Friday, January 19, 2018

CARA PASANG FILTER SUBWOOFER PADA POWER AMPLIFIER

Alhamdulilah akhirnya ada waktu untuk ngeposting lagi he..he.. Ditengah hempasan kabar yang kurang menyenangkan dari Adsense Youtube, yaitu tambahan aturan baru yang lebih sulit, membuat Youtuber mungkin banting setir ke blog he..he.. Loh kok malah bahas Youtube mas he.he.. Sekedar Intermezo saja, soalnya lagi trending topik dan mungkin pada galau Youtubernya he..he.. Baiklah kembali ke topik. Next Posting kali ini yang mungkin ditunggu-tunggu para AudioLovers. Bagaimana cara menambah performa nada bass pada perangkat audionya. Mungkin saat ini hanya itu-itu saja aksesoris yang digunakan. Nah bagimana jika kita tambahkan filter Subwoofer pada perangkat audio kita, pasti akan tambah GLeeerrr bassnya he..he.. Bagaimana cara pemasangan filter Subwoofer ini? Simak lebih lanjut posting berikut ini yaitu cara pasang filter subwoofer pada power amplifier.

Perkembangan dunia audio lambat laun semakin berkembang. Dengan bermunculannya berbagai macam kit aksesoris yang banyak dipasaran. Sehingga memudahkan kita para pecinta Audio untuk merakit dan memaksimalkan performa kualitas suara audio mereka. Berbagai macam aksesoris dipasang untuk mendapatkan hasil suara terbaik mereka. Salah satu fenomena menarik dilapangan yang membuat saya heran yaitu bahwa mayoritas orang lebih suka dengan model suara dengan nada bass menggelegar. Padahal kalau kita berkaca pada para Audiophile yaitu para pecinta audio kelas atas, yang dicari bukan seberapa besar tendangan bass yang dihasilkan, tapi pada nilai Natural atau keaslian daripada kualitas suara audio itu sendiri. Bahkan mereka lebih suka model suara FLAT yaitu tanpa tambahan aksesoris apapun pada perangkat audio mereka, demi mengejar suara yang lebih natural. Tapi kita pecinta audio kelas teri, malah lebih suka model suara yang ngebass menggelegar he..he.. Jarene wong jowo, Gak ngebass, Gak Mantep. Bukan begitu he..he.. ?

Dari pengalaman saya selama ini, jika kita ingin menambah nada bass, maka kita akan melakukan penambahan aksesoris misal Galaxi, Turbo Bass, Giga Bass, dll. Dan hasil suara bassnya memang bertambah, tapi nada high atau treble nya juga ikut nambah he..he.. Memang sebagian orang suka dengan hasil seperti ini, tapi sebagian orang tidak suka jika nada treble nya ikut nambah, maunya nada bassnya saja yang nambah dan treble tetap. Tapi dari kebanyakan aksesoris yang ada, tidak bisa mendapatkan kualitas nada bass yang empuk dan menggelegar. Karena memang sistem yang dipakai hanya sebatas mem bosst nada bass dengan filter biasa. Nah padahal untuk mendapatkan nada bass yang lebih LOW, maka dibutuhkan filter nada Low seperti nada pada speaker Subwoofer. Bagaimana cara menyuntikkan nada bass subwoofer ini pada perangkat audio kita? Yang jelas cara pemasangannya berbeda seperti biasanya yaitu tinggal pasang input output selesai. Karena nada bass subwoofer yang dihasilkan suaranya murni bass, tidak ada treble dan midle, maka cara pemasangannya pun berbeda.

Teknik menyuntikkan nada bass ini sebenarnya sudah ada dari dulu, tapi baru sekarang diangkat ke permukaan dan perangkat kitnya banyak dipasaran. Saya sendiri juga baru menyadari bahwa cara menyuntikkan nada bass ini sangat efektif untuk menghasilkan nada bass yang menggelegar, tapi nada treble dan midle tetap tidak berubah. Sehingga sistem ini memudahkan kita untuk menyetel nada bass, kapan diperlukan nada bass menggelegar dan kapan tidak diperlukan nada bass low ini. Dan dapat kita setel seberapa besar efek nada bass ini kita butuhkan agar suara yang dihasilkan benar-benar pas. Fenomena ini sebenarnya sudah saya tangkap dari dulu, karena banyak para rental audio sound system memakai teknik ini. Saya curiga dengan hasil suara bass pada perangkat sound system mereka, kenapa kualitas bassnya bisa empuk dan menggelegar? Nada bassnya itu loh beda he..he.. bagaimana gitu he..he..? Nah akhirnya rasa penasaran saya terkawab, ternyata sebagian dari mereka menerapkan sistem penyuntikan nada bass subwoofer ini. Pinter juga teknik mereka ini he..he.. Perlu dicontoh nih. Tapi tidak semuanya para rental sound system menggunakan teknik ini, cuma ide mereka ini yang patut saya acungi jempol. Bagaimana mereka memanfaatkan perangkat yang ada, tapi kualitas bass bisa menggelegar. Pastinya bisa bersaing dengan para rental sound system lainnya. Dan nada bass mereka berbeda, empuk gitu lohh he..he..

Baik sudah cukup intermezonya. Mari kita lanjut cara pemasangan kit filter subwoofernya bagaimana? Sebelum melangkah kesana. Alangkah baiknya kita mengenal dulu jenis dan model kit filter subwoofer yang ada dipasaran. Ada banyak sekali macam dan model kit filter subwoofer yang ada dipasaran, tapi akan saya kenalkan dua saja model kit filter subwoofer ini yaitu kit filter subwoofer tegangan CT dan kit filter subwoofer tegangan tunggal DC 12V. Karena pada prinsipnya cara pemasangannya sama saja, cuma beda pada kit pcb nya saja. Berikut contoh kit subwoofernya.


