Friday, October 19, 2018

Cara Paralel TR Final Power OCL 150W

Alhamdulilah ada waktu untuk ngeposting lagi. Posting kali ini adalah bagaimana cara paralel tr final di power ocl 150w? Kebanyakan rekan-rekan belum paham pada bagian transistor final bawaan powernya. Bagaimana cara paralel tr finalnya? Bagaimana dengan tr final dan Resistor kapur bawaan pcb, apakah dilepas atau tidak? Pertanyaan ini sering kali ditanyakan, sehingga menurut saya perlu pembahasan yang lebih fokus, pada cara paralel tr final power tertentu. Kesempatan kali ini akan saya bahas lebih fokus pada power ocl 150w. Bagaimana cara paralel tr final power ocl 150w ini? Simak lebih lanjut.

Sebenarnya untuk memparalel tr final caranya sama saja pada semua power amplifier. Tapi yang membuat bingung adalah kadang pada pcb power sudah dipasang satu set tr final lengkap dengan Resistor kapurnya. Nah dengan adanya tr final dan R kapur bawaan pcb ini yang kadang membingungkan, bagaimana cara paralel tr finalnya, apakah tr final bawaan dan R kapur dilepas atau tidak? Untuk masalah ini sebenarnya ada dua opsi pilihan yang bisa Anda pilih, yaitu pertama Anda bisa tetap memasang tr final bawaan dan R kapur pada pcb power, kemudian tinggal kita tambahkan tr finalnya. Pilihan kedua adalah dengan melepas tr final dan R kapur bawaan pcb power, kemudian merangkai semua paralel tr final diluar pcb. Kedua pilihan ini bisa digunakan, gak masalah. Tinggal pilih saja, apakah mau tr final diparalel semuanya diluar pcb atau tetap mempertahankan tr final dan R kapur bawaan pcb tetap menempel pada pcb dan kita tinggal tambahkan tr finalnya diluar pcb? Yang jelas kedua cara diatas sama-sama bisa digunakan ya he..he.. Jadi jangan bingung.

Kemudian masalah jenis pcb, ini banyak sekali jenis dan macamnya. Gak mungkin bisa saya bahas semua disini. Akan saya ambil satu contoh desain pcb power ocl 150w mono yang sering dipakai oleh banyak orang dan merupakan desain awal pcb power ocl 150w versi lama. Dan sekarang banyak varian dan desain pcb yang macam-macam, padahal isinya sama saja, cuma beda tata letak pcb saja. Pcb power ocl 150w yang saya pilih, semoga bisa mewakili pcb power 150w lainnya. Contoh gambar pcb power 150w yang saya gunakan dibawah ini.


Nah itu satu contoh pcb power ocl 150w yang saya gunakan. Bisa Anda lihat bahwa desain pcb sudah dilengkapi R kapur pada pcb dan koneksi tr final untuk satu set tr final. Dititik inilah kadang masih banyak muncul kebingungan, Bagaimana dengan R kapur di pcb ini, dilepas atau tidak? Kalau tidak dilepas bagaimana cara paralelnya? Kalau misal R kapurnya dilepas, boleh gak? Jawabnya, boleh dilepas dan boleh tidak. Loh kok sama saja mas? Ya sama saja, karena sudah saya jelaskan diatas, bahwa jika Anda tetap mempertahankan R kapur di pcb, maka tinggal tambahkan tr final diluar pcb, tinggal bagaimana cara koneksinya? Yang kedua yaitu dengan cara melepas R kapur di pcb, juga gak masalah. Berarti kita akan memparalel semua tr final berada diluar pcb.

Perlu diketahui bahwa tr final power ocl 150w ini ada dua macam, yaitu menggunakan tr fnal jenis jengkolan yaitu tipe 2N3055 dan MJ2955. Ada juga yang menggunakan tr final jenis TIP yaitu TIP3055 dan TIP2955. Nanti akan saya kasih contoh cara paralel kedua jenis tr final tersebut, agar lebih jelas. Berikut contoh koneksi paralel 4 tr final jengkol dengan tetap memasang R kapur pada pcb.


Anda bisa lihat gambar diatas, R kapur masih tetap terpasang pada pcb dan tinggal kita tambahkan tr finalnya diluar pcb. Cara ini bisa dipakai. Terus bagaimana jika R kapurnya dilepas, bagaimana cara koneksinya mas? Berikut gambar cara koneksi tr final 4 jengkol, Jika R kapur di pcb dilepas.


