Skip to main content

Cara Membuat Power Supply Tegangan Extra Trafo

Alhamdulilah, akhirnya ada waktu untuk ngeposting lagi. Next posting kali ini adalah bagaimana cara membuat power supply pada tegangan extra trafo. Kemarin banyak yang bertanya bagaimana cara membuat power supply ini, akhirnya saya buatkan satu postingan khusus membahas masalah ini. Ada beberapa macam rangkaian power supply nanti akan saya sajikan secara lengkap, tinggal pilih mau pakai yang mana? Cara membuatnya sebenarnya sama saja dengan membuat power supply trafo pada umunya. Cuma mungkin ada beberapa rekan yang belum tahu cara membuatnya pada tegangan extra trafo ini. Semoga dapat pencerahan setelah membaca postingan ini.

Apa itu tegangan extra trafo? Tegangan extra trafo adalah tegangan out sekunder trafo tambahan, terpisah dengan tegangan out sekunder utama. Biasanya mempunyai daya amper kecil antara 500mA sampai 1A, tergantung besarnya Amper trafo tersebut. Posisi pin out sekunder tegangan extra trafo biasanya berada di sisi belakang trafo, pada sisi primer trafo. Tidak semua trafo ada tegangan extranya. Trafo yang ada tegangan extra trafonya biasanya trafo dengan daya amper paling kecil 3A keatas. Untuk trafo dibawah 3A tidak ada tegangan extra trafonya.

Fungsi dari tegangan extra ini adalah untuk mempermudah anda mendapatkan supply tambahan tanpa harus menambah trafo lagi. Tegangan extra trafo dapat diaplikasikan untuk supply kipas/fan, tegangan tone control dll, tegangan kit protektor, MP3 Player, tegangan lampu display dll. Jadi dengan adanya tegangan extra ini, maka anda dapat dengan mudah dan lebih praktis dalam membuat power supply tambahan cukup hanya dengan menggunakan 1 trafo, tanpa perlu menambah trafo lagi, jadi lebih irit kan he..he..

Ada 2 macam tegangan extra trafo, sama dengan trafo pada umumnya yaitu tegangan extra trafo CT dan tegangan extra trafo tunggal. Ada banyak macam rangkaian power supply dibawah ini yang dapat anda pilih sesuai kebutuhan. Untuk lebih jelas, mari kita lihat mana sih tegangan extra trafo itu? Yang CT mana dan yang tunggal mana? Sabar, mari kita lihat bersama dibawah ini.

Berikut penampakan trafo dengan tegangan extra trafo tunggal.


Berikut penampakan trafo dengan tegangan extra trafo CT.


Nah setelah anda tahu dimana posisi tegangan extra trafo, maka sekarang tinggal kita buat rangkaian power supplynya. Ada banyak macam rangkaian power supply untuk diterapkan pada tegangan extra trafo ini, Jadi sesuaikan dengan kebutuhan anda. Mau pakai rangkaian power supply simetris atau tunggal? Tinggal pilih sesuai kebutuhan. Berikut macam-macam rangkaiannya. Dimulai dari tegangan extra trafo tunggal, berikutnya extra trafo CT.

Tegangan Extra Trafo Tunggal.

Rangkaian tegangan extra trafo tunggal tegangan simetris.


Rangkaian tegangan extra trafo tunggal tegangan tunggal.


Rangkaian tegangan extra trafo tunggal tegangan tunggal Full Bridge.


Rangkaian power supply diatas adalah untuk diaplikasikan pada tegangan extra trafo tunggal. Ada 3 macam rangkaian sesuaikan kebutuhan. Semua rangkaian diatas dapat bekerja dengan baik dan dapat digunakan untuk supply bermacam rangkaian. Jika ingin lebih stabil tinggal tambahkan ic regulator 7812 dan 7912.

Tegangan Extra Trafo CT

Rangkaian tegangan extra trafo CT tegangan tunggal.


Rangkaian tegangan extra trafo CT tegangan simetris.