Gambar diatas adalah contoh kit filter subwoofer yang banyak dipasaran dan mudah kita dapatkan. Menggunakan ic op amp 4558 dan menggunakan supply tegangan simetris atau CT. Kit subwoofer ini yang paling mudah menurut saya untuk diaplikasikan pada perangkat audio kita.


Gambar kedua diatas adalah kit filter subwoofer pakai tegangan tunggal DC 12V. Jadi kit tersebut dapat bekerja pakai tegangan engkel atau tunggal DC 12V. Perlu diperhatikan jika pakai kit ini, bahwa tegangan supplynya engkel bukan CT. Untuk fungsinya sama saja dengan dengan fiter subwoofer lainnya, cuma yang membedakan hanya tegangan supplynya saja. 

Setelah kita melihat dua  contoh kita filter subwoofer diatas, bagaimana cara memasang kit filter subwoofer ini? Teknik yang kita pakai adalah teknik penyuntikan nada bass pada suara dan kemudian di campur atau di mix sehingga suara yang dihasilkan akan tercampur dengan nada bass subwoofer ini. Jadi karakter suara bassnya akan berbeda dan pastinya bisa Gleerrr, mau? Yuk kita simak bagaimana cara koneksi filter subwoofer ini pada power amplifier kita.


Silahkan dilihat gambar koneksi diatas ada dua perangkat proses audio yaitu Tone control dan filter subwoofer yang pemasangan input dan outputnya diparalel atau digabungkan menggunakan Resistor. Fungsi resistor ini hanya untuk meminimalkan efek tabrakan input dan ouput kedua perangkat ini. Sehingga hasil suara bisa hasil halus dan sempurna, kualitas bass bulat dan tidak pecah. Untuk nilai Resistor bisa anda rubah lebih kecil, jika dirasa suara kurang loss atau kurang plong, asal jangan sampai terlalu over sehingga menyebabkan suara pecah. Mungkin ada yang bertanya, kenapa out dari filter subwoofer kok cuma satu? Sedangkan output dari Tone control ada dua L dan R? Jawabnya adalah karena memang dari desain rangkaian filter subwoofernya seperti itu, outputnya cuma satu. Tapi tidak masalah, intinya adalah bagiamana cara membagi dan mencampur kedua input dan output kedua perangkat itu sehingga dihasilkan suara yang seimbang. Memang ada juga model kit filter subwoofer yang outputnya sudah ada L dan R, contoh anda bisa lihat pada gambar kedua di posting ini. Bagaimana cara koneksinya? jawabnya sama saja, tinggal koneksikan seperti gambar koneksi diatas, cuma bedanya out put filter subwoofer sudah dipisah L dan R. Jadi tinggal gabung dengan output Tone control L dan R, kemudian konek ke input power amplifier. Semoga bermanfaat. 

141 comments:

  1. bang bisa minta skemanya? kalau ada sekalian sama eaglenya.. soalnya saya mau rakit sendiri... ditempat saya kurang lengkap mau beli giga bass saja tidak ada.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah saya belum mahir dalam bidang itu mas he..he.. Saya lebih ke arah prakteknya, bukan merakit dari nol, dari skema. Mungkin anda bisa berburu di google, siapa tahu ada yang share skemanya.

      Delete
  2. ok bang makasihh... satu lagi bang... saya punya mesin tv bekas banyakk... rencananya trfonya mau saya ambil buat ctudaya amplifier.. bisa gak bang... truss cara"nya bgmna. mksh sblumnya bang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa mas. Cuma saya belum coba. Nanti akan saya coba dulu, kalau berhasil akan saya posting hasilnya.

      Delete
  3. ok bang.. saya tunggu hasil nya.. hehee

    ReplyDelete
  4. Mw Tanya nih bang, sy pemula, cara menempatkan Jack yg benar, Jack DVD, ke equalizer,ke power amplifier,ke power supply,terus kabel subwofernya ditempatkan dimana.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gambar diatas kan sudah jelas kan mas jalur input dan outputnya.

      Kalau anda pakai tambahan equalizer, maka paralel input subwoofer konek di input equalizer.

      Delete
  5. Misi bang bahar ane mau nanya..
    Ane mau rakit pa 2way kit yg ada
    1. Buat sub-bass :pa ocl 150w pake tr final 1set sanken 2922-1216 mono,trafo 5a besar elco 2x 10.000uf/50v dioda 10a. Speaker 2x legacy 6" 100w double coil 2x 4ohm
    2. Buat midd-high : 2x pa ocl 75w buat setereo tr masing masing 1 set tip 2955-3055 trafo 3a besar elco 2x 4700uf/50v dioda 5a, 1x speaker proton 6" singel coil 6ohm + 1x tweter per box
    (total 2box untuk L&R)

    Pertanyaannya : berpa input vac nya dan berapa ohm impedansi speaker untuk no 1 dan 2 biar hasinya max tp tr finalnya tetap aman? Trimakasih sebelumnya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. 1. Pakai tegangan CT 32v dari trafo. Speaker main di 8 ohm mas. Dengan menseri kedua spul speakernya.

      2. Pakai tegangan CT 25v dari trafo. Untuk speaker 6" dan tweater diparalel saja mas tiap box. Jangan lupa jika tweater belum ada kapasitor filternya, silahkan pasang kapasitor filter dulu, nilainya adalah elco bipolar 2,2uf/50v. Karena speaker 6" nya cuma satu tiap box, maka tetap main di 6 ohm. Impedansi tweater tidak perlu dihitung. Yang dihitung hanya speaker besarnya saja.