Anda bisa lihat gambar diatas, bahwa R kapur dilepas. Cara koneksinya adalah seperti diatas ya. Yaitu dengan melepas R kapur di pcb, kemudian merangkai semua paralel tr final diluar pcb. Untuk Titik Emitor pada pcb sudah tidak digunakan lagi, karena sudah ikut paralel R kapur kaki emitor diluar pcb. Perlu dipahami bahwa kedua cara diatas sama-sama bisa digunakan. Terserah R kapur mau dilepas atau tidak, gak masalah. Sesuai selera he..he.. Jadi jika Anda menemukan pcb power 150w yang ada R kapurnya di pcb, Anda bisa pakai cara pertama atau kedua. Meskipun desain pcb tidak sama dengan pcb diatas, minimal Anda tahu dan paham cara paralel tr finalnya bagaimana.

Kemudian bagaimana cara paralel tr final power ocl 150w pakai tr final TIP. Sebenarnya caranya sama saja, agar Anda lebih paham, silahkan lihat gambar koneksi paralel 4 tr final TIP dengan tetap memasang R kapur pada pcb.


Anda bisa lihat gambar diatas, cara paralel tr final TIP dengan tetap memasang R kapur pada pcb. Cara koneksinya seperti diatas. Terus bagaimana cara paralel tr final TIP jika R kapur di pcb dilepas. Bagaimana cara koneksinya? Berikut cara paralel 4 tr final TIP dengan melepas R kapur di pcb.


Nah Anda bisa lihat gambar diatas, R kapur di pcb sudah dilepas. Sehingga koneksinya seperti diatas. Untuk Titik Emitor pada pcb tidak digunakan lagi, karena R kapur kaki emitor tr final sudah dirangkai diluar dan dijadikan satu masuk out speaker. Ingat ya, kedua cara diatas sama-sama bisa dipakai. Tinggal pilih mau pakai yang mana he..he..

UPDATE ! 
Banyak yang komentar di g+ dan koment blog, bahkan teman saya sendiri, bagaimana cara paralel tr final, jika pakai tr sanken atau toshiba? Sehubungan dengan hal ini, kemarin ada pengalaman lucu yang dialami oleh teman saya, pada saat merakit power ocl 150w ini. Teman saya ini awalnya powernya pakai tr final TIP3055 dan TIP2955 dan berhasil bunyi normal. Suatu hari teman saya ini ingin merubah tr finalnya pakai toshiba, maka belilah satu set tr toshiba. Setelah dapat tr toshiba, dipasanglah tr toshiba tersebut ke power ocl 150w nya. Dan ternyata kok hasilnya kok dengung. Kemudian teman saya tanya kepada saya perihal masalah powernya tersebut. Kemudian saya jawab, apakah sudah benar cara pasang tr finalnya, apakah gak kebalik? Dia bilang dengan sangat yakin bahwa tr final posisinya sudah benar, dengan memberikan gambar skema koneksi tr final toshiba yang dia dapat dari internet. Kemudian saya lihat ternyata gambar posisi tr final toshibanya kebalik he..he.. Akhirnya saya suruh dia untuk membalik posisi tr final toshiba tersebut. Dan akhirnya power ocl 150w pakai tr final toshiba sudah bisa bunyi normal.

Belajar dari kasus ini, maka jangan mudah percaya dulu pada gambar koneksi yang ada di internet, jika belum paham tentang jalur koneksinya. Bisa saja salah posisi atau kebalik tr finalnya. Langkah terbaik Anda cari dulu referensi gambar skema yang lain, kemudian bandingkan. Cari yang memang benar gambar koneksinya. Jangan asal koneksi, bisa bakal gak bunyi powernya he..he.. Dan jebol tr finalnya. Merasa sudah benar, padahal salah posisi tr nya he..he.. Untuk menanggapi masalah ini, maka pada postingan ini akan saya sertakan gambar koneksi paralel tr final pakai toshiba dan sanken. Agar mudah dipahami dan tidak salah pasang lagi he..he.. Berikut gambar koneksi paralel tr final toshiba power ocl 150w.


Anda bisa lihat gambar koneksi diatas. Untuk tr toshiba 2SC5200 berada pada jalur tegangan positif (+) dan tr toshiba 2SA1943 berada pada jalur tegangan (-). Awas jangan kebalik lagi ya he..he.. Untuk R kapur dilepas saja dan tr final dirangkai diluar pcb semuanya. Setelah paralel tr final pakai toshiba sudah. Berikut gambar koneksi tr final pakai sanken power ocl 150w.


