis saklar menurut fungsi dan kegunaannya masing-masing. Namun pada posting kali ini saya tidak menjelaskan macam bentuk saklarnya, tapi berdasar pada jumlah kaki dan fungsinya. Diatas sudah saya sebutkan, untuk jenis saklar power untuk amplifier saja ada banyak macamnya. Ada saklar power kaki 2, kaki 3, kaki 4, kaki 6 dan lainnya. Sebenarnya jumlah kaki pada saklar tersebut ada istilahnya atau ada singkatannya. Yang nantinya istilah atau singkatan tersebut akan menjelaskan akan fungsi pada setiap kaki saklar tersebut. Sangat menarik menurut saya, karena saya sendiri juga belum paham istilah-istilah atau singkatan dari jenis saklar ini he..he.. Contohnya istilah saklar DPDT. Apa itu DPDT? Berapa jumlah kakinya?

Disini akan saya sajikan 4 jenis saklar yang banyak digunakan. Tentu saja banyak sekali jenis saklar yang lain dengan jumlah kaki yang lebih banyak pula. Didalam saklar ada istilah POLE dan THROW. Pole adalah kutub, atau sering disebut dengan induk. Sedangkan Throw adalah lempar atau biasa disebut dengan anak. Jadi cara kerjanya adalah arus listrik mengalir dari Pole ke Throw. Langsung saja daripada bingung he...he...

1. SPST (Single Pole Single Throw)
Saklar SPST adalah jenis saklar paling sederhana, karena hanya terdiri dari 1 pole dan 1 throw. Biasa diterapkan pada saklar power, tapi tidak dilengkapi dengan lampu. Jadi saklar tanpa lampu. Walaupun memang ada jenis saklar yang lain, tapi jenis saklar ini sering dipakai untuk saklar power amplifier.


Beberapa contoh saklar SPST yang sering digunakan untuk saklar power amplifier. Saklar ini tidak dilengkapi lampu.


Ada juga jenis saklar SPST yang dilengkapi dengan lampu. Mirip dengan saklar 3 kaki atau SPDT, tapi bukan saklar SPDT. Melainkan saklar SPST + Lampu. Jadi awas keliru ya he..he.. Berikut contoh saklar  SPST + Lampu yang ada di pasaran dan sering digunakan untuk saklar power. 


Jadi saklar SPST dilengkapi dengan lampu. Untuk pin kaki no.3 adalah jalur lampu, bukan pin Throw. 

2. SPDT (Single Pole Double Throw)
Adalah jenis saklar dengan satu induk dengan dua anak. Jadi bisa ON dan OFF atau OFF dan ON. 


Ada 3 kaki pada saklar yaitu A B C yaitu kaki C sebagai common atau titik tengah, biasanya dihubungkan dengan sumber daya. Yang bisa konek ke A dan konek ke C. Jadi kalau dilihat pada gambar, jika A (ON), maka B (OFF). Sebaliknya jika B (ON), maka A (OFF).  Berikut adalah beberapa contoh saklar SPDT. 


Ada juga salah satu jenis saklar SPDT dengan Center-Off. Yaitu tiga gerakan, pada posisi tengah, maka akan OFF semuanya. Berikut beberapa contoh saklar SPDT dengan Center-Off. 


Jadi ada tiga gerakan yaitu 1, 2, dan 3. Pada posisi gerakan 2 atau posisi ditengah, maka saklar akan berada pada posisi off semua baik kaki A dan B tidak ada koneksi ke C. 

3. DPDT (Double Pole Double Throw)
Adalah jenis saklar pengembangan dari SPDT. Saklar DPDT mempunyai dua induk yang masing-masing mempunyai dua anak. Atau biasa disebut dengan saklar dua-gang. Keadaan State dari DPDT adalah sama dengan SPDT. Bedanya pada saklar DPDT mempunyai 2 baris SPDT. 


Jadi sama dengan dua baris saklar SPDT yang dijadikan satu dalam satu saklar, maka jadilah saklar DPDT. Jadi sistem kerjanya sama dengan saklar SPDT, cuma ada 2 baris dalam satu gerakan tuas. Jadi akan ada 6 kaki yaitu 3 kiri dan 3 kanan. Kaki no.3 dan no.4 adalah commonnya. Berikut adalah contoh saklar DPDT. 