Rangkaian tegangan extra trafo CT tegangan simetris Full Bridge.


Rangkaian power supply diatas adalah untuk diaplikasikan pada tegangan extra trafo CT. Ada 3 macam juga yang dapat anda gunakan sesuai kebutuhan. Semua rangkaian dapat bekerja dengan baik di semua rangkaian. Untuk elco pakai dengan nilai 2200uf/25v dan semua diodenya pakai 1A. Untuk tegangan lebih stabil dapat ditambahkan ic regulator 7812 dan 7912.

Setelah membaca postingan diatas diharapkan semua rekan-rekan yang lain dapat membuat power supply sendiri dari tegangan extra trafo ini. Sehingga dapat dengan mudah mendapatkan power supply tambahan untuk keperluan lainnya. Perlu diperhatikan, bahwa tegangan extra trafo ini mempunyai daya Amper kecil, sehingga tidak cocok untuk supply power amplifier yang membutuhkan daya amper besar. Tegangan extra ini cocok digunakan untuk supply kipas/fan dan macam-macam rangkaian tone control dll, Mp3 player atau lampu display. Semoga bermanfaat.

Comments

  1. Kang ada tdak cara mnaikan out tegangan travo? misalnya dri 32v ct jd 42/45v ct.. mksudnya tgangan out travo sja kang bukan tgangan yg sdah disearahkan lwat dioda bridge sma elco..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gak ada cara lain selain merubah gulungan trafo. Atau bisa pakai cara ini
      http://bahar-electronic.blogspot.co.id/2017/01/cara-menambah-tegangan-output-trafo-ct.html?m=1

      Delete
  2. trus Gmana cra kita tau bsar kcil arus travo klo d body travo tdak d tlis nilai amperenya.. kbtulan ada travo bkas power supply klo tdak slah output tgangannya 24 volt tp klo d liat kwat tmbaganya bsar skali kang kira2 3 mili diameternya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah ini yang susah untuk ditebak kalau gak ada tulisannya. Kalau saya biasanya acuan pada besar bodi trafonya mirip trafo berapa amper gitu saja. Untuk pastinya saya belum tahu.

      Delete
    2. Gtu ya kang soalnya d rumah ada 2 travo bsar tp tdk d tlis nilai amperenya.. 1 lg nih kang maaf bnyak tnya hehe,, msih soal sputar prtnyaan sya d ats, dri power supply yg sya bongkar sya brhasil buat power ampli mono kbtulan dlm power supplynya ada 1 dioda kiprok sma 4 trnsistor jngkol 2n3055 ST dngn travo bsar non ct 19v tp sdah d searahkan jd simetris ngikut cra kang bhar d artikel sblumnya, stelah d searahkan output jdinya 26,5v dc(klo tdk slah) simetris.. nah prtnyaan sya ada tdk beda antara kita pake travo ct dan travo non ct utk power ampli krna klo travo ct kan 2 output kbel ac yg connect k dioda sdangkan travo non ct hnya 1 output kbel ac yg connect k dioda.. mhon pbcerahannya kang..

      Delete
    3. Dari hasil yang pernah saya coba, tidak ada perbedaan pada hasil output powernya, selama tegangan supplynya sesuai dengan powernya.

      Tapi dari segi fungsi dari trafo itu sendiri, maka untuk kebutuhan tegangan simetris, lebih baik pakai trafo CT. Karena trafo CT sudah disesain untuk dobel tegangan. Jadi hasil output tegangan lebih stabil. Beda dengan trafo tunggal yang dijadikan CT, karena out tegangan AC cuma satu, kemudian dibagi untuk mendapatkan tegangan berbeda, maka tegangan otomatis daya dan outputnya akan terbagi.

      Lepas dari 2 pendapat diatas. Dalam penggunaannya, hasilnya sama saja, tidak ada perbedaan. Kedua rangkaian itu dapat bekerja normal untuk mensupply tegangan power.

      Delete
    4. Ssiipppp kang(maestro) mkasih bnyak infonya..