      Delete
    2. Okk trims atas infonya mas bahar..

      Delete
  6. Oya mas 8 ohm itu untuk total impedansi 2 speaker ato untuk masing2 speaker?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk satu speaker mas. Jadi untuk 2 speaker legacy 6" masing-masing speaker kita buat jadi 8 ohm dulu, dengan cara koneksi seri pada kedua spulnya.

      Karena powernya mono, maka kedua speaker legacy yang sudah koneksi 8 ohm, bisa kita paralel. Jadi kedua speaker legacy kita paralel, kemudian masuk power mono. Otomatis jika dua speaker legacy kita paralel, maka impedansi total speaker jadi 4 ohm. Gak masalah mas.

      Delete
    2. trimakasih banyak atas pencerahannya.. Ada satu lag mas bahar ni mengenai perhitungan daya PA yg mas post kmarin,

      Rumus daya PA VxV:2xbeban impedansi (ohm)

      Dicontoh kan pada kit yg saya miliki (di no.2) 2x ocl mono 75w dg tr tip3055-2955.
      Maka 25vac=35vdc
      va=35x35:2x6
      Va=1225:12
      Va=102.083

      Partanyaanya
      1. Apa itu artinya 2x 102w setereo ato 2x 51w setereo
      2. Jika itu untk 2x102w setereo, apakah aman pad tr tip3055-2955 jika kita kihat dari data shet tr tsbt,102w malebihi va max yang hanya 90w..

      Trimakasih dan mohon maaf atas pertanyaan ane yang amat banyak ini
      .

      Delete
    3. 1. 102w itu total wattnya mas. Jadi jika stereo maka kita bagi dua, jadi 51w. Jadi yang benar 2x 51w stereo.

      2. Kalau kita mengacu pada datasheet memang benar daya tr final 3055/2955 sekitar 90w. Menurut saya masih aman mas.

      Perlu diperhatikan mas, bahwa perhitungan secara teori itu mengetahui perkiraan daya wattnya. Tidak bisa untuk memastikan daya watt sebuah power, karena banyak faktor dilapangan. Misal besarnya trafo, volt supply, jumlah tr final dan jenis tr final yang dipakai, jelas mempengaruhi daya watt yang dihasilkan. Pada kasus ini kita tidak bisa memastikan berapa daya watt asli power tersebut.

      Delete
    4. Ok trimakasih mas saya mengerti sekarang.. Jd rumus tsb hanya untuk memperkirakan berpa Ampere,volt,dan beban pada sebuah PA yg akan kita rakit tentunya diperlukan data shet dari transistor yg akan kita gukan unk menentukan banyak tr yg dibutuhkan agar sesuai dg daya max speker yg akan di pakai... Begitukah kiranya mas bahar?

      Skali lagi trimakasih atas pencerahannya ni sngat bermanfaat buat kami yg baru mengenal di bidang elektro..
      Semoga jaya terus biar bisa bagi2 ilmu... Amiiin..

      Delete
  7. Keren mas bahar.. kit sub nya..
    Ini mas maaf melenceng..

    Msih power kmrn..
    input power tk ksih dr kit karaoke sma dr tone kntrol.
    Jka tk psang kit tone saja suarax enk mas tp nge ground dn skit d tlinga
    Jka tk psang kduax suarax jdi kcil dan bass brkurang tp ground brsih..
    Kira2 apax ya mas.. mkasih

    ReplyDelete
  8. Selamat malam Mas Bahar. Semoga anda dalam keadaan yang baik. Lama tak mampir ke gudang ilmu disini. Maaf mas mau nampung ilmu lagi. Apa perbedaan impedance input mic/line pada mixer ukuran 2k ohm dan 6k ohm bagus yg rendah atau yg ohm tinggi? dan umpamanya input dari pemutar mp3 dari hp ukuran impedansi jack 3.5mm berapa apa cocok dgn input imp di mixer? Matur nuwun mas atas jawabannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulilah baik mas. Untuk impedansi line in/mic pada mixer profesional memang dibagi dua yaitu Low Input dan High input. Mungkin disini yang dimaksud impedansi 2K adalah yang Low input dan yang impedansi 6K yang High input.

      Secara umum line input yang low impedansi adalah untuk koneksi input dari DVD player, keyboard, mp3 player, laptop, juga dari HP. Jadi mp3 player dan hp pakai input yang low impedansi atau 2K.

      Sedangkan untuk input High impedansi 6K khusus buat mic dan perangkat lain yang membutuhkan High impedansi misal gitar listrik, drum, kendang dll.

      Delete
  9. Mas kalau ampli toa masjid. Dengung keras banget gimana dan sekrup casingnya klo dipegang nyetrum kuat sekali?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada yang bocor itu setrumnya mas. Coba cek dengan melepas satu persatu aksesoris yang ada, mana yang nyetrum? Kalau gak pakai aksesoris dan hanya ampli toa saja, berarti ampli toa nya yang bermasalah. Cek apa ada kabel yang terkelupas, terutama jalur kabel listrik. Cek trafo, mungkin penyebab nyetrum bisa dari trafonya yang bocor.

      Delete
  10. Halo mas Bahar, gimana cara masang Filter Sub kayak di atas ke Kit power ampli yang udah nyambung langsung ama tonecontrolnya (dimana input powernya / gimana caranya nyari tahu output tonecontrolnya atau input powernya),,
    Saya pake Kit ampli kecil yang stereo TDA2005.
    Ini link kit saya :
    https://www.tokopedia.com/bgrelectronic17/kit-power-amplifier-aktif-ax-800watt?ref=wtab_pa1_po18&src=wish&type=1

    ReplyDelete
    Replies
    1. Cara koneksinya adalah untuk input kit subwoofer bisa digabung dengan input kit power tersebut mas.

