Friday, April 7, 2017

CARA MEMBUAT CLIP INDICATOR POWER AMPLIFIER

Next posting kali ini adalah cara membuat rangkaian clip indicator power amplifier. Ada banyak rangkaian clip indicator di internet, dengan berbagai macam model dan komponen. Mulai dari yang mudah sampai yang rumit. Kita akan ambil yang mudah saja, biar lebih mudah ngrakitnya he..he.. Sebenarnya ini adalah jawaban dari seorang rekan kita di g+ yang menanyakan tentang clip indicator paling sederhana dan mudah untuk power amplifiernya. Tentunya lebih mudah dipahami dan gak rumit. Nanti ada 2 rangkaian yaitu clip indicator saja dan versi lengkapnya. Versi lengkap adalah ditambah atau dilengkapi dengan indikator power dan sinyal. Simak lebih lanjut.

Saya tidak membahas secara detail tentang rangkaian ini, karena bukan ahlinya he..he.. Jadi akan saya jelaskan versi saya. Clip Indicator power amplifier adalah alat untuk mendeteksi batas atau kliping dari sinyal audio power amplifier. Kenapa harus dipasang alat clip indicator? Sebenarnya ini adalah aksesoris dan tambahan dalam membuat power amplifier, jadi tidak dipasang pun tidak masalah. Cuma menurut saya alat ini sangat penting, karena kita dapat memantau batas maksimal dari out power amplifier, sehingga tidak akan terjadi overdrive yang dapat menyebabkan suara pecah dan kerusakan speaker.

Rangkaian clip indicator ini sangat sederhana dan kita dapat membuatnya sendiri dengan mudah dan biaya murah. Selain mempercantik penampilan dari power amplifier kita, sekaligus dapat memantaunya, sehingga terlihat lebih profesional he..he.. Lanjut. Rangkaian ini membutuhkan supply tegangan yang dapat kita ambil dari supply positif power amplifier, jadi gak perlu tambahan power supply lagi. Sebenarnya ada parameter sendiri untuk mengetahui berapa nilai dari komponen clip indicator agar sesuai dengan kemampuan power amplifier kita. Tapi kita pakai versi aslinya dulu, kalau nanti tidak cocok, bisa ganti sendiri komponennya. Kalau sudah cocok ya gak perlu dirubah lagi.

Clip indicator ini versi Apex. Mungkin potongan dari power Apex yang diambil clip indicatornya saja. Jadi lebih mudah untuk kita pasang di power lain. Rangkaian pertama adalah rangkaian clip indicator saja tanpa ada tambahan apapun. Jadi jika ada yang hanya ingin membuat rangkaian clip indicator saja, maka bisa membuat rangkaian di bawah ini. Berikut adalah skema pertama.


Sedikit kita bahas rangkaian diatas. Hanya menggunakan beberapa komponen yaitu diode IN4007 untuk filter output power amplifier, kemudian zener 15v sebagai pembatas sekaligus range klipnya, anda bisa ganti komponen ini dengan zener dengan volt lebih kecil atau lebih besar. Ada Resistor 6K8 untuk grounding dan sebuah led untuk indikatornya. Mudah bukan.

Untuk rangkaian kedua ada tambahan indikator led power dan led sinyal. Rankaiannya sedikit lebih rumit, tapi masih dibilang mudah, karena komponennya tidak terlalu banyak. Masih dari versi Apex juga. Berikut gambar skema yang kedua.


Dari segi kelengkapan, gambar kedua lebih bagus dan lengkap. Ada tambahan indikator power untuk mendeteksi tegangan power ON/OFF. Kemudian ada tambahan indikator Signal untuk mendeteksi sinyal suara dan besar kecilnya output power amplifier. Menggunakan 2 transistor sebagai rangkaian signal indicatornya. Untuk tipe transistor anda bisa mengganti sesuai selera, asalkan sama jenisnya. Jadi nanti ada 3 Led indikator yaitu Signal, Power, Clip. Supaya terlihat cantik, anda bisa menggunakan warna lampu led berbeda. Power pakai lampu led warna hijau, Signal pakai lampu led kuning, Clip pakai lampu warna merah. Jadi tinggal pilih mau rangkaian yang simple atau yang versi lengkap, tergantung selera. 