Bisa Anda lihat gambar diatas. Untuk tr sanken 2SC2922 berada jalur tegangan positif (+) dan tr sanken 2SA1216 berada pada jalur tegangan negatif (-). Awas jangan sampai kebalik ya. Periksa dengan benar semua jalur pada power Anda dan pastikan semua koneksi sudah tersambung dengan benar, baru dicoba. Agar hasil power bisa bunyi normal.

Alhamdulilah selesai sudah posting artikel tentang cara paralel tr final power ocl 150w ini. Mudah-mudahan dengan sedikit gambar koneksi diatas, bisa membantu Anda memahami cara paralel tr final pada pcb power yang ada R kapurnya. Meskipun desain pcb powernya berbeda, tapi intinya sama saja kok. Jadi gak usah bingung lagi ya, mau R kapur di pcb dilepas atau tidak? Jawabnya, sama saja he..he.. Semoga bermanfaat.

97 comments:

  1. Malam mas Bahar, mas aku beli transistor B1186 dan D1763 semua toko gak ada yg punya,bisa gak bila diganti dengan seri lain, misal tip 41,, Tip 31,, atau mje 340 n mje 350,, atau mungkin ada seri lain yg lebih cocok ,mohon jawabannya z mas ,suwun🙏

    ReplyDelete
  2. Ok suwun mas, kebetulan aku ada A940/c2073,, itu bisa gak buat pengganti mas?

    ReplyDelete
  3. Punten mas bahar mau tanya,...
    Gimana cara ngilangin dengung karna kipas ya, soalnya saya koneksi ketrafo power dengung, koneksi ke trafo tone control juga dengung,.. Ada kah komponen tambahan untuk kipas supaya tidakdengung..?
    Apa harus pake trafo sendiri buat kipas...?
    Makasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk kipas usahakan pakai supply sendiri mas. Jangan digabung dengan power ataupun TC.

      Kalau kipas saya biasa pakai tegangan extra trafo, yang ada di belakang trafo. Tapi ingat khusus untuk kipas saja ya, jangan dicampur.

      Kalau gak ada tegangan extra trafo, maka bisa pakai trafo sendiri, pakai trafo 500mA atau 1A.

      Delete
    2. Oh gitu ya mas,
      Kalo pake trafo 300ma mumpuni gak mas, soalnya punya trafo 300ma nganggur hehehee

      Delete
    3. Mampu mas. Yang penting tegangannya sesuai dengan tegangan kipasnya.

      Misal kipas tegangannya 12v, maka trafonya juga harus ada tegangan 12v nya. Meskipun pakai trafo 300mA, masih kuat.

      Delete
    4. Makasih banyak mas buat tambahan ilmunya

      Delete
  4. mas kalau Tc seumpama potensioy sicopot diganti resistor bisa tidak..memaksimalkan TC biar seperti galaxy..kalau vol tidak dicopot

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa mas. Cuma akhirnya gak bisa disetel mas he..he..

      Delete
  5. pa nilai resistorny sama dengan potensio seumpama potensio 50k maka resistor jg 50k trs cara pasang resistory gmn..!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sekarang lihat dulu, mau di baypass nya bagaimana? Mau dibuat full semua atau bagaimana?

      Kalau mau di baypass dan dibuat full semua, maka gak perlu pakai R, tinggal konek saja kaki tengah dan kaki sebelah kanan potensio pada pcb. Kaki kiri dibiarkan kosong.

      Delete
  6. mas bahar kalau power 400 wat ocl bisa nggak di beri tr tip3055/2955 dan berapa set bagusnya

    ReplyDelete
  7. Mas 4 set transistor sanken 2sa1216 5dy saya kasih 32 volt kok serak ya..idealnya berapa volt..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya itu sudah ideal mas, pakai tegangan ct 32v dari trafo.

      Kalau serak, coba sih tegangan diturunkan dulu pakai tegangan ct 25v dari trafo. Apakah masih serak?

      Jika masih serak, berarti ada kesalahan di powernya.

      Delete
  8. Ow iya mas ..ternyata elconya ada yang meletus.mas mau tanya lagi.saya punya trafo merk big 10a ct 32..kta temen saya amper trafo saya gak nyampe 5 amper.atau trafo gak murni.lalu saya beli era 20 amper ct 45.apakah trafo era saya juga ampernya gak nyampe 10ampere dan bagai mana cara mengetahui trafo murni atau tidak..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dipasaran ada dua macam trafo, biasanya penjual menyebutnya trafo besar atau kecil. Misal trafo 10A, nah trafo 10A ini ada dua macam, yaitu trafo 10A kecil dan trafo 10A besar. Kalau penjualnya mengerti dan jujur, pasti tahu.

