Friday, October 19, 2018

CARA PARALEL TR FINAL POWER OCL 150W

Alhamdulilah ada waktu untuk ngeposting lagi. Posting kali ini adalah bagaimana cara paralel tr final di power ocl 150w? Sebelumnya sebenarnya sudah saya posting bagaimana cara paralel tr final ini, tapi sepertinya kurang fokus pada power-power tertentu. Sehingga masih banyak yang belum paham, bagaimana cara paralel tr finalnya. Contohnya paralel tr final pada power ocl 150w ini. Kebanyakan rekan-rekan belum paham pada bagian transistor final bawaan powernya. Bagaimana cara paralel tr finalnya, bagaimana dengan tr final bawaan dan Resistor kapur bawaan pcb, apakah dilepas atau tidak? Pertanyaan ini sering kali ditanyakan, sehingga menurut saya perlu pembahasan yang lebih fokus, pada cara paralel tr final power tertentu. Kesempatan kali ini akan coba saya bahas dengan lebih fokus pada cara parelel tr final power ocl 150w. Next selanjutnya juga akan saya bahas cara paralel tr final pada power safari 400w. Bagaimana cara paralel tr final power ocl 150w ini, simak lebih lanjut.

Sebenarnya untuk memparalel tr final caranya sama saja pada semua power amplifier. Tapi yang membuat bingung adalah kadang pada pcb power sudah dipasang satu set tr final lengkap dengan Resistor kapurnya. Nah dengan adanya tr final dan R kapur bawaan pcb ini yang kadang membingungkan, bagaimana cara paralel tr finalnya, apakah tr final bawaan dan R kapur dilepas atau tidak? Untuk masalah ini sebenarnya ada dua opsi pilihan yang bisa Anda pilih, yaitu pertama Anda bisa tetap memasang tr final bawaan dan R kapur pada pcb power, kemudian tinggal kita tambahkan tr finalnya. Pilihan kedua adalah dengan melepas tr final dan R kapur bawaan pcb power, kemudian merangkai semua paralel tr final diluar pcb. Kedua pilihan ini bisa digunakan, gak masalah. Tinggal pilih saja, apakah mau tr final diparalel semuanya diluar pcb atau tetap mempertahankan tr final dan R kapur bawaan pcb tetap menempel pada pcb dan kita tinggal tambahkan tr finalnya diluar pcb? Yang jelas kedua cara diatas sama-sama bisa digunakan ya he..he.. Jadi jangan bingung.

Kemudian masalah jenis pcb, ini banyak sekali jenis dan macamnya. Gak mungkin bisa saya bahas semua disini. Akan saya ambil satu contoh desain pcb power ocl 150w mono yang sering dipakai oleh banyak orang dan merupakan desain awal pcb power ocl 150w versi lama. Dan sekarang banyak varian dan desain pcb yang macam-macam, padahal isinya sama saja, cuma beda tata letak pcb saja. Pcb power ocl 150w yang saya pilih, semoga bisa mewakili pcb power 150w lainnya. Contoh gambar pcb power 150w yang saya gunakan dibawah ini.


Nah itu satu contoh pcb power ocl 150w yang saya gunakan. Bisa Anda lihat bahwa desain pcb sudah dilengkapi R kapur pada pcb dan koneksi tr final untuk satu set tr final. Dititik inilah kadang masih banyak muncul kebingungan, Bagaimana dengan R kapur di pcb ini, dilepas atau tidak? Kalau tidak dilepas bagaimana cara paralelnya? Kalau misal R kapurnya dilepas, boleh gak? Jawabnya, boleh dilepas dan boleh tidak. Loh kok sama saja mas? Ya sama saja, karena sudah saya jelaskan diatas, bahwa jika Anda tetap mempertahankan R kapur di pcb, maka tinggal tambahkan tr final diluar pcb, tinggal bagaimana cara koneksinya? Yang kedua yaitu dengan cara melepas R kapur di pcb, juga gak masalah. Berarti kita akan memparalel semua tr final berada diluar pcb.

Perlu diketahui bahwa tr final power ocl 150w ini ada dua macam, yaitu menggunakan tr fnal jenis jengkolan yaitu tipe 2N3055 dan MJ2955. Ada juga yang menggunakan tr final jenis TIP yaitu TIP3055 dan TIP2955. Nanti akan saya kasih contoh cara paralel kedua jenis tr final tersebut, agar lebih jelas. Berikut contoh koneksi paralel 4 tr final jengkol dengan tetap memasang R kapur pada pcb.