UPDATE!
Ada yang belum tahu pinout kaki TR BC550. Berikut gambarnya.


Jadi gambar diatas, dengan posisi tulisan tr menghadap ke kita, maka urutan kakinya adalah C B E. Jadi hati-hati keliru dalam memasang kaki transistornya, karena kaki basis tr BC550 ada di tengah.

UPDATE!
Ada yang bertanya lewat koment blog. Bagaimana koneksi pemasangan pada pcb powernya? Padahal diatas sudah jelas ada tulisan jalur koneksinya. Untuk memudahkan rekan kita dimana posisi koneksi clip indikator pada pcb power. Kali ini pcb power saya ambil contoh pakai pcb power ocl 150w. Untuk pcb power yang lain menurut saya sama saja, hanya beda posisi tata letaknya saja. Berikut gambar koneksi clip indikator pada pcb power.


Untuk yang versi clip yang lengkap sama saja, berikut gambar koneksinya.


Gambar diatas hanya contoh pemasangan clip indikator pada pcb power ocl 150w. Untuk pcb power yang lain sama saja, tinggal cari jalur OUT speaker, tegangan supply positif, dan ground power. Semoga bermanfaat.

83 comments:

  1. Mas bahar mau tanya...bok spiker buat low biar bass jeduk da" itu pakai model yg bagaimna 18"x2 satu bok

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk referensi box speaker, silahkan lihat blog sebelah. Saya belum praktek untuk yang satu ini he..he..

      Delete
  2. Ow gitu...hehehe iya mas bahar untuk elko power buat ngangkat sub kira" di ksh yg ukuran brpa ya mas bahar

    ReplyDelete
  3. Mksud sya elko untuk spiker 18" buat sound lapangan mas...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pakai elco 6x10000uf/80v atau 2x100000uf/100v. Dengan tegangan trafo 42v-ct-42v.

      Delete
  4. Oke mas bahar terima kasih banyak

    ReplyDelete
  5. Mas bahar mau nanya lagi..klo seumpama terafo buat ngangkat 2 driver 9000w sma 1000w itu bth brapa amper trs cara koneksinya yg benar gmna soalnya beda kiprok juga

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau driver beda watt, lebih baik jangan dikoneksi dengan satu trafo. Atau jika anda tetap ingin menggabungnya, maka trafo yang dibutuhkan minimal 20A dengan tegangan 42v. Untuk koneksi power supply, anda bisa baca disini.
      http://bahar-electronic.blogspot.co.id/2017/02/skema-power-supply-simetris-2-kiprok.html?m=1

      Delete
  6. Oke mas sya udh lihat skema yg mas bahar buat klo seumpama di ksh elko berbeda gpp kan mas..soale yg satunya buat ngangkat bass/sub

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gak masalah mas. Karena sudah terpisah supplynya.

      Delete
  7. mas,itu out dihubungkan ke sesudah out protektor,apa langsung dari output power,apa output signal masuk(output parametrik/tone).

    terus +hv dihubungkan ke+power,atau butuh psu sendiri.jika dihubungkan ke+ power andai kata 70vdc kuat kah sizener 15v dapat tegangan 70vdc tanpa R didepannya.

    trimakasih mas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa dihubungkan sesudah out protektor atau langsung dari out power. Kalau anda menggunakan speaker protektor, maka lebih baik dihubungkan sesudah out protektor.

      Betul mas. +HV dihubungkan ke +Power, tanpa perlu tambahan R sebagai penahan tegangan. Karena sudah ada R 6K8/2w di jalur ground. Tapi jika anda kawatir, maka boleh ditambahkan Resistor didepan zener, sebagai penahan tegangan tambahan. Nilai R bisa pakai R 100 ohm atau 1K 2watt.

      Delete
  8. elcho buat spiker toa agar tidak mudah rusak pakek yg ukuran berapa ya mas

    ReplyDelete
  9. Malam mas bahar...mau tanya ni...sya punya kit vandame yg tulisanx 1.000-10.000 watt,pakai tegangan berapa volt..?, & transistor finalnya yg cocok yg mana..?su ada elco 10000uf/50volt 8 biji...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maaf baru balas. Karena sudah ada elco 10000uf/50v, maka gunakan saja tegangan 32vct dari trafo. Sanken pakai 2SA1494/2SC3858 atau 2SA1295/2SC3264. Itu versi sanken yang paling bagus mas, daripada 2SA1216/2SC2922. Tapi jika gak ada, gak masalah pakai sanken 2SA1216/2SC2922.