Selain contoh saklar DPDT diatas, ada juga jenis saklar DPDT model tombol yang sering digunakan pada rangkaian galaxi atau turbo bass. Seperti contoh pada gambar dibawah ini. 


Sama seperti pada saklar SPDT, pada saklar DPDT juga ada jenis saklar DPDT Center-Off.  Yaitu tiga gerakan, pada posisi tengah adalah Off. Contoh seperti dibawah ini.


Jadi ada tiga gerakan sama dengan saklar SPDT, cuma pada saklar DPDT ada 2 baris SPDT. Jadi ada 6 kaki dengan 3 posisi yaitu ON-OFF-ON. 

4. DPST (Double Pole Single Throw)
Adalah jenis saklar yang mempunyai dua induk yang masing-masing dengan satu anak. Sama dengan saklar SPST, cuma pada saklar DPST ada dua baris SPST atau dobel SPST dengan satu gerakan tuas.


Prinsip kerjanya sama dengan saklar SPST cuma ada dua baris SPST pada saklar DPST. Berikut beberapa contoh saklar DPST. 


Ada juga jenis saklar DPST biasa tanpa lampu dan ada juga DPST dilengkapi dengan lampu. Jenis saklar DPST + lampu sering digunakan sebagai saklar power pada box power amplifier atau perangkat elektronik lainnya. Selain empat jenis saklar diatas yaitu SPST, SPDT, DPDT, DPST masih ada banyak jenis saklar yang lain dengan jumlah kaki yang lebih banyak pula. Keempat jenis saklar diatas adalah jenis saklar yang paling sering digunakan pada perangkat elektronik dan banyak dipasaran. Dengan mengetahui jenis-jenis saklar diatas, bisa menambah pengetahuan kita tentang istilah-istilah tentang saklar. Semoga bermanfaat. 

Sunday, March 15, 2020

Koneksi Star Grounding Amplifier Dengan Tone Control

Alhamdulilah. Next posting kali ini adalah bagaimana koneksi star grounding amplifier dengan tone control. Banyak komentar masuk menanyakan bagaimana jalur pengkabelan star grounding power amplifier yang sudah dilengkapi dengan tone control? Disini akan saya jelaskan beberapa koneksi tone control berdasarkan pengambilan tegangan supplynya. Ada yang dengan cara mengambil tegangan dari tegangan supply utama power amplfier, kemudian di step down dengan rangkaian ic regulator 7815/7915. Ada yang menggunakan 2 trafo untuk power amplifier dan tone control secara terpisah. Terakhir ada juga yang menggunakan tegangan extra di belakang trafo untuk supply tone control. Bagaimana caranya? Simak lebih lanjut.

Monday, March 9, 2020

Cara Pasang Input Balance pada Mixer Rakitan

Alhamdulilah. Next posting kali ini adalah cara pasang atau menambahkan input balance pada mixer rakitan. Seperti kita ketahui mixer rakitan yang banyak beredar dipasaran tidak dilengkapi fitur input balance dan hanya disediakan input Unbalance. Jikalau pun ada, biasanya tidak dilengkapi dengan socket XLR atau socket canon. Untuk socket XLR kita harus menambahkannya sendiri. Saya tidak bahas untuk jenis mixer ini, tapi pada jenis mixer yang tidak ada input balancenya. Bagaimana cara memasang atau menambahkan fitur input balance pada mixer rakitan ini? Simak lebih lanjut.

Thursday, March 5, 2020

Cara Gabung 2 Trafo CT Untuk Membagi Beban Tegangan Positif dan Negatif Power Amplifier

