Sunday, May 13, 2018

KONEKSI DUA POWER SUPPLY SMPS SINGLE OUTPUT DC 45V MENJADI CT SIMETRIS 45V

Alhamdulilah akhirnya ada waktu untuk posting blog. Next posting kali ini adalah bagaimana menyambung atau koneksi dua power supply smps single output DC 45V menjadi CT simetris 45V? Berawal dari pertanyaan rekan kita di g+ yang menanyakan hal tersebut dan sepertinya perlu untuk diangkat ke permukaan mengenai koneksi smps single output DC ini menjadi CT simetris untuk power amplifier. Walaupun memang ada jenis power supply smps yang outputnya sudah menjadi CT dan tinggal konek saja ke power amplifier. Tapi kemungkinan Anda kebetulan mempunyai jenis power supply smps single output DC, maka bisa juga kita jadikan CT untuk power Amplifier. Syaratnya adalah harus menggunakan dua power supply smps single output DC 45V, barulah bisa koneksinya dirubah menjadi CT simetris. Mungkin masih pada bingung he..he.. Simak lebih lanjut.

Jenis power supply smps atau bisa dikenal dengan switching power supply lama-kelamaan mungkin bisa menggeser penggunaan power supply yang menggunakan trafo konvesional. Meskipun banyak kelebihan dan kekurangan, power supply smps tetap lebih unggul dalam hal efisiensi harga dan kestabilan output tegangannya. Menjadikan power supply smps banyak dicari oleh penghobi audio sebagai pengganti trafo, karena harganya yang lebih murah. Ada macam-macam jenis output tegangan pada smps yaitu smps output CT, smps single output, smps dual output. Mari kita perjelas satu-persatu ya.

Smps output CT yaitu power supply smps yang mempunyai output tegangan CT atau simetris (- CT +). Biasa digunakan untuk supply power amplifier.

Smps single output yaitu power supply smps yang mempunyai output satu tegangan output saja. Biasa digunakan untuk power supply lampu DC atau perangkat elektronik lainnya yang menggunakan tegangan tunggal DC.

Smps dual output yaitu power supply smps yang mempunyai output dua macam tegangan. Misal outputnya ada tegangan +12V dan +5V. Biasanya digunakan untuk supply tegangan perangkat elektronik yang membutuhkan dua tegangan.

Dari sedikit penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa jenis power supply smps yang dapat digunakan untuk supply tegangan power amplifier adalah jenis smps dengan output CT. Nah bagaimana dengan jenis power supply smps lainnya, apakah bisa dijadikan CT, sehingga bisa digunakan untuk supply tegangan power amplifier? Jawabnya bisa. Bagaimana caranya? Untuk bisa dijadikan tegangan CT, maka harus menggunakan dua power supply smps single output DC, misal smps single output DC 45V. Kenapa kok harus pakai dua power supply smps? Karena untuk menjadikan tegangan CT, memang diperlukan dua tegangan yaitu positif dan negatif yang dihubungkan secara seri menjadi (- +)--(- +). Akhirnya akan menjadi (- CT +). Bagaimana sudah jelas? Kalau belum jelas akan saya berikan gambar koneksinya dibawah ini.

Sebelum melangkah ke koneksinya, kita lihat dulu bagaimana sih bentuk power supply smps single output DC 45V itu. Berikut gambarnya.


Bisa kita lihat gambar diatas koneksi penyambungannya. Untuk jalur L N konek ke tegangan PLN 220VAC. Kemudian outputnya adalah -V dan +V. Ada juga yang tulisannya COM dan +V. Sebetulnya sama, cuma beda tulisannya saja. Nah jika sudah tahu output tegangan pada power supply smps single output, bagaimana cara menyambungkan atau merubah koneksi dua power supply smps single output ini menjadi CT simetris? Berikut gambarnya.


Titik penyambungan ada titik -V smps1 dan +V smps2 agar menjadi CT. Kemudian -V smps1 jadi -45V dan +V smps2 jadi +45V. Maka akan menjadi (-45V CT +45V). Bagaimana mudah bukan? Sekarang Anda bisa menggunakan dua power supply single output menjadi CT untuk supply power amplifier. Tentu saja ini hanya sekedar alternatif cara untuk menjadikan power supply smps tersebut bisa digunakan untuk supply tegangan power amplifier yang memang membutuhkan tegangan CT, selain harus membeli power supply smps output CT. Tapi jika memang Anda berencana menggunakan power supply smps sebagai supply tegangan power amplifier Anda, maka lebih mudah dan praktis jika Anda hanya cukup menggunakan satu power supply smps output CT. Tapi jika Anda bertanya lebih besar mana daya Ampernya? Maka saya jawab, lebih besar yang pakai 2 power supply smps single output yang koneksinya dirubah menjadi CT. Kenapa kok bisa Ampernya lebih besar? Jelas karena menggunakan dua power supply smps. Perlu juga dipertimbangkan lagi jika berniat membuat dua power supply smps ini, maka jelas biaya yang dibutukan akan lebih banyak. Semoga bermanfaat.

No comments:

Post a Comment