Anda bisa lihat gambar diatas, R kapur masih tetap terpasang pada pcb dan tinggal kita tambahkan tr finalnya diluar pcb. Cara ini bisa dipakai. Terus bagaimana jika R kapurnya dilepas, bagaimana cara koneksinya mas? Berikut gambar cara koneksi tr final 4 jengkol, Jika R kapur di pcb dilepas.


Anda bisa lihat gambar diatas, bahwa R kapur dilepas. Cara koneksinya adalah seperti diatas ya. Yaitu dengan melepas R kapur di pcb, kemudian merangkai semua paralel tr final diluar pcb. Untuk Titik Emitor pada pcb sudah tidak digunakan lagi, karena sudah ikut paralel R kapur kaki emitor diluar pcb. Perlu dipahami bahwa kedua cara diatas sama-sama bisa digunakan. Terserah R kapur mau dilepas atau tidak, gak masalah. Sesuai selera he..he.. Jadi jika Anda menemukan pcb power 150w yang ada R kapurnya di pcb, Anda bisa pakai cara pertama atau kedua. Meskipun desain pcb tidak sama dengan pcb diatas, minimal Anda tahu dan paham cara paralel tr finalnya bagaimana.

Kemudian bagaimana cara paralel tr final power ocl 150w pakai tr final TIP. Sebenarnya caranya sama saja, agar Anda lebih paham, silahkan lihat gambar koneksi paralel 4 tr final TIP dengan tetap memasang R kapur pada pcb.


Anda bisa lihat gambar diatas, cara paralel tr final TIP dengan tetap memasang R kapur pada pcb. Cara koneksinya seperti diatas. Terus bagaimana cara paralel tr final TIP jika R kapur di pcb dilepas. Bagaimana cara koneksinya? Berikut cara paralel 4 tr final TIP dengan melepas R kapur di pcb.


Nah Anda bisa lihat gambar diatas, R kapur di pcb sudah dilepas. Sehingga koneksinya seperti diatas. Untuk Titik Emitor pada pcb tidak digunakan lagi, karena R kapur kaki emitor tr final sudah dirangkai diluar dan dijadikan satu masuk out speaker. Ingat ya, kedua cara diatas sama-sama bisa dipakai. Tinggal pilih mau pakai yang mana he..he..

UPDATE ! 
Banyak yang komentar di g+ dan koment blog, bahkan teman saya sendiri, bagaimana cara paralel tr final, jika pakai tr sanken atau toshiba? Sehubungan dengan hal ini, kemarin ada pengalaman lucu yang dialami oleh teman saya, pada saat merakit power ocl 150w ini. Teman saya ini awalnya powernya pakai tr final TIP3055 dan TIP2955 dan berhasil bunyi normal. Suatu hari teman saya ini ingin merubah tr finalnya pakai toshiba, maka belilah satu set tr toshiba. Setelah dapat tr toshiba, dipasanglah tr toshiba tersebut ke power ocl 150w nya. Dan ternyata kok hasilnya kok dengung. Kemudian teman saya tanya kepada saya perihal masalah powernya tersebut. Kemudian saya jawab, apakah sudah benar cara pasang tr finalnya, apakah gak kebalik? Dia bilang dengan sangat yakin bahwa tr final posisinya sudah benar, dengan memberikan gambar skema koneksi tr final toshiba yang dia dapat dari internet. Kemudian saya lihat ternyata gambar posisi tr final toshibanya kebalik he..he.. Akhirnya saya suruh dia untuk membalik posisi tr final toshiba tersebut. Dan akhirnya power ocl 150w pakai tr final toshiba sudah bisa bunyi normal.

Belajar dari kasus ini, maka jangan mudah percaya dulu pada gambar koneksi yang ada di internet, jika belum paham tentang jalur koneksinya. Bisa saja salah posisi atau kebalik tr finalnya. Langkah terbaik Anda cari dulu referensi gambar skema yang lain, kemudian bandingkan. Cari yang memang benar gambar koneksinya. Jangan asal koneksi, bisa bakal gak bunyi powernya he..he.. Dan jebol tr finalnya. Merasa sudah benar, padahal salah posisi tr nya he..he.. Untuk menanggapi masalah ini, maka pada postingan ini akan saya sertakan gambar koneksi paralel tr final pakai toshiba dan sanken. Agar mudah dipahami dan tidak salah pasang lagi he..he.. Berikut gambar koneksi paralel tr final toshiba power ocl 150w.