Alhamdulilah. Next posting kali ini adalah posting ulang dari postingan saya terdahulu yang terkena dampak dmca oleh orang lain. Hanya gara-gara satu gambarnya saya ambil, berdampak seluruh isi postingan di dalam artikel tersebut ikut hilang dari pencarian google. Padahal isi artikelnya asli tulisan saya sendiri dan yang dipermasalahkan adalah karena hanya gambarnya saja. Saya sudah berusaha menghapus gambar yang dimaksud dan mengajukan banding ke google, hasilnya gagal dan artikel postingan saya tetap hilang. Padahal gambar yang jadi masalah sudah saya hapus. Tidak hanya itu, peringatan pun mendarat di dashboard adsense, berdampak iklan tidak muncul di posting tersebut. Begitulah sepenggal cerita pahit seorang blogger he..he.. Kembali ke topik. Didalam artikel ini akan saya bahas lebih fokus kepada maksud dan tujuan penggabungan trafo untuk apa? Jadi akan saya bahas secara terpisah untuk tujuan lainnya. Kali ini yang akan saya bahas cara gabung 2 trafo ct untuk membagi beban tegangan positif dan negatif power amplifier. Bagaimana maksud dan tujuannya? Simak lebih lanjut.

Monday, February 24, 2020

Ganti TR KRC102M Pakai TR C945

Alhamdulilah. Next posting kali ini adalah modif atau mengganti transistor tipe KRC102M atau C102 menggunakan transistor C945. Perlu diketahui bahwa jenis tr C102 ini beda dengan jenis tr NPN biasa pada umumnya. Karena memiliki resistor bias didalamnya. Atau disebut dengan transistor Pre Biased NPN. Jadi didalam transistor C102 terdapat resistor sebagai bias tegangan. Dimana resistor ini tidak ada pada jenis tr NPN biasa pada umumnya. Nah disini kadang membingungkan dalam hal pengecekan pakai avometer. Dikira transistornya rusak, padahal ada resistansi didalam transistor C102 tersebut. Yang menyebabkan perbedaan dengan transistor NPN pada umumnya. Karena jenis transistor ini tidak ada persamaan atau penggantinya, bisakah diganti pakai tr NPN biasa? Simak lebih lanjut.

Sunday, February 16, 2020

Cara BTL Power 140W

Alhamdulilah masih diberikan kesehatan dan waktu untuk bisa membuat postingan kembali. Next posting kali ini adalah cara btl power 140w. Mungkin posting kali ini agak lama tidak terbit, karena kesibukan offline yang tidak bisa ditinggalkan. Kemudian juga lagi mempersiapkan untuk membuat dan membangun channel youtube baru, untuk mensupport blog ini kedepannya. Untuk channel youtube sebenarnya sudah ada, tinggal proses pengembangannya. Makanya kegiatan ngeblog nyaris tidak ada waktu, karena tersita untuk ngurusi channel youtube dulu. Semoga dengan adanya channel youtube yang saya bangun ini, bisa mempermudah dan lebih jelas dalam hal memahami apa yang saya jelaskan di blog ini. Amin. Karena dunia internet sekarang lebih cenderung melihat youtube daripada melihat web atau blog. Karena di youtube bisa melihat langsung videonya, tanpa harus susah-susah membaca artikel. Saya tidak membahas kesana, tapi paling tidak ada langkah terbaik untuk perkembangan blog ini kedepannya dengan berkolaborasi dengan channel youtube. Kembali ke topik bahasan, karena ada pertanyaan dari rekan- rekan di kolom komentar blog, menanyakan bagaimana cara btl power 140w itu? Maka perlu saya buatkan postingan khusus untuk power ini. Bagaimana cara dan koneksi btl power 140w ini? Simak lebih lanjut.

Monday, January 13, 2020

Cara Paralel TR Final Power 140W

Alhamdulilah di awal bulan tahun 2020 masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk membuat postingan lagi. Next posting kali ini adalah cara paralel tr final pada power 140w. Berawal dari komentar blog yang menanyakan tentang hal ini. Bagaimana sih cara paralel tr final pada power 140w ini ? Sebenarnya untuk cara paralel tr final pada power amplifier, caranya sama saja. Cuma yang membedakan adalah posisi atau titik koneksi tr final pada setiap power berbeda. Disini ada beberapa rekan masih belum paham cara paralelnya bagaimana? Dan kadang masih saja ada masalah pada saat pemasangan tr finalnya, misal suara jadi tidak bunyi atau malah jadi dengung, setelah tr final diparalel. Ini sebenarnya bukan salah paralelnya, tapi mungkin masih ada kesalahan koneksi pada paralel tr finalnya. Supaya Anda tidak keliru lagi dalam memparalel tr final power amplifier. Simak lebih lanjut.