      Kenapa kok ada dua macam trafo, besar dan kecil? Padahal Amper trafonya sama? Inilah fungsinya untuk mengetahui mana trafo murni dan tidak murni.

      Trafo yang murni adalah trafo yang besar, atau dalam contoh adalah trafo 10A besar. Ini yang murni 10A.

      Dan yang tidak murni adalah trafo kecil, atau kalau dalam contoh adalah trafo 10A kecil. Ini yang tidak murni 10A.

      Tidak memperdulikan merek, baik trafo ERA, BELT, BIG, Audio, dll. Yang penting ada dua macam, yaitu trafo besar dan kecil.

      Tinggal lihat, trafo yang Anda beli 20A ERA tersebut, termasuk trafo besar atau kecil, pada saat beli kemarin? Kalau trafo 20A besar, maka trafonya murni. Kalau trafo 20A kecil, maka trafonya tidak murni.

      Itu saja patokannya.

      Delete
  9. mas kalo ocl 150 out speaker kluar dc patrma p yg hrus dcek msd

    ReplyDelete
    Replies
    1. tr final ok . . tr driver ok mas. .

      Delete
    2. Suara bisa normal gak? Sudah benar pemasangan kaki BCE nya? Soalnya jika salah satu kaki BCE tr kebalik, maka akan keluar tegangan dc nya. Baik tr driver maupun tr final, jangan kebalik BCE nya.

      Delete
    3. sampun bner mas. urutannya dari mna dlu cek nya mas , , tr final _ tr driver _ trus kmna mas ?

      Delete
    4. Kan saya tanya, hasil suaranya normal gak, kalau pakai musik?

      Atau cuma dengung saja di speaker. Keluar tegangan DC nya berapa volt di out speaker?

      Delete
  10. Ow begitu ya mas bahar..kemarin saat saya beli mintanya trafo 20a besar..trimakasih mas atas penjelasannya...

    ReplyDelete
  11. Ow iya mas bahar..tapi yang anda maksut bukan volt nya kan soalnya 20a ct 32 kecil.ct 45 agak besar dan ct 55 lebih besar lagi..saya mau beli ct 55 tapi voltagenya kegedean..

    ReplyDelete
    Replies
    1. sampean mau buat suplay pa to mas ?

      Delete
    2. Bukan voltnya. Kalau volt trafo, memang ada yang volt kecil dan volt besar. Tapi bukan itu maksud saya.

      Yang saya maksud trafo besar dan kecil adalah besar bodi trafonya mas. Trafo besar bisa dua kali lipat besarnya dari trafo kecil. Harganya juga beda jauh, lebih mahal trafo besar.

      Delete
    3. Gak mas. Kalau menurut saya sih, pilih yang ct 45v saja mas, sudah cukup.

      Trafo 20A ct 55v ya gak masalah, kalau berani he..he.. Berani harganya. Tapi memang semakin tinggi voltage, maka semakin tinggi tingkat kerusakan power, jika terjadi kesalahan.

      Tapi di sisi lain, trafo dengan voltage tinggi bisa menghasilkan power dengan daya watt yang lebih besar pula. Karena tegangan supply sangat berpengaruh pada hasil suara dan daya watt yang dihasilkan.

      Delete
  12. Kalau mas bahar tau trafo era 20a ct 45 murni harga sekitar berapa ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sudah lama saya gak beli trafo mas he..he.. Kalau menurut yang saya tahu, mungkin harganya sekitar 680rb-700rb.

      Delete
    2. Ow ya berarti sesuai harapan saya..saya beli harganya 770rb..trimakasih mas bahar..

      Delete
  13. Sore mas Bahar,mas di kit power ada jalur vcc+,B+, ocp+, speaker,grond,ocp-,B-,vcc-, dr semua itu ada 2 yg saya belom paham, yaitu ocp+ dan ocp-, itu jalur yg menghubungkan kemana n fungsinya untuk apa? Suwun mas Bahar sebelumnya 🙏

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebentar, ini detail powernya pakai apa ya? Bisa disebutkan driver powernya pakai apa, merek dan serinya?

      Supaya gak salah jalur.

      Delete
  14. Itu skema aku dapat dr google mas, tertera di gambar PCB nya SUPER OCL BY POWER TECH gt

    ReplyDelete
    Replies
    1. Baik. Sudah saya lihat desain pcb nya mas. Power ocl buatan orang luar kayaknya he..he..

      Sempat bingung juga fungsinya buat apa ya OCP tersebut he..he..?