      Kemudian untuk jalur out kit subwoofer konek di kaki no.1 ic tda2005. Pada out kit subwoofer ada L dan R, maka konek di kaki no.1 ic tda2005 kiri dan no.1 ic tda2005 kanan.

      Delete
    2. Mas Bahar, terimakasih penjelasannya. Cuma saya agak sedikit bingung maksudnya ini "Pada out kit subwoofer ada L dan R, maka konek di kaki no.1 ic tda2005 kiri dan no.1 ic tda2005 kanan." gimana mas..
      Output subwoofer saya cuma ada 2 lubang, itu maksudnya RL atau - & + ya mas ? Soalnya nggak ada tulisannya, cuma dibedain warnanya aja.

      Delete
    3. 1. Betul mas
      2. Kalau lubang output kit subwoofer cuma ada dua dan beda warna, berarti bukan L R mas, tapi (out) (gnd). Silahkan anda cari mana yang out dan mana yang ground.

      Biasanya yang ground itu sejalur dengan supply CT.

      Nah anggap sudah ketemu out dan grondnya. Bagaimana mengkoneksi atau membagi ke power, sedangkan output kit subwoofer cuma satu? Caranya adalah dengan membagi outputnya pakai R 22K. Jadi outputnya dicabang dua menggunakan dua R 22K. Satu konek ke ic power kiri dan satu ke ic power kanan.

      Delete
  11. Ass.. Mas bahar maaf numpang tanya lagi..

    Saya bangun power setereo 2x75w pake 2 kit ocl mono dg 1 psu.
    Petanaannya salah satu dari 2 kit tsb tr finalnya panas berlabihan sampe jebolin tr ama sepeakernya, ane ganti kit baru dg merk dan tipe sama tp tetep aja panas sebelah padahal spek sama.
    Mohon pencerahannya mas.. Trimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mohon maaf baru balas. Seharusnya untuk uji coba rangkaian, jangan pakai beban speaker dulu. Nyalakan power dulu tanpa beban speaker, cek apakah panas? Kemudian baru coba pakai beban speaker, cek apakah panas?

      Saya curiga beban speakernya bermasalah, coba balik speakernya, apakah posisi panasnya berpindah atau tetap?

      Kesimpulannya jika power dinyalakan tanpa beban speaker sudah panas, berarti powernya bermasalah. Mungkin juga tr finalnya sudah bocor. Coba ganti sekalian tr finalnya mas.

      Delete
  12. Selamat malam mas bahar ,semoga sama2 sehat selalu, mohon bantuan nya,, saya punya kit 400 Watt mono , saya berencana ingin menjadikan kit tersebut untuk khusus subwoofer, jadi apa yg perlu di rubah dan di tambahkan dari kit tersebut mas? Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiinn. Gak ada yang perlu dirubah mas, tetap saja. Cuma tr final pakai 2 set dan tegangan pakai CT 32v dari trafo.

      Delete
  13. Kang, kalo giga bass dipasangnya di input pawer, gapapa kan...?? Trims sebelumnya

    ReplyDelete
  14. Kalo giga bass dipasang di input PA ga apa2 kang,,,? Trims bnyak swbelumnya.

    ReplyDelete
  15. Apakan sama fungsi antara filter subwoofer dan giga bass,,,??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Beda mas. Kalau filter subwoofer hasil output suaranya hanya nada bass saja, tidak ada nada midle dan treble.

      Beda dengan giga bass. Kalau giga bass hasil output suaranya masih berupa campuran. Jadi masih ada nada midle dan treblenya, cuma nada bass sudah di bost atau dinaikkan.

      Delete
  16. mas kalo sound system untuk konser biasanya berapa watt ya?..hehe maap klo pertanyaannya gk nyambung ama topik :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau menurut saya mungkin sekitar 1000w sampai 2000w. Untuk konser kelas atas bisa sampai diatas 10000watt.

      Delete
  17. Busseet..pake trafo berapa ampere yaa 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sudah gak pakai trafo mas. Tapi pakai SMPS. Switching power supply, lebih kecil dan ringan dengan daya besar dan lebih stabil.

      Delete
    2. Ooo..baru tau saya..makasih mas atas infonya🙏 btw knp ga bikin channel youtube ttg elektronik mas?

      Delete
    3. Belum mas. Masih dalam proses pembuatan.

      Delete
  18. Assalamualaikum mas
    Semoga sehat terus
    Saya mau nanya kalau pemasangan yg ke 2 pake output l-R sdh dpsah perlukah resistornya dibuat sprti dgmbar baik pada input atau pada output nya
    ?soalnya saya punya SA merk p*lytron pas 68

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiinn. Untuk input bisa diparalel langsung tanpa Resistor. Tapi untuk output lebih baik tetap pakai Resistor.

      Delete
  19. Assalmu.. Bang bahar ane ada tone control tegangan tunggal (0.+12) tpi smua kit ane pake tegangan simetris termasuk traponya juga,
    Pertanyaanya apa bisa TC teg tunggal tsb di ambil dari psu simetris? Klo bisa gimana rangkaianya? Trims mas..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa mas. Sekarang tegangan simetrisnya berapa volt dari rangkaian psu? Kalau tegangan psu lebih dari 12v, maka diperlukan ic regulator 7812 untuk menurunkan tegangan (+) menjadi 12v.

      Jadi yang dikonek adalah 0 konek ke CT dan +12v konek ke (+) psu. Untuk tegangan (-) psu biarin gak perlu dikonek.