Anda bisa lihat gambar koneksi diatas. Untuk tr toshiba 2SC5200 berada pada jalur tegangan positif (+) dan tr toshiba 2SA1943 berada pada jalur tegangan (-). Awas jangan kebalik lagi ya he..he.. Untuk R kapur dilepas saja dan tr final dirangkai diluar pcb semuanya. Setelah paralel tr final pakai toshiba sudah. Berikut gambar koneksi tr final pakai sanken power ocl 150w.


Bisa Anda lihat gambar diatas. Untuk tr sanken 2SC2922 berada jalur tegangan positif (+) dan tr sanken 2SA1216 berada pada jalur tegangan negatif (-). Awas jangan sampai kebalik ya. Periksa dengan benar semua jalur pada power Anda dan pastikan semua koneksi sudah tersambung dengan benar, baru dicoba. Agar hasil power bisa bunyi normal.

Alhamdulilah selesai sudah posting artikel tentang cara paralel tr final power ocl 150w ini. Mudah-mudahan dengan sedikit gambar koneksi diatas, bisa membantu Anda memahami cara paralel tr final pada pcb power yang ada R kapurnya. Meskipun desain pcb powernya berbeda, tapi intinya sama saja kok. Jadi gak usah bingung lagi ya, mau R kapur di pcb dilepas atau tidak? Jawabnya, sama saja he..he.. Semoga bermanfaat.

46 comments:

  1. Malam mas Bahar, mas aku beli transistor B1186 dan D1763 semua toko gak ada yg punya,bisa gak bila diganti dengan seri lain, misal tip 41,, Tip 31,, atau mje 340 n mje 350,, atau mungkin ada seri lain yg lebih cocok ,mohon jawabannya z mas ,suwun🙏

    ReplyDelete
  2. Ok suwun mas, kebetulan aku ada A940/c2073,, itu bisa gak buat pengganti mas?

    ReplyDelete
  3. Punten mas bahar mau tanya,...
    Gimana cara ngilangin dengung karna kipas ya, soalnya saya koneksi ketrafo power dengung, koneksi ke trafo tone control juga dengung,.. Ada kah komponen tambahan untuk kipas supaya tidakdengung..?
    Apa harus pake trafo sendiri buat kipas...?
    Makasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk kipas usahakan pakai supply sendiri mas. Jangan digabung dengan power ataupun TC.

      Kalau kipas saya biasa pakai tegangan extra trafo, yang ada di belakang trafo. Tapi ingat khusus untuk kipas saja ya, jangan dicampur.

      Kalau gak ada tegangan extra trafo, maka bisa pakai trafo sendiri, pakai trafo 500mA atau 1A.

      Delete
    2. Oh gitu ya mas,
      Kalo pake trafo 300ma mumpuni gak mas, soalnya punya trafo 300ma nganggur hehehee

      Delete
    3. Mampu mas. Yang penting tegangannya sesuai dengan tegangan kipasnya.

      Misal kipas tegangannya 12v, maka trafonya juga harus ada tegangan 12v nya. Meskipun pakai trafo 300mA, masih kuat.

      Delete
    4. Makasih banyak mas buat tambahan ilmunya

      Delete
  4. mas kalau Tc seumpama potensioy sicopot diganti resistor bisa tidak..memaksimalkan TC biar seperti galaxy..kalau vol tidak dicopot

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa mas. Cuma akhirnya gak bisa disetel mas he..he..

      Delete
  5. pa nilai resistorny sama dengan potensio seumpama potensio 50k maka resistor jg 50k trs cara pasang resistory gmn..!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sekarang lihat dulu, mau di baypass nya bagaimana? Mau dibuat full semua atau bagaimana?

      Kalau mau di baypass dan dibuat full semua, maka gak perlu pakai R, tinggal konek saja kaki tengah dan kaki sebelah kanan potensio pada pcb. Kaki kiri dibiarkan kosong.