      Delete
  3. Selamat siang mas, begini mas bahar,kmarin saya lupa masang arus listrik ke trafo harusnya kan arus 220 sama 0 yang ke trafo PA ini saya kasih arus 240, saya hidupkan PA saya langsung suaranya pecah geber klw volume di naikan,tp klw volume sangat pelan suara normal,saya priksa PAnya D 4148 ada yang putus saya ganti suara jadi lumayan tapi masih agak pecah klw volume di besarkan, kira2 lagu yang mau di ganti mas biar suaranya normal..... masih awam mas hehehe suwun

    ReplyDelete
    Replies
    1. Berarti dari awal powernya sudah bermasalah, bukan dari tegangan primer 240v nya. Kalau anda pakai tegangan primer 240v dari trafo, seharusnya tegangan pada out sekunder lebih rendah daripada anda pakai tegangan primer 220v. Jadi gak berpengaruh pada hasil PA.

      Coba koneksikan tegangan primer trafo pakai 220v, apakah ada hasilnya?

      Anda pakai power apa?

      Delete
  4. satu lagi nh mas heheh tp agak melenceng dari topik, begini mas kalau seandainya dua buah PA berdaya 2000 watt, kira kira perlu stabilizer yang berapa watt mas... suwon

    ReplyDelete
  5. satu lagi nh mas heheh tp agak melenceng dari topik, begini mas kalau seandainya dua buah PA berdaya 2000 watt, per PA nya kira kira perlu stabilizer yang berapa watt mas... suwon

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau untuk keperluan sound system, minimal pakai stabilizer yang 5000watt.

      Delete
  6. Kalau stabilizer yang 3000 watt bisa ndak mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mas bahar.. Saya mau tanya,saya punya penguat mic 7 pot 2 buah.master mixer 2,travo 1A+power supply saya rangkai kok gk bsa bunyi ya.. Pdahal tegangan + - 15v ct masuk tp kok cma desis aja klu di konek ke power mohon di koreksi mas bahar. Matur suwun di tnggu balasany

      Delete
    2. Mungkin salah pasang input dan outputnya mas

      Delete
  7. Mas bahar tolong cara pengoperasian mixer gimna saya beli F4-BMA ?Ada jack ins ,line ,(L main R) FX/INS ,AUX1 ,rencana mau di pake 1.mikrophone
    2.gitar listrik
    3.keyboad

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lah itu mixernya berapa channel mas? Untuk fungsinya sebagai berikut.

      Ins-> masukan effect dari luar untuk per channel. In dan out jadi satu jack.

      Line-> masukan input. Bisa berupa mic, atau input lainnya misal DVD, keyboard, gitar dll.

      (L main R)-> out main utama. Bisa langsung konek ke power atau bisa ditambahkan aksesoris lainnya dulu, misal equalizer, dll.

      FX/INS-> masukan effec dari luar untuk all channel.

      AUX1-> input tambahan, misal dvd, hp, keyboard, dll, tapi flat. Tanpa pengaturan bass, midle, treble.

      Jadi silahkan konek sesuai dengan fungsinya tersebut.

      Delete
  8. Kang batas aman input tgangan tr jengkol 2n3055 brpa vct ? Klo 32 vct aman tdak ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tegangan aman untuk jengkol adalah 25vct dari trafo. Kalau pakai 32vct dari trafo, biasanya cepat panas dan jebol.

      Delete
  9. Mas klo ectra travo buat 2kipas apa mampu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mampu mas. Untuk elco supplynya bisa dibesarin sedikit mas, pakai elco 4700uf/35v. Agar lebih stabil putaran kipasnya.

      Delete
  10. Selamat malam mas bahar. Mau tanya nh ! Klw power ampli rakitan untuk ngangkat 2x 18 inci sufwofer, power nya mono apa stereo mas? suwuni

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lebih baik mono mas. Lebih full power.