      Dari penelusuran jalurnya, bahwa pin OCP- dan OCP+ tersebut berfungsi sebagai Over Current Protection, kalau gak salah he..he.. Atau istilahnya sebagai pengaman power jika terjadi kerusakan power pada driver atau tr final, maka pada pin OCL tersebut akan keluar tegangan. Yang mana jika difungsikan sebagai trigger speaker protektor, maka akan memutus jalur speaker secara otomatis.

      Tidak difungsikan juga gak masalah mas.

      Delete
  15. Owww GT,,, iya kayaknya desain luar mas,, kebetulan aku suka mencoba hal baru/ ber experimen mas,belajar terus pokok nya biar pinter kayak mas Bahar hehe,,, o iya mas kl power blazer 500w dimodif TEF kayak socl GT kira* bisa gak z mas, coal nya blazer kan pakai sistem common(out dr colentor Tr final) ,kl menurut sampean bisa, saya akan coba mas, suwun mas 🙏

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menurut saya bisa mas. Nanti kalau ada waktu akan saya buatkan postingannya, modif power TEF sistem common (out dari Colector TR final).

      Delete
  16. Punten mas mau tanya, kalo PA bunbyi ngresek2 kemungkinan apanya ya yg kurang normal,? Resistornya apa Tip nya?
    Sebab sudah saya pindah spiker ama sankennya, tetep aja bunyi ngresek

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bunyi kemresek itu masalah di pcb powernya mas. Bisa dari salah satu transistor bermasalah, bisa dari elco atau kapasitor, bisa juga dari resistor.

      Coba ganti dulu semua elco pada pcb power. Baik elco, milar dan keramik. Kemudian coba, apakah sudah hilang kemreseknya?

      Jika masih ada, lanjut pengantian satu-persatu transistornya. Coba ganti tr drivernya.

      Delete
    2. Saya pake 2 PA mono 3tingkat mas, sudah saya bolak balik sanken PS ama speakernya, tapi tetep 1PA yg bunyi

      Delete
    3. Paling gampang, coba ganti saja pcb power yang kemresek itu he..he..

      Atau coba ditukar pcb powernya dengan power satunya yang gak kemresek. Lihat hasilnya, apakah kemreseknya pindah ke power satunya.

      Jangan sankennya yang dipindah. Tapi pcb powernya. Karena kalau dilihat dari percobaan Anda tukar sankennya tetap kemresek, ya ganti saja pcb powernya.

      Delete
  17. Mas kalau speaker protektor stereo dipakai buat ampli mono bisa gak ya mas..dan untuk tegangannya 12 sampai 15volt..baik nya diksih yng brapa volt..ya ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa mas. Pakai satu channel saja, yang L atau R saja.

      Tegangan pakai 12v saja mas.

      Delete
  18. bagaimana kalau power 150 watt di kasih tr jengkolan 16 pasang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya gak masalah mas, cuma buat apa he..he..? Mubadzir. Pakai tr final sesuai beban speakernya.

      Dariada pakai jengkol 16 pasang, lebih bagus dan kuat pakai 2 set sanken mas.

      Delete
  19. Mas saya ingin membuat power ampli, driver nya pake SOCL 500 watt tr final pake toshiba 5200 dan pasangannya, kalo hanya bermodalkan travo 5 ampere ERA ct 32, apakah sudah optimal

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sudah optimal mas, cuma gak bisa untuk beban speaker banyak. Jika pakai speaker agak banyak, biasanya suaranya ngedrop.

      Delete
  20. assalamualaikum mas bahar, saya ada ocl 150w stereo.. tr final pakai sanken satu set permono, elco 63v semua, tr driver ganti tip41 dan tip42, tr d400 ganti tip41, 3 tr yg kecil ( a564 ) masih standar belum diganti, r100 r330 dan r10k udah ganti yg 2watt, pertanyaan saya apakah aman dan kuat disuplay 32v ct 5A besar (sekitar 44v DC) ? dan tr a564 sebaiknya diganti atau dibiarkan standar? terimakasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waalaikumsalam. Aman dan kuat mas pakai tegangan ct 32v dari trafo. Untuk tr A564 gak perlu diganti, dibiarkan saja.

      Delete
    2. terimakasih jawabannya mas, sngt membantu..

      Delete
  21. Mas bahar kenapa klu org paralel tr final selalu genap misal 4set,6set,8set.
    Emnk klu ganjil misal 3set,5set,7set pengaruh di suara?