      Delete
  6. mas bahar kalau power 400 wat ocl bisa nggak di beri tr tip3055/2955 dan berapa set bagusnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa mas. Ya standartnya pakai saja 2 set.

      Delete
  7. Mas 4 set transistor sanken 2sa1216 5dy saya kasih 32 volt kok serak ya..idealnya berapa volt..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya itu sudah ideal mas, pakai tegangan ct 32v dari trafo.

      Kalau serak, coba sih tegangan diturunkan dulu pakai tegangan ct 25v dari trafo. Apakah masih serak?

      Jika masih serak, berarti ada kesalahan di powernya.

      Delete
  8. Ow iya mas ..ternyata elconya ada yang meletus.mas mau tanya lagi.saya punya trafo merk big 10a ct 32..kta temen saya amper trafo saya gak nyampe 5 amper.atau trafo gak murni.lalu saya beli era 20 amper ct 45.apakah trafo era saya juga ampernya gak nyampe 10ampere dan bagai mana cara mengetahui trafo murni atau tidak..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dipasaran ada dua macam trafo, biasanya penjual menyebutnya trafo besar atau kecil. Misal trafo 10A, nah trafo 10A ini ada dua macam, yaitu trafo 10A kecil dan trafo 10A besar. Kalau penjualnya mengerti dan jujur, pasti tahu.

      Kenapa kok ada dua macam trafo, besar dan kecil? Padahal Amper trafonya sama? Inilah fungsinya untuk mengetahui mana trafo murni dan tidak murni.

      Trafo yang murni adalah trafo yang besar, atau dalam contoh adalah trafo 10A besar. Ini yang murni 10A.

      Dan yang tidak murni adalah trafo kecil, atau kalau dalam contoh adalah trafo 10A kecil. Ini yang tidak murni 10A.

      Tidak memperdulikan merek, baik trafo ERA, BELT, BIG, Audio, dll. Yang penting ada dua macam, yaitu trafo besar dan kecil.

      Tinggal lihat, trafo yang Anda beli 20A ERA tersebut, termasuk trafo besar atau kecil, pada saat beli kemarin? Kalau trafo 20A besar, maka trafonya murni. Kalau trafo 20A kecil, maka trafonya tidak murni.

      Itu saja patokannya.

      Delete
  9. mas kalo ocl 150 out speaker kluar dc patrma p yg hrus dcek msd

    ReplyDelete
    Replies
    1. tr final ok . . tr driver ok mas. .

      Delete
    2. Suara bisa normal gak? Sudah benar pemasangan kaki BCE nya? Soalnya jika salah satu kaki BCE tr kebalik, maka akan keluar tegangan dc nya. Baik tr driver maupun tr final, jangan kebalik BCE nya.

      Delete
    3. sampun bner mas. urutannya dari mna dlu cek nya mas , , tr final _ tr driver _ trus kmna mas ?

      Delete
    4. Kan saya tanya, hasil suaranya normal gak, kalau pakai musik?

      Atau cuma dengung saja di speaker. Keluar tegangan DC nya berapa volt di out speaker?

      Delete
  10. Ow begitu ya mas bahar..kemarin saat saya beli mintanya trafo 20a besar..trimakasih mas atas penjelasannya...

    ReplyDelete
  11. Ow iya mas bahar..tapi yang anda maksut bukan volt nya kan soalnya 20a ct 32 kecil.ct 45 agak besar dan ct 55 lebih besar lagi..saya mau beli ct 55 tapi voltagenya kegedean..

    ReplyDelete
    Replies
    1. sampean mau buat suplay pa to mas ?

      Delete
    2. Bukan voltnya. Kalau volt trafo, memang ada yang volt kecil dan volt besar. Tapi bukan itu maksud saya.

      Yang saya maksud trafo besar dan kecil adalah besar bodi trafonya mas. Trafo besar bisa dua kali lipat besarnya dari trafo kecil. Harganya juga beda jauh, lebih mahal trafo besar.

      Delete
    3. Gak mas. Kalau menurut saya sih, pilih yang ct 45v saja mas, sudah cukup.

      Trafo 20A ct 55v ya gak masalah, kalau berani he..he.. Berani harganya. Tapi memang semakin tinggi voltage, maka semakin tinggi tingkat kerusakan power, jika terjadi kesalahan.

