Sunday, July 7, 2019

Cara Menghitung Kode Warna Resistor

Alhamdulilah. Next posting kali ini kita akan mencoba untuk refresh kembali, bagaimana cara membaca dan menghitung kode warna pada resistor. Mungkin diantara rekan-rekan sudah paham dan hafal, bagaimana cara membaca dan menghitung kode warna resistor ini. Tapi tidak ada salahnya saya angkat lagi dengan lebih sederhana dan mudah dipahami. Agar rekan-rekan yang lain, yang belum paham, bisa cepat belajar dan memahami bagaimana sih cara menghitung kode warna resistor tersebut? Simak lebih lanjut.

Dulu, teknologi informasi belum secepat sekarang. Kita belajar mempelajari sesuatu harus lewat buku dan proses itupun tidak bisa cepat. Dan kadang tidak semua orang juga bisa memahami apa maksud dari isi buku tersebut. Contoh cara membaca dan menghitung kode warna resistor ini. Dulu masih sangat sulit dipelajari dan tidak semua orang tahu metode mudah untuk mempelajarinya. Karena kita harus menghafal dulu kode warna dan nilai dari warna gelang pada resistor tersebut. Tapi pada zaman sekarang semua itu bisa mudah, dengan teknologi informasi yang sangat cepat. Semua orang bisa membagikan pengalamannya, sehingga orang akan lebih mudah memahami ilmu karena dari pengalaman orang lain. Sama halnya dengan metode cara menghitung kode warna resistor ini. Cukup dengan satu gambar saja, maka sudah cukup untuk mempelajari cara menghitung kode warna resistor ini.


Kode warna resistor mempunyai bagian gelang warna pada badan resistornya. Dulu resistor masih menggunakan 4 gelang warna atau 4 band resistor. Sekarang berkembang menjadi resistor 5 gelang dan 6 gelang warna atau 5 band dan 6 band resistor. Setiap bagian warna gelang mempunyai fungsi masing-masing. Yang menandai berapa nilai dari sebuah resistor dan toleransi nilainya. Semakin banyak gelang warna pada resistor, maka semakin detail nilai dan fungsi parameternya. Misal pada resistor 6 gelang atau 6 band resistor. Pada gelang warna terakhir, bisa menunjukkan tingkat temperatur panas pada resistor tersebut. Karena temperatur panas bisa menyebabkan perubahan nilai resistansi pada resistor tersebut. Berapa perubahan nilainya? Ditentukan nilai dari koofisien temperatur resistornya. Dan ini hanya ada di resistor 6 gelang warna. Untuk resistor 4 dan 5 gelang tidak ada parameter temperaturnya. Maka tidak bisa diketahui berapa perubahan nilai resistansi pada saat resistor terkena paparan panas. Berikut gambar cara membaca dan menghitung kode warna resistor.


Silahkan lihat gambar diatas, ada 3 jenis resistor yaitu resistor 4 band, 5 band dan 6 band. Dan parameter warna yang menandakan nilai dari sebuah resistor dan toleransinya. Mari kita perjelas satu-persatu kode warna resistor diatas.

Menghitung kode warna resistor 4 band.

1. Warna 1 menunjukkan  digit angka pertama.
2. Warna 2 menunjukkan digit angka kedua.
3. Warna 3 menunjukkan pengali desimal.
4. Warna 4 menunjukkan toleransi nilai dalam prosentase.

Contoh:
Sebuah resistor 4 band dengan warna Kuning, Ungu, Merah, Silver. Dapat dihitung sebagai berikut:


Kuning= 4
Ungu= 7
Merah= 100
Silver= Toleransi 10%

Jadi cara menghitungnya adalah:
47x100= 4700 ohm, dengan toleransi 10%.

4700 ohm= 4,7K atau 4K7
Jadi nilai resistor diatas adalah 4,7K atau 4K7 dengan toleransi 10%.

Menghitung kode warna resistor 5 band.

1. Warna 1 menunjukkan digit angka pertama.
2. Warna 2 menunjukkan digit angka kedua.
3. Warna 3 menunjukkan digit angka ketiga.
4. Warna 4 menunjukkan pengali desimal.
5. Warna 5 menunjukkan toleransi nilai dalam prosenstase.

Contoh:
Sebuah resistor 5 band dengan warna Biru, Abu-abu, Hitam, Merah, Emas. Dapat dihitung sebagai berikut:


Biru= 6
Abu-abu= 8
Hitam= 0
Merah= 100
Emas= Toleransi 5%

Jadi cara menghitungnya adalah:
680x100= 68000 ohm, dengan toleransi 5%.

68000 ohm= 68K
Jadi nilai resistor diatas adalah 68K dengan toleransi 5%.

Menghitung kode warna resistor 6 band.

1. Warna 1 menunjukkan digit angka pertama.
2. Warna 2 menunjukkan digit angka kedua.
3. Warna 3 menunjukkan digit angka ketiga.
4. Warna 4 menunjukkan pengali desimal.
5. Warna 5 menunjukkan toleransi nilai dalam prosentase.
6. Warna 6 menunjukkan Temperature Coefficient. Tingkat perubahan nilai resistansi terhadap perubahan suhu.

Contoh:
Sebuah resistor 6 band dengan warna Hijau, Biru, Hitam, Orange, Emas, Merah. Dapat dihitung sebagai berikut:


Hijau= 5
Biru= 6
Hitam= 0
Orange= 1000
Emas= Toleransi 5%
Merah= Temperature Coefficient 50ppm

Jadi cara menghitungnya adalah:
560x1000= 560000 ohm, dengan toleransi 5% dan Tc 50ppm.

560000 ohm= 560K
Jadi nilai resistor diatas adalah 560K dengan toleransi 5% dan Tc 50ppm.

Untuk kode warna resistor lainnya, Anda bisa menghitungnya sendiri pakai gambar tabel pada gambar no.2. Silahkan tinggal cocokkan saja warna yang tertera pada resistor dan tulis nilai warna tersebut. Kecuali jika Anda sudah hafal nilai warna resistor ini he..he.. Tinggal lihat resistor, sudah tahu nilainya.

Untuk resistor 6 band, cara menghitung dan jumlah gelang digit angkanya sama dengan resistor 5 band. Cuma ada tambahan satu gelang warna untuk menunjukkan Temperature Coefficient. Tapi kebanyakan yang ada dipasaran adalah resistor 4 band dan 5 band saja. Resistor 6 band jarang ada dipasaran dan hanya digunakan khusus untuk perangkat yang membutuhkan tingkat akurasi tinggi. Misal peralatan kedokteran dan militer.

Dengan adanya tabel kode warna resistor, diharapkan Anda bisa mempelajarinya dengan mudah cara menghitung kode warna resistor dengan cepat dan benar. Semoga tidak salah lagi ya menghitung nilai resistornya. Semoga bermanfaat.

No comments:

Post a Comment