    Trus sy pengen nnya lg, sya pnya trafo bekas charger aki 20A, masalahnya volt ny hanya 0 12 15, brati maksimal cmn bs dpt 27vac.
    Menurut mas dgn spek diatas berapa set sanken bagusnya biar maksimal.
    Dlm arti watt sma amper nya maksimal.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gak pengaruh mas, mau genap atau ganjil gak masalah. Cuma mungkin dari segi penampilan lebih bagus kalau genap.

      Itu trafonya CT atau engkel (nol)? Jika trafo engkel, maka volt maks nya cuma dapat 15v. Jika trafonya ct, maka bisa dinaikkan sampai 30v, dengan menggunakan pin 15v dan 15v, tanpa ct.

      Coba pakai 2 set saja dulu mas. Kalau trafonya nol, maka tegangannya kurang, karena hanya 15v. Kalau trafonya ct, maka masih bisa dipakai. Karena tegangan bisa di naikkan sampai 30v.

      Delete
    2. Buddy 'Gunz' NBMarch 20, 2019 at 3:52 AM
      Memang klu berpasangan lebih enak mas. :D
      Klu ganjil ntar 1set nya jomblo. :D

      Maaf untuk trafonya tidak ada tulisannya mas. Hanya ada 3 kabel.
      Tp sya ukur dgn avo keluarannya 12v 0 15v. Dengan kabel tengah 0/ct.
      Dan sy sudah rangkai psu simetris dgn trafo tersebut hasilnya diukur avo jadi sekitar +38 ct -38 Vdc.
      Sesuai saran mas bahar sya coba psang 2set sc2922/sa1216 perchanel, jadi 4set stereo.. hasilnya suara normal tp sangat cpt panas, driver pake ocl 150watt mas. Speaker total watt 350rms 4ohm.
      Jadi gmn bagusnya menurut mas?
      Apa arusnya terlalu besar?

      Delete
    3. Kalau tr final panas, bisa ditambahkan tr final lagi. Atau ditambahkan pendingin atau dipasang kipas untuk membantu mendinginkan tr final.

      Tr final panas itu normal. Berarti kinerja tr final maksimal. Tinggal bagaimana membantu mendinginkannya, bisa pakai pendingin heatsink yang lebih gede atau dipasang kipas.

      Delete
    4. Heatsink dan kipas sudah ditambah mas.
      Dan nnti sya coba tambah 1set lg tr finalnya per chanel mas.
      Semoga bs mengurangi panas yg berlebihan dri tr finalnya.

      Trus sy mau tny lg mas.
      Klu nambah tr final nya lbh byk lg, sya tidk perlu merubah komponen di driver ocl 150watt ny kan mas?
      Sya hny menambah tr final tanpa menaikkan volt suply ny. Karena memang trafo sya sudah segitu aja voltnya. :D



      Delete
    5. Tidak perlu mas. Ya tetap saja tegangannya. Nanti kalau ditambah tr finalnya, suhu panas tr final akan akan lebih adem.

      Delete
    6. Oke.
      Trima kasih mas.

      Sukses slalu.

      Delete
  22. Mas itu R 10ohm berapa wat, pake ocl 150 final 2sc5200 4set travo 5a ct 32v

    ReplyDelete
  23. Mohon maaf mas...dr pemula..pw 150 klo tr final di paralel 3 set..trafo 5A banci..tegangan brapa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa pakai tegangan ct 32v dari trafo mas.

      Delete
  24. Slamat malam Mas Bahar Master Oudio .
    Saya mau tanyak ni mas, saya ada Amplifear Stereo belik dari Toko,dan saya tidak tau brpa watt ampli nya mas,tp saya lht dlaman nya,PCB Amplifear TR final nya cuma ada 2set aja mas,pertanyaan saya,apakah Kit Amplifear Stereo saya Juga bisa di tambah 2set TR final lagi diluar PBC seperti cara yg mas jelaskan di atas . mohon jbwan nya mas . trims

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa mas. Tapi dilihat dulu tr finalnya pakai apa?

      Delete
  25. Om misal mau tambah final dari sebelumnya 3 set jdi 4 set apakah r basis harus sama ukurannya sama sebelumnya.. soalnya saya terlanjur pasang R basisnya beda sama yg sebelumnya . Apakah akan jd masalah itu R,nya.. R sebelumnya pake 10ohm ¼watt dan saya tmbah satu set toshiba tp tak kasih R basisnya 10ohm ½watt

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau yang beda adalah ukuran wattnya, maka gak masalah. Asal nilai resistansinya sama 10 ohm mas. Jadi gak masalah satunya R 10 ohm 1/4w dan satunya R 10 ohm 1/2w.

