Skip to main content

CARA MEMASANG REGULATOR GACUN

Berikut adalah cara memasang regulator gacun. Mungkin sudah banyak yang membahas masalah ini, tapi tidak ada salahnya saya sajikan kembali dengan lebih sederhana dan mudah. Tips sebelum mengganti regulator gacun, usahakan memperbaiki dulu regulator aslinya sampai maksimal. Bagaimanapun juga regulator aslinya pasti lebih cocok dan stabil untuk supply tegangan rangkaian tersebut.

Lakukan penggantian regulator gacun jika memang komponen regulator aslinya susah didapat dan beberapa komponen terbakar yang memang tidak bisa dilacak lagi nilainya. Syarat utama adalah trafo converter harus dalam kondisi bagus, maka penggantian regulator gacun bisa dilakukan.

Fungsi kabel pada regulator gacun
  • Kabel merah : adalah VCC input yang nantinya dipasang pada titik trafo yg menuju collector TR/FET/STR/IC regulator. Wajib dipasang.
  • Kabel hitam : adalah ground ( negative). Wajib dipasang.
  • Kabel biru : adalah untuk feedback (pendeteksi perubahan tegangan output) jalur Optocoupler. Bisa dipasang atau tidak.

Cara pemasangan gacun
  1. Lepas dulu TR/FET/STR/IC bawaan dari regulator aslinya.
  2. Cut/potong jalur pada trafo yang menuju rangkaian oscilator. Kecuali jangan di copot capasitor dan resistor yg berada dijalur VCC ke collector (kapasitor/resistor osilasi trafo biasanya mulai 680pF-2n2F/2KV).
  3. Kabel berwarna merah sambungkan ke pin trafo yang menuju jalur kolektor yang telah diputus.
  4. Kabel berwarna hitam sambungkan ke pin emitor/ground primer switching.
  5. Kabel bewarna biru bisa disambungkan langsung pada pin no. 4 Optocoupler (yang terlebih dahulu diputus jalurnya dan pin no. 3 Optocoupler digroundkan). Namun jarang sekali system Optocoupler ini bisa bekerja dengan benar. Maka bisa juga kabel biru gacun dibiarkan saja atau tidak dihubungkan sama sekali.
  6. Setelah pemasangan selesai ada baiknya jalur output B+ dilepas/dipotong terlebih dahulu untuk menghindari over tegangan yang dapat merusak komponen. Sesuaikan dulu besar tegangan yang dibutuhkan dengan cara memutar trimpot yang sudah tersedia pada modul switching.

Langkah pengetesan
  1. Putar trimpot gacun pada posisi minimum ke kiri habis.
  2. Hidupkan power supply dan atur tegangan output regulator sesuai aslinya. Tv biasanya B+115V dan B+5V untuk regulator DVD atau perangkat yang lainnya.
  3. Bila tegangan kurang atau ndut-ndutan, putar trimpot pada gacun pelan-pelan sampai ketemu tegangan yang sesuai dan tidak drop atau sesuai kebutuhan.
  4. Perhatikan gambar pada tv. Bila gambar sudah pas artinya tegangan sudah bagus.
  5. Terakhir standbykan tv pada remote dan ukur lagi tegangan B+115V normal apa tidak? Bila tagangan melonjak bisa anda trim lagi trimpot gacun sampai ketemu tegangan yang sesuai atau jika tegangan naik ke 150 volt, ganti elko 200uf/160v dengan 220uf/200v biar aman.

Comments

Popular posts from this blog

Cara Merakit Mixer Audio Sound System

Ada yang bertanya lewat komentar blog, bagaimana cara penyambungan mixer sound system? Dalam hal ini cara merakit atau merangkai dan penyambungan koneksi kabel di dalam mixer audio, sehingga dapat dipakai sebagai pencampur dan pengatur sinyal audio untuk keperluan sound system. Sebagai jawaban rekan kita yang ingin membuat atau merangkai mixer sendiri, saya buatkan posting cara merakit mixer audio sound system yang paling mudah dan sederhana. Mari kita simak lebih lanjut.

Cara Mengetahui Daya Watt Amplifier

Untuk mengetahui daya watt suatu amplifier adalah hal sangat penting. Karena untuk menghasilkan output audio yang sempurna dan agar suara yang dihasilkan tidak pecah. Kita harus mengetahui daya watt amplifier tersebut sebelum diumpan ke speaker.

Urutan Instalasi Audio Sound System

Setelah membaca cara merakit mixer sound system pada posting sebelumnya, kali ini bagaimana urutan instalasi audio sound system. Sebuah perangkat sound system pasti ada beberapa perangkat yang mempunyai fungsi masing-masing. Diantaranya adalah Mixer, Equalizer, Crossover, Power Amp. Perangkat diatas adalah perangkat yang umumnya dipakai oleh sebuah rental sound system. Dan ada beberapa perangkat tambahan lainnya yang berfungsi untuk lebih bisa mengontrol sinyal audio yang masuk. Sistem instalasi sound system pada umumnya dibagi menjadi dua yaitu 2 way dan 3 way.