      Delete
    2. jadi klw, sound system yang menggunakan crosofer aktif, subwofernya kan ada dua di crosofernya, jadi cara menggabungkan subwofer agar menjadi mono bagai mana mas? apa mungkin di gabungkan jadi satu kabel yang dari crosofer nya mas, maklum mas masih pemula buanget hehe

      Delete
  11. Mas. Kira2 sanken d kasih 42vac ngatasi g mas??? Mkasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ngatasi mas. Itu volt maksimal. Cuma rawan jebol. Selama driver powernya normal, panasnya normal, menurut saya gak masalah pakai tegangan 42vct dari trafo. Asalkan tr sanken tidak over panasnya.

      Delete
  12. Replies
    1. Kalau ragu, mending main aman saja mas. Pakai tegangan 32vct he..he..

      Delete
    2. Iya mas... tk pkai 35vct.. suara oke cma d volume 2/3 suara jembret mas

      Delete
    3. Suara jembret itu bisa dari proses suaranya mas. Terlalu over. Atau memang kemampuan powernya hanya sebatas itu.

      Delete
  13. Tapi mas kira2 dg spekku kmrn
    Power stereo dg sanken 2 psang trafo 10a kecil speaker legacy 10inx2 8inx2 kn g kuat powerx mas.. kalo tk btl ada prubahan g yaa..
    Pngen nyoba sii cz d bukalapak dkk ada kit master btl gitu yg g pake repot mas..
    Gmn mnurut pean mas bahar???

    ReplyDelete
  14. Ada perubahan daya bertambah, tapi tr final panas.

    Bisa pakai kit btl lebih mudah, tidak perlu otak-atik power lagi. Tinggal pasang.

    ReplyDelete
  15. Nnti tk tnya lgi mas..
    Cz cara pmsangankit btl aq kurang fham..
    D situ ada otr otl ground + - in(hnya 1) ground(in)
    Mnta tlong klo g repot d jlskn singkt mas bahar

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk koneksi

      (otr) itu adalah out channel R, konek ke input power R.

      (otl) itu adalah out channel L, konek ke input power L.

      (Ground) konek ke ground power.

      (+-) konek ke supply (+-) power, tapi kasih R 100 ohm dulu.

      (In) hanya satu memang, digunakan untuk input utama.

      Setelah power di btl, maka out speaker tidak lagi pakai ground. Melainkan pakai out channel R dan out channel L.

      Delete
    2. Ground power itu yg dekat input l power atw ground dr elco psu mas...

      Brarti jga in (out dr tone kntrol) k btl yg cma 1 itu d ksih resistor jga mas...

      Iya mas... jga ground power k speaker udh g k pke lgi

      Delete
    3. In (input utama) yg pyn mksud itu LR dr tone kntrol yg d jdikn 1 kn mas...

      Delete
    4. Trus ada kit karaoke kn sndri mas (tdk msuk tone kntrol)..
      Itu jga nnti d cmpur k in btl jga atw lngsung in power mas...
      Mf mas mrepotkn

      Delete
    5. Pling akhir mas heheheh.
      Untuk + speaker itu d kasih channel R atw L mas..
      Mkasih

      Delete
    6. 1. Ground power yang dekat input.

      2. Karena pakai tone control, maka out tone control L R gabung pakai R 2K2 dijadikan satu, kemudian konek ke input kit btl.

      3. Untuk out speaker jika btl, maka tidak pakai ground lagi. Melainkan konek di output power L dan R.

      4. Input kit btl mas. Tentu saja kalau pakai tone control, maka inputnya lewat in tone control. Yang mana out tone control sudah konek ke in kit btl.

      5. Ya dicampur masuk lewat in kit btl. Campur dengan out tone control. Jangan lupa kasih R dulu, biar tidak tabrakan dengan out tone control. Pakai R 2K2 atau sesuaikan sendiri.

      Delete
    7. Sebenarnya ada plus dan minusnya, berhubung harus lihat dulu di kit btlnya. Maka konek bolak-balik gak masalah. Asalkan nanti jika diparalel dengan speaker yang lain tidak terbalik. Maksudnya jika anda pakai dua speaker atau lebih, maka konek semua speakernya sama, tidak saling bolak-balik antar speaker.