      Delete
    2. Mas...minta saranx, bagusx kit diatas pakai travo brapa ampere, arus vac bpara, dan elco suplay brapa uf/volt brapa biji...trimz...biar maximal powerx
      O ya...dan pakai spieker brpa ins

      Delete
    3. Idealnya pakai trafo minimal trafo 10A tegangan 42vct. Elco 4x10000uf/80v. Tapi masalahnya jika anda pakai tegangan trafo 42vct, maka elco anda 10000uf/50v tidak bisa dipakai. Nah karena anda punya elco 10000uf/50v, maka tegangan yang sesuai untuk elco tersebut adalah 32vct dari trafo. Kalau dipaksa pakai tegangan 42vct dari trafo, maka elconya bisa melembung dan rusak.

      Delete
    4. Minimal speaker 4x12" dan 2x15".

      Delete
  10. Trims boss atas Tips & saranx...
    o ya...kebetulan ada travo 10x2 yg biasa dan kiprox 25ax2 rencana sih..mau ta gandeng travox untuk naikin Ampere...tpi yg arus travo yg ada cuman 25,35,42(ct) jdi ta kasih arus 25vac,mau ta kasih 35vac takut elco panas bahkan meledak...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul mas. Jika anda mau pakai tegangan diatas 32vct dari trafo, maka gunakan elco 10000uf/80v atau 10000uf/100v. Jika anda pakai elco 10000uf/50v maka tidak kuat untuk tegangan diatas 32vct dari trafo.

      Delete
  11. Trims mas...saranx...
    Kalau aku pakai tegangan 25vac atau 35vac gmana, soale pada travo ga ada ct 32 boss...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pakai tegangan 25vac saja dari trafo, karena jika pakai tegangan 35vac dari trafo, elco 10000uf/50v gak kuat mas, bisa melembung dan rusak. Jika rencana mau pakai tegangan 35vac dari trafo, gunakan elco 10000uf/80v.

      Delete
  12. Mas mau nanya kalo power 25v zener pada rangkaian clip itu apa tetap 15v

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya tetap 15v. Jika nanti led tidak nyala atau tidak sesuai dengan clip, maka bisa dikecilkan zenernya, pakai zener 12v. Tapi standartnya pakai zener 15v. Fungsi zener adalah untuk menyetel batas clip power.

      Delete
  13. Mas mau minta saran lagi ni...aku punya spieker aktif BSX-A7, skarang ta pakai travo 5 ampere 18ct18, box 1: legacy 200watt doubel coil & acr 200watt biasa masing-masing 8"+twiter, box 2: legacy 200watt doubel coil & acr 200watt biasa,masing-masing 8"+twiter,di pasang paralel...pada putaran volume arah jam 1 bunyix kurang enak lagi...kira-kira apa yg harus d rubah...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin dayanya mentok segitu mas. Atau terlalu over bass dari setelan sub-woofernya.

      Delete
  14. Mas bahar mau nanya.saya Baru ngrakit clip indikator masalah nya kalau v+ di sambung malah g nyala tp kalau di sambung ke v- led malah hidup trus led kuning ko' nyala terus masalah. Nya APA za.mohon pencerahan nya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin ada yang salah sambung mas. Kaki tr nya apakah sudah benar.

      Untuk lampu klip memang gak nyala, baru bisa nyala kalau ada suara over baru bisa nyala.

      Lampu signal nyala mengikuti besar kecilnya suara.

      Lampu power nyala jika power on.

      Delete
  15. kang,apakah kalau lampu clip nyala tandanya arus dc bisa lolos,dan menyebabkan spul terbakar.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gak mas. Itu indikator jika power dalam posisi maks. Sebagai peringatan saja, agar kita menurunkan volume.