      Delete
    2. Oke om makasih banyak .. jd aman ya di lnjutkan...

      Delete
    3. Om mau tanya lgi.. rencana kan mau buat dua chanel.. kanan kiri pada sebuah power.. pertanyaannya apakah grond chanel A dan B bisa di gabung.. ???

      Delete
    4. Dilihat penempatan pcb drivernya mas. Jika penempatan kedua pcb driver ditengah jadi satu, maka ground channel A dan B boleh digabung.

      Jika penempatan pcb driver terpisah di samping kanan dan kiri box, maka koneksi ground masing-masing pcb hanya boleh bertemu di ct elco supply mas. Tidak disarankan ground digabung antar pcb channel A dan B secara langsung kanan dan kiri.

      Delete
  26. Mendingan ketemu jdi satu ya om di ct elco .. sekalian out spikernya juga... Trus klo out spiker dari ct elco itu ketemunya di spiker min apa plus om... ??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya betul mas. Out speaker dari ct elco itu ketemunya di speaker min (-).

      Delete
  27. askum

    om r dibasis paralel tip di ocl 150 wajib gk om, r nya slain r 10 ohm blh gk,lo boleh raange brp sampe brp

    kabel nya buat parralel yg kaku yg seperti kawat bleh gk tpi ini kecil

    ct 2 elco dan ct 1 elco bleh digabung gk utk psu

    om fgsi middle di tc apa membuat nada tengan hilang, mirip sprti suara air mendidih kalau ditutup cuma bas aja ± susah jelasinya

    coment ku kok gk direspon om kemarin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waalaikumsalam.
      Setiap koment yg masuk, insyaalloh akan saya jawab mas. Cuma kadang lama, karena terbentur waktu. Tapi pasti insyaalloh kalau ada waktu akan saya jawab. Semua koment masuk ada. Mungkin gak kekirim balasannya.

      Kalau menurut sayabm wajib, jika tr final diparalel. Jadi R basis wajib,jika tr final diparalel. Resistor basis selain 10 ohm, boleh. Rangenya adalah maksimal R 10 ohm. Jadi antara 1 ohm sampai 10 ohm mas.

      Pakai kabel kawat kaku boleh untuk paralel mas.

      Kalau ct 1 elco gak boleh digabung ke ct elco 2 elco mas. Beda psu masalahnya.

      Fungsi middle adalah mengatur nada suara tengah antara 250hz-1khz. Bukan menghilangkan sama sekali nada tengahnya mas, tapi mangatur ke range nada tengah. Jadi suara nada tengah tetap masih ada, meskipun pot middle tertutup. Beda dengan parametrik mas. Kalau parametrik, pot middle ditutup,, maka nada tengah akan hilang total.

      Tone controlnya merek apa? Pakai ic atau Transistor? Kalau pakai ic, seri berapa? Berapa jumlahnya.

      Selalu cek email, kadang balasan koment masuk di email mas.

      Delete
  28. askum apa mungkin sprt link

    https://m.inkuiri.com/site/bukalapak.com/elektronik/komponen-elektronik/dina-elektronik-kit-tune-control-mono-parametrik-back-sound-plus-stabilizer-.-edisi-spesial-elite.18631a9736a027bb1056a9a88b60b0564a87e3aa.id

    jumlah nya 6 pot pot1 ky bass
    pot2 kaya trible dan ke 5 vol

    sbenernya aku tau milik temen trus suaranya kok enk bgt ky lapangan
    saat aku coba puter pot 4 suaranya vokal hilang hampir bass aja ky power lapangan ditest itu om pasti dh ngrti kadang ngeses kadang gemuruh bas aja

    aku tanya katanya beli jadi tapi bukan bu om apa mungkin pakai tc parametrik

    kalo kit mixer gk bs gitu y karna mo gnti klo bs,klo gk bs bli prametrik

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya itu jenis mixer parametrik mas. Kalau digambar mungkin salah satunya. Tapi yang jenis mixer parametrik ada sendiri mas.

      Kalau kit mixer biasa gak bisa kayak parametrik mas. Sebenarnya itu bukan parametrik mas, tapi mixer parametrik.

      Delete
  29. seting dco di power final mosfet gmna ya mas? (power mosfet mono bell bgr 600 watt)
    trus di posisi volume 0 tetap masih mengeluar kan suara desis nois..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya kalau saya sih belum pernah setting dco power mosfet mas. Tapi kalau dilihat skemanya, sepertinya sama saja mas settingnya.