      Delete
    8. Mas ini tk btl tp mau tk nyalakan ragu d voltasex...
      Apa kalau stelah d btl voltasex harus d turunkan..
      Posisi primer trafo 0-240v
      Sekunder 35v-ct-35v
      Voltase sekunder ada 20. 25. 35. 42v
      Mkasih mas

      Delete
    9. Coba pakai tegangam rendah dulu mas. Amati dan cek tr final dan komponen lainnya, apakah panasnya normal? Apakah suaranya normal? Jika semua normal, maka tegangan boleh dinaikkan secara bertahap.

      Delete
  16. mas kl dr travo pakai 20vct tapi setelah disearahkan pakai elco 4700mf/50v dan dioda 6A tegangan yang keluar 55 v bkany 25 atau 32 v untuk tegangan PA trs biar dapat trgangan 25/32v yang perlu dirubah apay mas...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kok aneh ya. Harusnya jika anda pakai tegangan 20vct dari trafo. Setelah di DC kan akan jadi sekitar 28VDC. Anda cara ceknya dari mana? Mungkin anda salah cara cek tegangan ct nya.

      Delete
  17. Mungkin listrik yg masuk travfo menggunakan 0-110 bukan 0-220

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener mas. Sik isoh langsung ngebul yo trafone he..he..

      Delete
  18. Mas numpang tanya
    Kalo trafo gak ada tegangan ekstranya gimana?
    Apa harus beli trafo lagi untuk tone controlnya?, atau dibuatkan rangkaian lagi dengan sumber yang sama dari skunder trafo yg di paralel?
    Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lebih gampangnya memang pakai trafo lagi, cuma yang kecil saja, trafo 1A cukup.

      Kalau ikut out sekunder trafo, hasilnya kurang baik mas. Ada cara lain sebenarnya yaitu dengan menstep down tegangan supply sekundernya, tapi biaya sama saja dengan beli trafo 1A baru. Mending pakai trafo lagi, lebih aman dan mudah.

      Delete
  19. Mas bahar mau nanya nih untuk menyesuaikan nilai R di suatu rangkaian gimana ya dan juga cara untuk mengetahui nilai R yg terbakar berdasarkan letak dari R tersebut misal kan R star power rata rata berapa puluh kilo biar enggak salah nilai mas ..makasih sebelumnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau R terbakarnya gak sampai menyebabkan kerusakan resistansi pada R tersebut, mungkin masih bisa dilacak menggunakan multitester digital untuk mengetahui nilainya, walaupun warna gelangnya sudah hilang.

      Tapi jika resistansi R tersebut rusak, entah itu nilai molor atau short, maka tidak bisa dilacak lagi mas. Walaupun pakai multitester digital gak bisa dideteksi mas. Kecuali lihat skematiknya.

      Delete
  20. Mkasih mas bahar atas info nya.satu lagi mas Untuk PA nilai berapa ohm/kilo yg sering rusak/terbakar mas seandainya tidak ada skema nya dan juga letak rentannya R di PA nya dimana hehe . biar saya nanti tidak terlalu jauh beda nilainya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk R power yang sering rusak atau terbakar adalah R area depan, pada bagian tr driver. Biasanya adalah R 330ohm, 47ohm, 10ohm, dan juga R kapur tr final.

      Setiap power posisi dan nilai komponennya beda. Tapi yang menjadi acuan adalah komponen area depan biasanya sering rusak. Untuk nilai R juga bervariasi mas tidak sama. Tapi biasanya R yang nilainya puluhan atau ratusan ohm.

      Delete
    2. Enggak sampai kiloan ya mas .Wihh mantap mas .. mkasih bnyak ya info nya membantu sekali hee

      Delete
    3. Betul mas. Terima kasih juga sudah berkunjung di blog ini.