      Delete
  16. terus ini mas,tegangan yg terukur saat indikator clip mulai nyala berapa volt mas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tergantung tegangan supply powernya. Karena yang di sensor adalah tegangan dan maks out speakernya. Maka jika clip, itu kondisi power dalam tegangan penuh.

      Delete
  17. ada rangkaian clip buat output tone control ndak,kang bahar.agar dari tiap rak aksesoris rakitan,bisa tercontrol.trims.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mestinya ada mas. Ide bagus. Kalau ada nanti akan saya posting.

      Delete
  18. seperti dari mixer output,tone control parametrik,soalnya punya saya belum terpasang rangkaian clip nya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ide bagus, biar tampak lebih profesional mas he..he..

      Delete
  19. sudah,ada skema yg fix dan sederhana belum kang bahar ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Skema sudah ada tinggal uji coba dulu. Belum sempat posting.

      Delete
  20. coba posting kang bahar.pakai suplay ndak kang?

    saya baru coba pakai R 1k dan led warna merah,diout tone control mas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pakai supply mas. Jebolan dari kit mixer yang ada clipnya.

      Delete
  21. bisa diukur ngga mas,tegangan saat clip itu harusnya berapa yg dipower.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau saya sih belum pernah cek mas. Biasanya sih ngikuti besarnya tegangan supply power.

      Delete
  22. mas,menyimak skema yg niru apex clipnya,diskema apex sepertinya sesudah dioda 1N4007 ada LDR nya mas,terus terhubung kekaki lampu led clip yg plus.yg ini kok ga pake mas,terus fungsi LDR tersebut buat apa mas,mohon koreksinya.trims

    ReplyDelete
    Replies
    1. Fungsi LDR menurut saya sebagai sensor tambahan untuk input. Gak dipasang, gak masalah mas.

      Delete
  23. terus ada satu lagi mas,ada yg memasang R didepan dioda 1N4007 dengan ukuran sekitar 560 ohm,fungsinya buat apa mas.maaf bertanya terus.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menurut saya sebagai penahan out speaker sebelum masuk clip. Kembali lagi tidak dipasang gak masalah. Hanya sebagai pengaman tambahan saja.

      Delete
  24. terus membaca indikasi lampu clip bagaimana mas,kalau masih hanya berkedip normalkah,atau yg dimaksud peak silampu led bener" nyala manteng.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau lampu berkedip terang, baru itu clip. Kalau redup itu maks belum clip. Kalau nyala manteng, itu berarti sudah terlalu over.

      Delete
  25. oke kang,maturnuwun sanget.sampun jelas,tapi isih nunggu postingan clip sing kangge out tone lan lian liane,ditunggu kang.

    ReplyDelete
  26. mau tanya mas bahar, untuk rangkaian yg no 2 itu ground.nya di konek kemana ya?
    kalau ngg di konek bisa nggk?
    mohon bimbingan.nya mas bahar

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sudah saya update gambar koneksi clip indikator pada pcb power. Silahkan anda lihat lagi posting diatas.

      Delete
    2. hehehe mkasih mas, maaf klo nanyak2, soal.nya baru belajar mas bahar, aq sering baca2 di blog mas bahar n Alhamdulillah dapet ilmu 😁

      Delete
  27. oh nggeh mas bahar, angsal nedi alamat email.nya mas bahat / no WA.nya 😁, biar enak mas kalau ada masalah sama clip indikator pnyaq, biar langsung di fast respon 😄

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silahkan koment di blog atau g+ saja mas.

      Delete
    2. oh iya mas, TR bc 550 di daerahq nggk ada
      trus pengganti TR bc550 apa mas?
      apa juga perlu ganti komponen sperti dioda dan resistor??

      Delete
    3. Bisa pakai tr C945, C828, C458, C1815, dll. Pilih salah satu, tapi yang perlu diperhatikan adalah kaki B C E nya.

      Untuk tr BC550 kaki basis di tengah. Untuk tr pengganti diatas kaki basis di pinggir. Hati-hati terbalik posisi kakinya.

      Delete
  28. makasih mas atas jawaban lengkap.nya..
    ini aq udah pasang clip.nya yg versi 1 tnpa TR soal.nya msih nggu jwabap mas bahar untuk penggnti TR 😁..
    .
    oh iya pas amplifier di hidupkan lampu led.nya kedip, trus aq naikan volume di atas jam 12 lampu led.nya kedip2, apakah emang kayak gitu mas??