      Kalau masalah nois, mungkin sudah karakter powernya mas. Tapi gak masalah coba saja cek dconya.

      Delete
    2. psu pmps 45.5dc/30a
      power mosfet 600bell bgr x 2
      suara nya kecil bgt.. d bandingkan dgn power class d yang hanya 50x2 psu 18ct/5a travo abal abal
      d cob d umpan kan ke beban speaker 30watt rms x 2
      input langsung dari hp
      apa memang jenis power mosfet yang ini kecil pengutan nya ya mas.. sehingga haus signal input?
      ataw malahan tegangan psu nya yg kurang?

      Delete
    3. Mungkin butuh penguat pre amp sebelum dikonek ke input power. Coba saja pasang penguat sebelum ke input power.

      Delete
  30. askum
    mo tanya emg beda mixer parametrik sm parametrik apa om
    kit mana yg bs ngilangin nada midle

    https://www.divaiz.com/2015/04/cara-mudah-memasang-tuner-fm-pada-power.html?m=1

    om amn gk kalo buat suplay ky di link ct sm dgn 0 tp pk dioda bridge

    dicek di jalur phone radio tysonic keluar 100 mv diinput dipower aman gk om suara nrml vol ditutup saat cek

    klo gk amn gnti tuner / modul mp3
    mana yg lbh awet

    vcc tuner 12 v dikasih lbih amn gk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beda mas. Kalau parametrik gak bisa buat mic hanya untuk line saja. Kalau mixer parametrik sama kayak mixer biasa, bisa buat mic dan line in.

      Aman.

      Aman.

      Sama saja mas. Kalau pakai mp3 player lebih enak, karena sudah digital dan bisa read usb player.

      Aman.

      Delete
  31. dco nya 20 mv om slah ketik

    ReplyDelete
  32. mas yg di tamabh cuman tr nya ja ya, resistor nya gak pala di gantikan ? saya pakai PA 150w mono

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau tr final ditambah, maka R kapur juga ditambah sesuai jumlah tr final yang dipasang.

      Delete
  33. mas klo buat driver blezer 500 watt gmn cara nya
    apa sama kayak di gambar

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beda mas, kalau driver blazer pakai out colector dari tr final. Sudah pernah saya posting disini mas.

      https://www.baharelectronic.com/2018/12/cara-paralel-tr-final-power-blazer-500w.html?m=1

      Delete
  34. Kang Bahar, apakah MJ10021 bisa dibuat sbg Final Power Amplifier, kalau bisa pasangannya apa?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tr mj10021 adalah jenis transistor darlington. Saya belum mencoba, apakah bisa tr darlington digunakan sebagai tr final.

      Untuk pasangan tr mj10021 saya cari belum ketemu di datasheetnya. Kemungkinan gak ada versi PNP nya.

      Saya juga belum tahu, kenapa kok gak ada versi tr pnp nya. Yang ada cuma yang tr npn saja.

      Delete
    2. Begitu juga dengan 2SC2437 ya Bang? Yg MJ10021 Watt nya besar sepertinya, bodi n pin nya lebih besar dr Jengkolan biasa.

      Kalau menurut pengalaman Bang Bahar, Resistor kapur yang paling pas berapa ohm untuk Rangkain Final 2N3055 dan MJ2955 jika dikasih voltase kisaran 48-53 Volt.

      Suwun kang infonya

      Delete
    3. Untuk tr 2SC2437 itu bukan tr darlington mas, tapi tr final NPN biasa. Hampir sama wattnya dengan jengkolan 2N3055/MJ2955 yaitu 100w. Bedanya cuma di tegangan supplynya.

      Untuk nilai R kapur, saya tidak patokan khusus nilai berapa yang bagus. Pokoknya range antara 0,22 ohm sampai 0,5 ohm /5w. Bedanya semakin kecil nilai R kapur, maka tr final akan lebih panas. Kalau saya lebih sering pakai R kapur yang 0,5 ohm/5w. Karena lebih mudah didapat dan tr final lebih adem. Itu menurut saya mas.

      Delete
  35. Permisi mas suhu ,,,saya berniat bikin power ocl ,,pakai driver socl ,tr finalnya pakai tip 3055 2 set ,trafonya pakai 10A ,nanti tegangan pakai berapa ya om bagusnya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jika pakai tr final TIP3055/2955, maka tegangan ideal dan aman adalah pakai tegangan ct 25v dari trafo.

      Bisa dimaksimalkan pakai tegangan ct 32v dari trafo, tapi biasanya tr final tip3055 gampang jebol.

      Delete