      Delete
    4. Om klo travo engkel 0-32 bisa gak dibijin power suply buat power om apa bisa tanpa ct om soalnya engkel bukan travi ct om

      Delete
  21. Mf minta sara jga ni..di teg extra misalkan hanya 12v,,terus saya gunakan tc+ kipas gimana kira'' stabil,kah arus tersebut...?

    ReplyDelete
  22. Om mau tanya apa travo non ct bisa dibuat suply power om terus ct ngambil dimana om mhon pencerahan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa mas. Untuk caranya silahkan baca di posting ini mas.
      http://www.baharelectronic.com/2016/11/cara-membuat-power-supply-simetris-dari.html?m=1

      Delete
  23. Mas bahar, sy punya trafo 5a ct tegangan extra 0.5a ct, dan satu trafo 1a ct..
    rencananya Yang sekunder sy buat khusus supply driver ampli, yg extra 0.5a buat supply kipas & lampu, pertanyaan sy sebaiknya tone control & galaxynya di buatkan power supply lagi (dengan trafo 1a) atau cukup di ikutkan power supply driver ampli ( dengan ic 781/7815)??
    Soalnya kl tone control di ikutkan supply kipas, suara kipasnya ikut masuk ke ampli..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Lebih bagus di ikutkan power supply driver ampli (dengan ic 7815/7915).

      Memang kalau di ikutkan supply kipas, maka radiasi kipas akan ikut masuk ke ampli.

      Delete
    2. Kl ikut driver ampli trus yg di ambil hanya positif dan ground gapapa (negatif diabaikan) ? Soalnya supply tone controlnya bukan simetris (sy pakai gm007t).
      Dan tr final enaknya di ganti apa ya mas, agar suara bass pulen? (standarnya jengkolan 2n3055&mj2955)?

      Delete
    3. Gak masalah, kalau memang yang diperlukan hanya tegangan positif (+) saja, maka benar yang dikonek cukup positif dan ground saja, negatif biarkan. Jadi cukup pakai ic 7815. Nanti konek ke TC nya adalah ground dan positif (+) dari ic 7815.

      Untuk karakter bass pakai tr final TIP3055/2955.

      Delete
    4. Maksimal di supply berapa volt? 25v trafo (sebelum masuk dioda) aman gak?

      Delete
    5. Aman. Maks pakai tegangan CT 25v dari trafo.

      Delete
  24. Klo untuk utk tone kontrol ato galaxi mnggunakan tegangan simtris apa tunggal mas?trms

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tergantung kit rangkaiannya. Tone control dan galaxi ada yang menggunakan supply tegangan simetris, ads juga yang menggunakan tegangan tunggal.

      Tinggal dilihat pada pcb rangkaiannya, kalau ada tanda (+ ct -), atau (+ gnd -), biasanya tegangannya simetris.

      Kalau ada tanda (+ gnd), biasanya tegangan tunggal.

      Jadi dilihat dulu di pcb rangkaiannya ya, pakai tegangan tunggal atau simetris?

      Delete
  25. Klo mau bikin power suplay misal 18v hrs pakek diode bto amper mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yah kalau pakai tegangan extra trafo, maka cukup gunakan diode 1A atau 2A.

      Delete
  26. Jdi diodax tergsntung teganganx,bukan dari besar kecilx amper travo

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pemakaian diode tergantung besar kecilnya Amper trafo.

      Delete
  27. Klo untk nambah ic regulator apa bagian ples(+)aja mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dilihat dulu tegangannya pakai apa? Kalau supply tunggal (0 +), maka yang dipakai bagian positif (+) saja.

      Kalau tegangan supplynya ct (+ ct -), maka harus ditambahkan di negatif (-) dan positifnya.

      Delete
  28. mas,saya punya trapo tpi g tau mana utk jlur listrik,mna kluaran dan nilai kluaranya,soalny trpo dapat dri tukang loak.he...he....
    gni mas,besar trpo hampir sma dgn trapo 3A.stu sisi ada dua kbel warna biru.sisi yg lain ada warna hitam,merah,coklat,kuning,hijau.
    mohon pencerahanya mas....
    mana utk input listrik,mna utk kluaran dan brapa vol kuaran dri tiap tiap warna kabel.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk mengetahui mana lilitan primer dan sekundernya, maka perlu diketahui tahanan resistansinya pakai avometer.