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya memang kayak itu cara kerjanya. Kalau led sudah nyala kedip, berarti sudah pada ambang batas clip power. Maksudnya mendekati titik maksimal power. Jadi normalnya adalah setel volume sampai batas lampu led tidak nyala. Kalau ingin maksimal, maka set volume sampai lampu nyala kedip sedikit. Itu sudah bagus.

      Kalau led nyala kedipnya terang, maka itu berarti sudah clip. Berarti power sudah pada batas maksimalnya, dan volume harus diturunkan sampai led kedip sedikit atau tidak kedip sama sekali. Itu baru batas normal power.

      Delete
  29. ada rangkaian LED VU DISPLAY menggunakan IC LM3915 nggk mas bahar?
    .
    dan trima kasih banyak mas bahar,
    sangat bermanfaat dan membantu untuk pemula seperti saya..
    trus berkarya mas,,
    saya tunggu postingan mas bahar selanjutnya.
    sukses selalu mas..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau ada waktu nanti akan saya posting rangkaiannya. Terima kasih sudah berkunjung.

      Delete
  30. pnyaq lampu led kok kedip smua ya mas?
    sharusnya kan lampu power nggk kedip, apa emang kayak gitu?
    oh iya aq menggunakan TR BC547

    ReplyDelete
  31. Kang bahar kok punya saya led sinyalnya hidup terus ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Banyak sekali komplain tentang rangkaian ini mas. Padahal skema diatas sudah sesuai dengan rangkaian yang dijual di pasaran.

      Mungkin masih ada kesalahan mas, pemasangan kaki transistornya apakah sudah benar, nilai R nya apakah sudah benar? Coba anda teliti lagi mas.

      Delete
  32. Mas tolong update gambar skema stereo nya dong hehe. Makasih mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kan sama saja mas, tinggal buat 2x rangkaiannya. Untuk channel L R nya.

      Delete
  33. Mas minta lay out nya hehe. Yang tinggal sablon

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mohon maaf gak punya mas. Saya saja pakai pcb lubang-lubang ini mas.

      Delete
  34. Mas, klau dioda zener 5volt bisa kah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Menurut saya gak bisa mas. Pakai diode zener 15v atau 12v mas.

      Delete
  35. Sangat bermanfaat dan sudah saya coba

    ReplyDelete
  36. Mas bahar untuk tgangan +HV dikasih berapa volt maksimal dan minimal? Mksh...

    ReplyDelete
  37. Mas bahar untuk tgangan +HV dikasih berapa volt maksimal dan minimal? Mksh...

    ReplyDelete
  38. Oya mas ini sdh coba bkin tp kok g nyala ya apa slh ltak BEC transostornya ya mas bahar sya pkek tr c1815 bisa ksh tau BEC nya. Untuk bc550 tipe pnp apa npn ya mas bhar tlg pncrahanya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk tr C1815 posisi kaki adalah BEC dalam posisi belakang. Untuk tipe BC550 adalah jenis tr NPN mas, sama dengan tr C1815, cuma beda posisi kaki saja. Kalau tr BC550 kaki basis ada di tengah dan kalau C1815 kaki basis ada di pinggir.

      Delete
    2. Sori keliru mas. Untuk tr C1815 posisi kaki yang benar adalah BCE dalam posisi belakang.

      Delete
  39. mas mau nayak,,
    kalau pasang kit clip yg menggunakan 4 led gemana ya??
    di kit ada tulisan..
    VCC+ = Supply +
    Out = Speaker
    Gnd = Gnd power
    Pro = .........????
    yg mau saya tanyakan Pro itu konek kemana ya??
    trimakasih sbelum.y mas..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu konek ke pin protek power amplifier. Masalahnya tidak semua power ada pin proteknya. Pin protek bisa dikonek ke speaker protektor.

      Itu sebagai indikator protek, jika power dalam kondisi short atau rusak.

      Tapi jika power anda tidak ada pin proteknya dan Anda tidak memerlukannya, maka pin protek gak perlu dikoneksi.

      Delete
    2. ritmakasih mas ilmu.y sudah saya p

      Delete