      Cara pasang ic 7812 adalah pada jalur tegangan positif (+) saja.

      Delete
    2. YAp ane ngerti trimaksih bang bahar kbetulan ane punya 7812 and psu pake -18,+18v ambil dr kit lpf.. Makasih bang sangat ngebantu...

      Delete
  20. Tanya bang. Itu groud nya ambil dari mana ya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Groundnya kan jadi satu mas, mulai dari GND power, GND tone control dan GND filter subwoofer. Pada jalur koneksinya kan pasti ada output L G R dan input L G R.

      Memang pada gambar tidak saya sertakan koneksi groundnya, karena biasanya kan GND sudah pasti terkoneksi pada saat pasang jalur input dan outputnya L G R. Jika anda pakai kabel scerem pasti terkoneksi groundnya antar rangkaian.

      Delete
  21. Ma maaf kalo banyak nanya ampli yg cocok untuk sepeker 8ohm 40w ampli brp wat ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa pakai power ic TDA2050, dengan daya 30w-40w.

      Delete
    2. Yg cocok pk trafo brp amper ams?

      Delete
    3. Pakai trafo 3A atau 5A mas. Dengan tegangan CT 18v.

      Delete
  22. Om bahar mau tanya, filter subwofer itukan untuk menyarig suara agar focal dll tdk kluar , jadi yg kluar suara bas saja.

    Klo untuk menyarig nada agar suara bas di redam , yg kluar suara trible dan midle dengan apa ya om?.

    Adakah kit sejenis filter subwfer tpi untuk midle dan trible

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau untuk kit yang khusus menyaring nada bass saja, menurut saya belum ada mas.

      Yang ada adalah dengan menggunakan kit crossover aktif 3 way, yaitu Low, Mid, High. Nah tinggal anda pakai saja out Mid dan High dari out crossover aktifnya. Untuk out Low gak usah dipakai, jika memang tidak dibutuhkan.

      Kalau mau di mix atau dicampur nada Mid dan Highnya, tinggal kita paralel saja out Mid dan Highnya jadi satu, kemudian konek ke power. Jadi deh out Mid+High nya campur.

      Delete
  23. Mas bahar mau nanya. Resistor yang buar seri inputnya itu berapa watt ya. Ini saya coba pakai 10K 3watt bisa nggak mas agar L Dan R input bisa di gabungin ke power mono

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pakai Resistor biasa mas, Resistor 10K 1/2 watt. Bisa, gak masalah.

      Delete
  24. met mlm mas smg shat n sem gat dalam uat blog yg berguna ini.saya kan pasang filter sub n sdh dikasih 10k out dr filter sama TC tapi g kluar suara,trs sy cabut R yg dr TC cm sub y kok g fungsi mas malah kaLau dibesarin jd volume bkan kluar nada sub y..itu gmn mas solusiy..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiin. Anda pakai kit filter subwoofer yang mana, tegangan simetris atau tunggal? Mungkin ada kesalahan di tegangan supplynya mas. Pastikan tegangan supplynya benar.

      Delete
  25. Mas kalo trafo 3A ct digunakan untuk mensuplay 3 PA sekaligus menggunaka 1 trafo bisa ga?
    apa efek sampingnya?
    makasih mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Powernya pakai apa dulu mas? Berapa watt?

      Delete
  26. Assalamualaikum kang nih saya mau tanya kalo pasang filter sub untuk power mono seumpama g di kasih resistor 10k bisa g kang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa saja mas. Cuma menurut saya lebih baik pakai R 10K untuk titik pencampuran output TC dan output filter subwoofer. Sehingga out TC dan out filter subwoofer bisa seimbang.

      Delete
  27. Enter your comment...mas, gimana cara meredam suara vocal yang ikut pada nada low/basa tone control?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa saja mas, cuma nanti suaranya jadi mendem. Mid dan treble hilang. Caranya yaitu dengan mengkopel milar 100nf pada input dan output TC dengan ground.

      Delete
  28. Mf mas mau tnya..
    Dr bberapa kasus tone cntrol mas..
    Knp yaa tc parametrik bassx kurang max d bndingkn tc biasa yg bassx lbih besar.
    Mkasih mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Memang beda sistem filternya mas. Kalau parametrik sistemnya mirip crossover aktif, bass, mid, treble terpisah.

      Kalau tone control sistemnya sederhana, hanya main kapasitor saja, kemudian dikuatkan oleh penguat pre amp.

      Seharusnya sistemnya lebih bagus parametrik daripada TC biasa. Cuma karena penyetelannya lebih susah, maka setelan TC lebih mudah dan suara yang dihasilkan mudah didapat. Dan kembali lagi ke masalah selera. Tergantung selera masing-masing.

      Delete
  29. Gan gimana cara nyambungin galaxy ic 12v ke tune control arus 15v ditambahin apa gan maaf masih pemula

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau galaxi ic 12v, gak masalah mas konek saja langsung ke 15v TC.

      Delete
    2. Udah gan arusny langsung q ambil di tune kontrol tp keluar asap bisakah dikasih R 10k

      Delete
    3. Asapnya keluar dari mana mas? Mungkin ada yang keliru pasangnya. Tegangan galaxi itu engkel 12v, sedangkan tegangan Tone control adalah ct 15v.

      Yang dikonek adalah gnd dan positifnya (+) saja. Bukan negatif (-) dan positif (+).

      Coba dari positif TC kasih Resistor 220 ohm sebelum menuju (+12v) galaxi.

