Tuesday, January 8, 2019

Kelebihan Input dan Output Balance

Alhamdulilah, jumpa lagi di blog baharelectronic.com. Posting kali ini mari kita mengetahui kelebihan dan memahami apa itu input dan output balance? Mungkin selama ini kita hanya tahu bahwa input dan output itu hanya satu. Yaitu yang terdiri dari out positif (+) dan ground. Atau yang disebut dengan unbalance. Istilah ini memang awam ditelinga kita, karena biasanya hanya dipakai oleh ahli sound system saja atau istilahnya audio profesional (Audio Pro). Nah setelah saya pelajari dari berbagai sumber di google, ternyata koneksi input dan output balance ini banyak keuntungannya dibanding koneksi input dan output unbalance. Salah satunya keuntungan yang utama adalah dapat mencegah noise dan crosstalk pada sinyal masukan. Apa itu crosstalk? Adalah gangguan pada kabel yang timbul karena ada satu atau lebih pair kabel yang berada didekatnya sedang dipakai. Disebabkan isolasi kabel yang kurang baik. Dengan menggunakan koneksi balance, maka gangguan crosstalk dapat dicegah.

Koneksi Balance dulu hanya dipakai oleh para audio pro saja, tapi sekarang lambat laun sudah digunakan untuk perangkat audio hi-fi atau audio rumahan. Balance interkoneksi menggunakan 3 kabel. Kabel no.1 adalah ground dan kabel lainnya no.2 dan no.3 adalah kabel sinyal yang fasanya berkebalikan atau berbeda 180 derajat. Koneksi balance menggunakan connector XLR yang mempunyai 2 pin sinyal, yaitu yang sefasa (in-phase) dinamakan "Hot" atau (+) dan sinyal yang berkebalikan fasa (anti phase) dinamakan "Cold" atau (-). Dan satu pin ground. Berikut gambar XLR connector dan keterangannya.


Terus apa perbedaan antara sinyal balance dan unbalance? Dan apa kelebihan dari sinyal balance ini? Berikut gambar signal balance dan unbalance dan keterangannya.


Silahkan lihat gambar diatas. Bahwa dalam koneksi unbalance signal output yang dihasilkan adalah signal+noise. Jadi pada koneksi unbalance akan rawan muncul noise dan gangguan, jika pemakaian kabel koneksinya panjang. Sedangkan pada koneksi balance signal outputnya lebih besar dan tidak mengandung noise. Bagaimana bisa tidak mengandung noise? Secara teori, jika ada noise yang sama menginterferensi jalur kabel “hot” dan “cold”, rangkaian penerima input balance akan menghilangkan noise tersebut. Karena sinyal “cold” dibalik fasanya lalu dijumlahkan dengan sinyal “hot”. Noise yang ada pada sinyal “cold” juga ikut dibalik fasanya, ketika dijumlahkan dengan sinyal “hot” maka noise pada jalur “hot” berkebalikan fasanya dengan noise yang ada pada jalur “cold”. Namun itu hanya teori, dalam prakteknya tidak sesempurna itu.  Yang penting noise bisa kita tekan dan berkurang.

Keuntungan yang lain adalah koneksi balance menghasilkan jangkauan dinamik yang lebih tinggi dibanding koneksi unbalance. Ini disebabkan karena standard level tegangan pada balance interkoneksi lebih tinggi yaitu 1,228Vrms dibandingkan dengan level tegangan pada unbalance interkoneksi sebesar 0,316Vrms. Impedansi inputnya sebesar 10K ohm. Lalu apakah koneksi Balance itu diwajibkan? Sebenarnya signal balance diwajibkan, jika jarak antar perangkat jauh. Misal jarak Pre-amp dan power lebih dari 10 Meter, maka diwajibkan menggunakan sistem balance. Meskipun begitu, jika jaraknya dekat, kita juga bisa menggunakan sistem balance ini. Fungsinya bisa untuk menaikkan gain.