      Lilitan primer=nilai tahanan besar.

      Lilitan sekunder=nilai tahana kecil. Jadi mungkin kalau di cek pakai avometer, maka jarum akan mentok.

      Silahkan dicek dulu pakai avometer pakai skala ohm X1.

      Cek pada kabel biru.
      Cek pada kabel warna-warni, mana saja yang nyambung? Tandai kabel mana saja yang nyambung?

      Delete
  29. sya cek biru ke biru nymbung mas,jrum mnunjuk ke angka 10 ohm.
    sdngkn yg marna warni smua jg saling trhubung dn jrum jg smua rata2 mnunjuk angka 10 ohm.
    apa traponya memang dh heng y mas....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kok sama ya hasil tahanannya? Harusnya salah satu dari lilitan itu nilai resistansinya besar. Mungkin avometernya bermasalah mas. Coba pakai avometer lain. Set skala X10.

      Delete
  30. la tu mslhnya mas sy gk puny avometernya lg,mklm la..
    tpi sblmny sy mau trimaksi ma mas bahar ats infony.kta lpain ja trpony tu,alnya aku dh dpt gntiny mas.tpi kali ini sy dpt trfo 3a engkel mas.sdah sy buat untuk ngcas aki speda mtor,tpi maslahny kok pnas y mas,pa lg klu ngecas mpe 3 jam.saya mkek dioda kiprok yg 35a mas,volny saya ambil yg 15 volt.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya sudah betul itu mas. Kalau trafo panas itu wajar, proses pengisian berlangsung.

      Untuk mengurangi panas trafo, bisa dipasang kipas mas, pakai tegangan extra trafo.

      Delete
  31. mas,saya mau buat alat cas hp pakek aki sepeda motor,bisa gak y mas,kira kira apa aja yg hrs sya sdiakn,dan gmna cara buatnya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa mas. Saya ada rangkaiannya pakai ic 7805, tapi kendalanya ic nya panas dan kurang stabil.

      Menurut saya sih pakai charger mobil saja mas. Nanti kabel inputnya dipotong dan dikonek ke aki motor.

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Cara Merakit Mixer Audio Sound System

Ada yang bertanya lewat komentar blog, bagaimana cara penyambungan mixer sound system? Dalam hal ini cara merakit atau merangkai dan penyambungan koneksi kabel di dalam mixer audio, sehingga dapat dipakai sebagai pencampur dan pengatur sinyal audio untuk keperluan sound system. Sebagai jawaban rekan kita yang ingin membuat atau merangkai mixer sendiri, saya buatkan posting cara merakit mixer audio sound system yang paling mudah dan sederhana. Mari kita simak lebih lanjut.

Cara Mengetahui Daya Watt Amplifier

Untuk mengetahui daya watt suatu amplifier adalah hal sangat penting. Karena untuk menghasilkan output audio yang sempurna dan agar suara yang dihasilkan tidak pecah. Kita harus mengetahui daya watt amplifier tersebut sebelum diumpan ke speaker.

Urutan Instalasi Audio Sound System

Setelah membaca cara merakit mixer sound system pada posting sebelumnya, kali ini bagaimana urutan instalasi audio sound system. Sebuah perangkat sound system pasti ada beberapa perangkat yang mempunyai fungsi masing-masing. Diantaranya adalah Mixer, Equalizer, Crossover, Power Amp. Perangkat diatas adalah perangkat yang umumnya dipakai oleh sebuah rental sound system. Dan ada beberapa perangkat tambahan lainnya yang berfungsi untuk lebih bisa mengontrol sinyal audio yang masuk. Sistem instalasi sound system pada umumnya dibagi menjadi dua yaitu 2 way dan 3 way.