      Delete
    4. Di galaxyny... makasih infony gan

      Delete
  30. Maaf omm mau tanya?, kit inverter 12vdc to 24vdc pya sya tiba2 matot om. Awal mula kit inverter sya smbungkan ke power mono sama power stereo. Sebelumnya inverter normal om klo dicoba satu2, inverter - power mno normal.. Trus inverter - power stereo normal jg. Tpi pas digabungin inverter ke power mono dan power stereo lgsung matot om inverternya. Knp ya omm?? Apa yg harus sya cek om di kit inverternya? Mksih om sblmnya ..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kok aneh ya? Tapi sekarang jika dipakai untuk power satu-satu bisa bunyi gak? Mungkin ada salah sambung dijalur tegangannya mas.

      Coba pakai power satu dulu, apakah bisa bunyi?

      Delete
  31. Mas nilai resistor rangkaian di atas di terapkan untuk semua daya RMS amplifier y..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gak harus mas. Nilai resistor bisa menyesuaikan dengan kondisi di lapangan. Kadang dengan menggunakan nilai resistor diatas, hasil suara kurang plong, maka nilai resistor bisa dikecilkan.

      Delete
  32. Mas klo gambar no2 arus nya langsung dari aki trus input dan outputnya langsung ke speaker bisa gk ya...soalnya saya gk pake power..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kit subwoofer pada gambar no.2 memang menggunakan tegaangan tunggal DC 12v dan bisa di sambung langsung ke aki. Tapi output pada kit tersebut masih lemah, karena hanya dari output ic op amp dan tidak bisa disambung langsung ke speaker, bakalan gak bisa bunyi.

      Minimal harus pakai power mas, sebagai penguat setelah output dari kit tersebut. Agar speaker bisa bunyi.

      Delete
  33. Saya punya speaker 8 inch prestige subwoofer,, kalau misal hanya input an dikasih filter subwoofer lalu PA lalu speaker, apakah suara middle nya masih kedengeran dkbandkng tambah tone control mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau pakai kit filter subwoofer, maka hasil suara yang keluar adalah bass saja, midle dan treble hilang.

      Kalau pakai TC, midle dan treble akan tetap ada.

      Delete
  34. Maaf mas trafo 2ampr 15vct sy pke suplay parametrik..filter sub bs nebeng gak.mksh

    ReplyDelete
  35. mohon info mas bahar,
    sy pnyk 2 amplifier,
    stereo dan subwoofer

    apakah kedua amplifier itu bisa di gabung/di jadikan 1 dgn speaker yg sama mas bahar
    mohon pencerahannya mas bahar,aq masih awam dgn dunia elektronik

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kedua amplifier itu gak bisa digabungkan mas, untuk speaker yang sama. Yang bisa digunakan adalah dipisah menurut amplifiernya.

      Power stereo pakai speaker biasa, untuk vokal.

      Power subwoofer pakai speaker subwoofer, khusus untuk suara bass.

      Delete
    2. trimakasi bnyk mas bahar untuk ilmu yg mas berikan

      lain waktu boleh tnyk" info lagi kan mas

      Delete
  36. Slm glerrr, maaf sya mau tanya, sya pnya kit galaksi, bsa ga ya lo kit glaksi dmodif jdi kit sub, klo bsa gmna cra modifnya, trima ksih sblumnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa sih, cuma modifnya terlalu banyak mas. Paling mentok cuma bisa ngilagin treblenya. Tapi karakter bass galaxi dan subwoofer tetap beda.

      Kalau dimodif full kayak subwoofer, ngrubahnya banyak. Paling yang dibutuhkan cuma ic nya saja. Yang lain ganti total.

      Delete
  37. Assalamualaikum kang Bahar
    Saya mau tanya pembuatan amplifier 2.1ch dengan teknik log
    Spesifikasi:
    1. Trafo 5a ct 32v (main)
    2. Trafo 10a ct 42v (sub)
    3. Trafo 1a (ACC)
    4. 8x4700uf 50v (main)
    5. 4x10000uf 80v (sub)
    6. Power stereo 2x200w mofet
    7. Power mono 1x600w
    8. Filter sub sw2075 Bell
    9. Tone bufet 201
    10. Super digital echo
    11. Sp protector (sub)
    12. Modul MP3 bt

    1. Untuk filter dan echo suplay ngikut trafo mana kang? Gabung 1a atau gimana?
    2. Untuk sp protector suplay dari masing2 power?
    3. Wiring dan grounding yang benar biar ga dengung gimana kang?

    Kalau bisa diposting biar yang lain juga tambah ilmu.
    Terima kasih kang.

    ReplyDelete
    Replies
    1. 1. Ikut 1A
      2. Ya. Pakai tegangan extra trafo masing-masing trafo power.
      3. Rakit saja semuanya dulu. Yang penting ground elco supply masing-masing power digabung. Begitu juga ground elco supply trafo 1A. Jadi gabung groundnya di ground elco supply masing-masing trafo.

      Delete
    2. Ct elco PSU main, sub, sama 1a jumper semua ya jadi 1?

      Input->tone->pa stereo->sp protector->speaker
      Input->filter->pa sub->sp protector->speaker
      Input diparalel,ground in-out terpasang

      Pa main sama sub bening tanpa dengung, tapi giliran ditambah filter sama tone bifet dengung.

      Coba cek pa main+ tone tanpa filter dengung
      Coba cek pa sub + filter tanpa tone dengung
      Kira2 apanya ya kang?

      Delete
    3. Itu input power main dan sub, sudah dikasih volume power belum. Jangan input power langsung konek ke out TC atau input power langsung konek ke out filter. Wajar dengung, karena input power loss.

      Coba pasang volume power dulu pada input power main dan sub. Setel tingkat suaranya secukupnya.