Saya gak bahas skemanya ya he..he.. cuma pembahasan saja. Terus apa kerugian dari koneksi balance ini? Kerugiannya adalah rangkaian penerima sinyal balance umumnya memiliki noise yang lebih tinggi daripada rangkaian penerima sinyal unbalance. Namun ini dipandang tidak penting karena lebih penting menghilangkan noise pada kabel yang panjang daripada meminimalkan noise pada rangkaian penerima sinyalnya. Kerugiannya lagi, rangkaian penerima sinyal balance lebih rumit. Dengan mengetahui kelebihan dan keuntungan koneksi balance, maka kita bisa tahu kapan kita harus menggunakan koneksi balance dan kapan kita menggunakan koneksi unbalance? Yang jelas koneksi balance menghasilkan dinamika suara yang lebih baik daripada koneksi unbalance. Bagaimana cara aplikasinya atau modifikasi pada perangkat audio kita, supaya bisa menggunakan koneksi balance ini? Akan saya bahas diposting berikutnya. Semoga bermanfaat.

25 comments:

  1. Bang buka chanel di youtube donk hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sudah mas, tapi belum ada isinya he..he.. Sudah didahului sama rekan-rekan yang lain.

      Delete
  2. Ikut nyimak.. salam kenl y mas.. lagi rame di grup belajar dan berbagi modifikasi driver power.. tentang blog anda.. mudah2 mas bersedia gabung... Hehehe

    ReplyDelete
  3. mas bahar, kmrn sy habis nyoba ngrakit ampli yiroshi dual mono, sy pasang input balance ranic yg mono kok mlh suaranya kecil hampir tak terdengar ya, kirakira opone yo mas....suwun...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin ada yang salah pasang mas atau supply tegangan belum masuk.

      Delete
  4. Assalamualaikum mas Bahar,,,
    Saya coba nyari artikel di blog ini yg untuk bikin/pasang led biar volume power gak over kok gak ketemu ya,,,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waalaikumsalam. Coba search di google dengan kata kunci lampu peak power amplifier. Mungkin nanti ada blog saya disana. Kalau gak ada, ya mungkin blog rekan yang lain he..he..

      Delete
  5. Assalamualaikum mas bahar. Mau nyak mas. Di reverb 7pot it kan ad ouput am input mas masing" 1 1 mas. It di sambung langsung apa pkek alat lagi mas. Minta sran nya yg baek mas bahar.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Langsung disambung mas, tanpa tambahan alat apapun.

      Nah sekarang tergantung mau dipasang dimana? Dimixer atau power ampli.

      Delete
  6. Mau di pasang ke mixer ahsley yg 4cha. mas bahar. Dri reverb. Input auput menuju kemexer yg tulisan apa mas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa lewat Insert. Atau jalur Send dan Return mixer.

      In reverb 7 pot masuk Send mixer. Dan out reverb 7 pot masuk Return mixer.

      Delete
    2. Mas fungsi aux pada mp3 player apa ya..

      Delete
    3. Mas bahar saya punya power 200watt saya kasih turbo bass kok saat volumenya sperempat kok resistor 330nya terbakar dan dengung keras..setelah diganti resistornya tetap dengung ternyata trasistor final ikut konslet..apakah ini pengaruh turbo bass apa tidak..soalnya kemarin sbelum pakai aman aman saja..

      Delete
  7. Ok mas bahar. Sip makasih banyak iya mas. Sehat and sukses selalu mas bahar

    ReplyDelete
  8. Assalamualaikum Mas Bahar, sy punya tc+penguat mic sy umpan ke 2unit ampli rakitan terus jika kedua unit ampli bunyi bersamaan suara yg keluar tarik menarik misal jika potensio vol ampli 1 dikecilkan maka ampli yg kedua ikut mengcil,ini bgmna solusinya mas? Terimakasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Walaikumsalam. Itu sepertinya pemasangan potensio volume powernya salah pasang jalurnya. Seharusnya jika pemasangan pot volumenya benar, maka kedua power tersebut tidak terpengaruh sama sekali volumenya satu sama lain. Nah jika pemasangan jalurnya salah, maka hasilnya akan seperti itu he..he..