      Tapi di sisi lain, trafo dengan voltage tinggi bisa menghasilkan power dengan daya watt yang lebih besar pula. Karena tegangan supply sangat berpengaruh pada hasil suara dan daya watt yang dihasilkan.

      Delete
  12. Kalau mas bahar tau trafo era 20a ct 45 murni harga sekitar berapa ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sudah lama saya gak beli trafo mas he..he.. Kalau menurut yang saya tahu, mungkin harganya sekitar 680rb-700rb.

      Delete
    2. Ow ya berarti sesuai harapan saya..saya beli harganya 770rb..trimakasih mas bahar..

      Delete
  13. Sore mas Bahar,mas di kit power ada jalur vcc+,B+, ocp+, speaker,grond,ocp-,B-,vcc-, dr semua itu ada 2 yg saya belom paham, yaitu ocp+ dan ocp-, itu jalur yg menghubungkan kemana n fungsinya untuk apa? Suwun mas Bahar sebelumnya 🙏

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sebentar, ini detail powernya pakai apa ya? Bisa disebutkan driver powernya pakai apa, merek dan serinya?

      Supaya gak salah jalur.

      Delete
  14. Itu skema aku dapat dr google mas, tertera di gambar PCB nya SUPER OCL BY POWER TECH gt

    ReplyDelete
    Replies
    1. Baik. Sudah saya lihat desain pcb nya mas. Power ocl buatan orang luar kayaknya he..he..

      Sempat bingung juga fungsinya buat apa ya OCP tersebut he..he..?

      Dari penelusuran jalurnya, bahwa pin OCP- dan OCP+ tersebut berfungsi sebagai Over Current Protection, kalau gak salah he..he.. Atau istilahnya sebagai pengaman power jika terjadi kerusakan power pada driver atau tr final, maka pada pin OCL tersebut akan keluar tegangan. Yang mana jika difungsikan sebagai trigger speaker protektor, maka akan memutus jalur speaker secara otomatis.

      Tidak difungsikan juga gak masalah mas.

      Delete
  15. Owww GT,,, iya kayaknya desain luar mas,, kebetulan aku suka mencoba hal baru/ ber experimen mas,belajar terus pokok nya biar pinter kayak mas Bahar hehe,,, o iya mas kl power blazer 500w dimodif TEF kayak socl GT kira* bisa gak z mas, coal nya blazer kan pakai sistem common(out dr colentor Tr final) ,kl menurut sampean bisa, saya akan coba mas, suwun mas 🙏

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menurut saya bisa mas. Nanti kalau ada waktu akan saya buatkan postingannya, modif power TEF sistem common (out dari Colector TR final).

      Delete
  16. Punten mas mau tanya, kalo PA bunbyi ngresek2 kemungkinan apanya ya yg kurang normal,? Resistornya apa Tip nya?
    Sebab sudah saya pindah spiker ama sankennya, tetep aja bunyi ngresek

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bunyi kemresek itu masalah di pcb powernya mas. Bisa dari salah satu transistor bermasalah, bisa dari elco atau kapasitor, bisa juga dari resistor.

      Coba ganti dulu semua elco pada pcb power. Baik elco, milar dan keramik. Kemudian coba, apakah sudah hilang kemreseknya?

      Jika masih ada, lanjut pengantian satu-persatu transistornya. Coba ganti tr drivernya.

      Delete
    2. Saya pake 2 PA mono 3tingkat mas, sudah saya bolak balik sanken PS ama speakernya, tapi tetep 1PA yg bunyi

      Delete
    3. Paling gampang, coba ganti saja pcb power yang kemresek itu he..he..

      Atau coba ditukar pcb powernya dengan power satunya yang gak kemresek. Lihat hasilnya, apakah kemreseknya pindah ke power satunya.

      Jangan sankennya yang dipindah. Tapi pcb powernya. Karena kalau dilihat dari percobaan Anda tukar sankennya tetap kemresek, ya ganti saja pcb powernya.

      Delete
  17. Mas kalau speaker protektor stereo dipakai buat ampli mono bisa gak ya mas..dan untuk tegangannya 12 sampai 15volt..baik nya diksih yng brapa volt..ya ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa mas. Pakai satu channel saja, yang L atau R saja.

      Tegangan pakai 12v saja mas.

      Delete