      Satu lagi, usahakan jangan dirangkai asal-asalan pada triplek atau konek seenaknya he..he.. Rakit yang rapi pada box plat besi. Jangan kayu atau triplek.

      Delete
  38. maaf mas saya pemula maklumi ya mas..
    saya mau tanya..
    kalau pasang power amplifier+equalizer+ subwoofer 10 inchi, copotan dari mobil, pakai trafo brp ampere..?
    trus voltasenya brp ya mas...
    yg aman...
    ad yang usul ke saya pakai power supply komputer..gmn itu mas...
    terima kasih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau semua perangkat tersebut memang copotan dari mobil, maka gak masalah pakai power supply komputer.

      Jika rencana mau pakai trafo, maka gunakan trafo 5A yang ada tegangan 12v nya.

      Delete
  39. Mlm mas, sy pny 2 PA, PA 1 buat low 18 inch 4 buah, PA 2 buat mit-hig, 15inch 4 buah dan 12 inch 4 buah jg. Sy pny pnya crossover dbx sy bingung cra nyambungnya mas, mhon pencerahannya mas, maklum msh baru. Makasih sblumnya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah susah mas kalau dijelaskan disini, karena gak ada gambarnya.

      Coba output dibelakang crossover itu ada apa saja?

      Delete
  40. Di output ada sub, low, mid dan hig mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk power low 18" konek ke output SUB.

      PA 15" konek ke output LOW.

      PA 12" konek ke output MID, jika kurang treble, maka bisa digabung ke output HIGH.

      Output HIGH harusnya konek ke power khusus Tweater. Berhubung tweaternya gak ada, maka high bisa digabung ke PA 12". jadi output MID dan HIGH digabung masuk PA 12".

      Delete
    2. Tpi mas, sy hnya pnya 2 PA sj. 1 PA utk low, PA 2 utk MID dan HIGH. Apa bsa cnal 1 yg 15" msuk MID, cnal 2 yg 12" msuk ke HIGH? Maaf mas, msih baru jdi bnyak tnya... Hehehe

      Delete
    3. Ok mas makasih pencerahannya. Bunyinya lbih jernih mas..

      Delete
  41. Simbada cst z100 bisa dikasih filter subwofer gg mas..misal bisa cara penyambungan output filter subwofer diconek mana

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa saja mas. Tapi menurut saya percuma, karena powernya kecil dan trafonya juga kecil. Jadi lebih baik gak usah dipasang.

      Delete
  42. Om bahar mau tanya speaker protektor protek trus om , walaupun tanpa beban

    ReplyDelete
    Replies
    1. Biasanya power output keluar tegangan DCO nya. Coba cek pakai avometer pada output power, keluar tegangan gak?

      Kalau ada tegangan, perlu disetel DCO nya. Tegangan DCO inilah biasanya penyebab protek pada kit protektor, walaupun tanpa beban.

      Delete
  43. Mas minta saran speaker subwoofer yang ngasilin nada sub rendah banget sampe 20 HZ merek apa mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semua speaker subwoofer bisa memproduksi nada low sampai 20Hz. Karena desainnya memang untuk itu.

      Untuk merek, yang paling murah dan pernah saya pakai adalah merek Legacy. Untuk merek lain belum coba. Ada diantaranya adalah merek Accoustic, JBL, ACR, dll.

      Delete
  44. Mas fungsi bbe(bas boster ekspeander)untuk apa mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama fungsinya seperti filter subwoofer. Tapi fungsi BBE lebih kearah boster bass lebih gleerr tanpa membuat nada bass jadi lembek. Jadi efeknya baru bisa terasa pada saat volume tinggi posisi di outdoor atau lapangan. Kalau suara pelan gak terasa.

      Beda dengan filter subwoofer yang efeknya terasa walau posisi volume pelan. Tapi kebanyakan karakter bassnya lembek, cuma bisa bass dengung, kurang terasa "Deg" nya didada.

      Delete
  45. Ass. kalau input subwofernya cuma dua lubang(input dan grnd)cara koneknya gimana. sedangkan outnya ada tiga lubang (grn L R). mhn bimbingannya mas bahar. subwofernya jenis sub.wofer ic 4558 AHG ALFA.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Caranya dengan membagi dua inputnya pakai R 10K. Jadi input nya dikasih dua R 10K, kemudian dicabang dua, jadi dua input L R.

      Kemudian baru bisa digabung dengan output yang L R.

      Delete
  46. mas kalau untuk menaikkan nada low bassy yg perlu diganti komponen apa mas...karan vol diputar suara tetep.kalau speker aktif kalau kita coba sub y saja suaray lembut n naik kalau vol dibesarin mass

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu cuma beda posisi pemasangan inputnya saja. Memang ada input ikut TC, jadi vol sub ikut vol TC. Tapi ada juga Vol sub berdiri sendiri, disini vol sub tidak terpengaruh vol TC.

      Mungkin milik Anda yang opsi yang kedua, yaitu vol sub berdiri sendiri, jadi jika vol TC diputar, maka vol sub akan tetap. Justru sistem seperti ini yang benar, jika kita bicara masalah subwoofer.

      Karena sistem filter subwoofer hanya sebagai backing bass, mengiringi bass aslinya. Jadi vol sub memang harus berdiri sendiri, agar bisa menyesuaikan seberapa besar out sub yang ingin dikeluarkan. Jadi kalau vol TC diputar lebih keras, maka vol sub tetap.

      Tapi jika Anda ingin agar vol sub bisa ikut vol TC, maka cukup rubah posisi input subwoofer konek ke out TC. Dengan begitu kendali suara sub akan dapat diatur lewat vol TC.