      Coba Anda cari lagi di postingan saya tentang cara pasang potensio volume power. Atau search saja di google. Disana sudah ada jalur penyambungannya yang benar.

      Jadi permasalahannya ada di potensio volume kedua power tersebut mas, yang salah pasang jalurnya.

      Delete
  9. bagaimana kalau mixer outputnya unbalanced disambung ke power amp tipe inputnya balance mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada 2 alternatif mas.
      Pertama adalah tetap menggunakan koneksi Unbalance sama dengan ouput mixer. Kemudian kita koneksikan ke power yang inputnya Balance. Maka supaya input power amp jadi Unbalance, cukup koneksikan input pakai ground dan Hot(+) saja, yaitu pin 1 dan pin 2. Sedangkan pin 3 yang input Cold (-) tidak kita pakai atau digroundkan. Sekarang input power amp sudah jadi input Unbalance he..he.. Dalam kondisi ini koneksi akan tetap jadi koneksi Unbalance.

      Kedua adalah dengan menggunakan kit Balance. Yaitu rangkaian yang bisa merubah input Unbalance menjadi Balance. Jadi output Unbalance dari mixer masuk kit balance, kemudian output dari kit balance yang sudah jadi output Balance, kita koneksikan ke input Balance power amp. Dalam kondisi ini koneksi akan menjadi koneksi Bakance. Walaupun output dari mixer adalah Unbalance. Karena sudah menggunakan kit balance tersebut. Maka output Unbalance dari mixer dirubah menjadi Balance. Sehingga cocok dengan input Balance power amp.

      Semoga tidak bingung ya he..he..

      Delete
    2. Maaf mas baru bisa balas lagi, insyaa Alloh sudah paham. Terima kasih atas pencerahannya yang diterangkan secara lebar. Semoga selalu diberi ilmu yang barakah mas. Aamiin

      Delete
  10. Kalau power pakai in balance ap qualiser paramitrik juga hrs in balance

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau menurut saya gak harus. Jika power menggunakan Input Balance, kemudian out parametrik menggunakan Unbalance, maka ada 2 cara menyambungnya.

      1. Menggunakan koneksi Unbalance. Jika menggunakan cara ini, maka kita tidak perlu merubah out parametrik menjadi Balance. Cukup dengan merubah koneksi input Balance power menjadi Unbalance. Yaitu input dengan hanya menggunakan pin In Hot(+) dan Gnd. Pin cold (-) tidak digunakan.

      2. Menggunakan koneksi Balance. Jika menggunakan cara ini, maka perlu alat atau rangkaian khusus untuk merubah out Unbalance agar menjadi out Balance. Rangkaian ini akan dipasang di output parametrik, agar out parametrik menjadi Balance. Sehingga bisa langsung dikonek ke input Balance power.

      Delete
  11. Mas mau nanya input blance dan output balance bedanya apa.instalasi uotput balance bagaimana? Saya pernah lihat kit input blance output blance stereo...apakah maksudnya di dalam kit tsb ada output balance.? Dan di sambung kemana output balance

    ReplyDelete
    Replies
    1. Input atau output balance adalah koneksi menggunakan 3 jalur yaitu in+(hot), in-(cold) dan gnd.

      Untuk instalasi out balance, maka koneksi inputnya juga harus balance. Misal dari out mixer menggunakan out balance, maka input di power juga harus balance.

      Ada 2 kit mas, masing-masing beda fungsi. Kit input balance dan kit output balance.

      Kit input balance adalah kit untuk merubah input balance menjadi output Unbalance.

      Kit output balance adalah kit untuk merubah input Unbalance menjadi output Balance.

      Output balance harus disambung ke input balance juga. Misal ke input power, maka input power harus balance juga.

      Delete