      Delete
  47. Filter sub kalo d pasang di mixer rakitan gmn gan instalasinya

    ReplyDelete
  48. Mas kalo tegangannya ambil dr ekstra travo gimana perlu dioda sama elko apa langsung sambung ke ekstra travo

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya tetap harus pakai diode dan elco mas.

      Delete
  49. Terus dioda sama elkonya nilainya brp

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pakai diode 1A dengan elco 2200uf/50v.

      Delete
  50. Mas mau tanya knapa ya saat filter subwoofer dipasang malah dengung saja suaranya hilang kalo dicabut normal.? Padahal filter baru beli saya sudah mengikuti skema diatas .. saya pake filter... ic 4558
    Tolong pencerahannya mas...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Anda pakai filter subwoofer ic 4558 yang tegangan ct atau engkel? Atau kalau diposting ini, Anda pakai kit subwoofer pada gambar pertama atau kedua?

      Penyebab dengung bisa dari kesalahan pemasangan supply tegangan, kesalahan pemasangan ground input output.

      Delete
  51. Assalamualaikum mas bahar..
    Mas saya coba di tc parametrik saya kok mencuit keras ya. Input tc dan g bass, out tc dan g bass ke power amp. Apa karena ga pakai r pembatas ya...? Akhirnya g bass ke tc trus baru power.. tksh mas har semoga sehat selalu and sukses..

    ReplyDelete
  52. Oh ya master saya mau tanya, apakah bisa pemasangan giga bassnya d pararel, dari TC ke GB terus ke PA pengaruhnya apa trus hasilnya bgai mn?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa mas. Gak masalah. Proses seperti itu adalah proses mixing atau pencampuran dua suara dijadikan satu untuk menghasilkan suara yang bagus.

      Tapi proses pencampuran seperti itu, kebanyakan dipakai untuk kit filter subwoofer dan TC. Karena filter subwoofer gak bisa menghasilkan suara mid treble, dan hanya bass saja, maka pencampuran suara atau mix dengan TC diperlukan untuk saling menutupi kekurangan. Yang mana TC kurang bass, di support oleh filter subwoofer. Dan filter subwoofer yang suaranya gak ada mid dan treblenya, maka di imbangi oleh mid treblenya TC.

      Untuk giga bass, menurut saya pemasangannya sama kayak galaxi. Jadi input masuk, proses dan out.

      Jadi urutannya adalah
      Giga bass->TC->power.

      Delete
  53. Replies
    1. Kalo udah pake filter sub apa bisa pake crossover?

      Delete
    2. Ya bisa sih, cuma mubadzir he..he.. Karena suara sudah difilter oleh filter sub, maka suara sudah jadi sub. Jadi menurut saya gak perlu masuk crossover

      Delete
  54. Klo psang kit sobwoofer di kontrol stereo gmn mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kan sudah saya kasih contoh gambar diatas mas.

      Delete
  55. Cara gabung out RL sub d control,sperti inputx?

    ReplyDelete
  56. Cara gabung out RL sub di control kyak inputx mas?

    ReplyDelete
  57. Mas , kalau ngrakit p.a mono buat angkat subwoofer , dengan tr sanken apa bisa pakai sistem supplay menggunakan smps / switching 32v ? Hasil dengan trafo lebih bagus mana ? Soalnya baru mau coba karena smps lebih simple dan lebih murah daripada trafo.
    Minta pencerahanya mas ..

    ReplyDelete
  58. Sdh aq coba dgn skema d atas bassx gelegar,tp kok speaker mati sebelah apax mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. 1. Ya sama.
      2. Bisa. Lebih bagus pakai trafo. Tapi lebih murah smps.
      3. Cek speakernya, mungkin putus spullnya. Coba balik posisi speakernya. Atau coba pakai speaker lain, apakah masih tetap mati?

      Delete
  59. Mas bahar saya punya tone control tc-2 pruduk Quo Audio dgn ic lm388, tapi untuk balance kalau posisi jam 12 suara jadi pelan, kalau d puter ke kiri ato kanan suaranya normal keras, itu permasalahannya apa ya mas???

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba cek speakernya, mungkin ada yang kebalik koneksi positif negatifnya mas.

      Delete
  60. Assalamu'alaikum mas bahar, saya ingin menanyakan :
    1. Saya ada ampli 150 watt menggunakan TIP2955/3055 yang gabung dengan tone control. Bagaimana pemasangan kit subwoofer nya?
    2. Saya ada juga ampli 150 watt mono tegangan 25v simetris dengan menggunakan travo 5A. Kemudian saya ingin menambah tone control tegangan simetris juga 12V, untuk menyambungkan tegangan tone control langsung mengikuti ampli bisa?

    Terima kasih sebelumnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. 1. Silahkan coba paralel input dan output TC dan kit subwoofer.

      2. Bisa. Tapi sebelumnya pakai dulu ic regulator 7812 dan 7912. Agar tegangan jadi 12v.

      Delete
    2. Terima kasih mas. Berarti kit subwoofer di paralel output dari out amplifier langsung, dan inputnya juga? Apa menggunakan R juga seperti skema diatas?

      Satu lagi mas, saya ada juga ampli mono, kemudian saya beri tone control yang ada subwoofernya. Di tone control out nya hanya ada 2, sedangkan di in nya ada 3 (L G R). Apakah input itu sudah menjadi stereo?

      Terima kasih.

      Delete
    3. 1. Coba saja langsung, jika suara dominan salah satu, maka baru pakai R untuk menyeimbangkannya.

      2. Ya sudah stereo.

      Delete
  61. Da skrma sub wofer dengan catu 0-12 ngak mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada sih mas, cuma belum saya posting. Beli saja ada kok mas kit filter subwoofer catu daya 0-12v.

      Delete