Skip to main content

Cara BTL Power Safari 400W

Lanjut artikel berikutnya adalah cara btl power safari 400w. Ada dua cara btl power yaitu btl pakai resistor dan btl pakai rangkaian kit btl. Kedua cara diatas bisa digunakan. Karena banyak sekali pertanyaan yang masuk mengenai hal ini, maka perlu untuk diposting artikelnya. Bagaimana cara btl power 400w ini? Simak lebih lanjut.

Ada banyak cara orang untuk meningkatkan kemampuan daya power amplifiernya, mulai dari menambah tr final, menaikkan tegangan supply, menambah kapasitas elco, sampai menambah daya amper trafonya. Ternyata masih ada satu cara lagi untuk meningkatkan kemampuan power amplifier yaitu dengan cara BTL. Cara btl adalah menggabungkan dua power untuk bisa bekerja bersama dengan kedua outputnya. Pada output speaker power btl sudah tidak menggunakan ground lagi, melainkan menggunakan kedua output speaker dari kedua power tersebut. Dengan cara btl ini diyakini dapat menaikkan kemampuan power sekitar hampir 2x lipat dari power biasa. Tentu saja harus didukung dengan kemampuan trafo dan banyaknya tr final yang digunakan.

Cara pertama adalah btl menggunakan resistor. Yang dimaksud btl menggunakan Resistor adalah dengan menjumper sebuah resistor pada bagian inverting input kedua power. Nilai resistor btl harus sesuai dengan resistor pada jalur speaker menuju inverting input. Nilai resistor btl bisa berbeda pada setiap power. Jadi harus dilihat dulu nilai R btl nya berapa? Jika sudah ketemu, maka bisa dilakukan penjumperan pada kedua powernya. Resistor yang dibutuhkan hanya satu buah saja. Disini yang perlu diperhatikan adalah mengetahui mana output positif dan negatifnya? Pada power btl menggunakan R btl, maka salah satu input power harus dikonek ke ground atau di groundkan dan input power satunya dijadikan input utama. Nah pada power yang inputnya digroundkan inilah nantinya outputnya akan jadi output negatif (-). Dan output power satunya jadi output positif (+). Berikut gambar koneksi cara btl power safari 400w pakai R btl.


Karena tidak ada contoh pcb stereonya, maka saya menggunakan contoh pakai dua power mono yang saya btl menggunakan R btl. Gambar diatas bisa kita lihat bahwa nilai R btl pada power ini adalah 39K, sesuai dengan yang tertulis pada pcb. Kadang juga ada yang pakai R 47K bahkan 68K. Tapi standart asli Resistor ini menurut pcb power safari 400w jaman dulu adalah 39K. Jadi kita gunakan R btl pakai R 39K. Pada bagian power sebelah kiri akan kita jadikan sebagai output positif (+), maka input tidak digroundkan dan jalur koneksi R btl konek ke jalur output speaker. Kemudian R btl ini akan konek ke bagian power sebelah kanan pada bagian inverting input pada kaki basis tr input. Pada power sebelah kanan, input harus digroundkan agar output powernya jadi negatif (-). Jadi out speaker power sebelah kiri jadi out positif (+) dan out speaker power sebelah kanan jadi out negatif (-). Untuk koneksi speaker sudah tidak lagi menggunakan  ground, tapi menggunakan kedua output power yang sudah ditandai positif dan negatifnya tadi. Jadi jangan asal sambung ya, meskipun di btl, output power tetap ada postif dan negatifnya seperti power biasa.

Cara kedua yaitu menggunakan rangkaian kit btl. Kali ini saya menggunakan contoh kit btl ic 4558 yang mudah digunakan. Cuma sayangnya kit btl ini butuh supply tegangan sendiri, maka diperlukan tegangan agar rangkaian ini bisa aktif. Untuk supply tegangan kit btl bisa di ikutkan jalur supply tegangan power, agar lebih praktis atau bisa menggunakan supply sendiri pakai tegangan extra trafo atau trafo sendiri. Berikut gambar koneksi cara btl power safari 400w pakai kit btl.


Pada gambar diatas bisa Anda lihat jalur koneksinya. Output kit btl masuk input kedua power tersebut. Disini yang menjadi masalah adalah mengetahui mana output positif dan negatifnya? Dalam hal ini kita harus mengetahui dulu jalur skema pada kit btlnya. Secara garis besar rangkaian kit btl ada dua penguat op amp yang akan dijadikan output positif dan negatif. Setiap penguat op amp mempunyai dua input yaitu Non inverting input dan inverting input. Hampir sama dengan cara diatas, bahwa penguat op amp mana inverting inputnya dipakai maka akan jadi out negatif (-). Dan op amp yang non invertingnya dipakai, maka akan jadi output positif (+). Tinggal kita lihat input power sebelah kiri dapat output apa dari kit btl. Jika dapat output negatif (-), maka power sebelah kiri akan jadi output negatif (-). Dan jika input power sebelah kanan dapat output yang positif (+), maka power sebelah kanan akan jadi output positif, seperti gambar diatas. Jadi jangan kebalik ya. Kebalik sih gak masalah, cuma nanti outputnya juga akan kebalik positif dan negatif. Ya begitulah sedikit pemahaman saya tentang kit btl.

Untuk kelebihan dan kekurangan dari kedua cara diatas tidak saya bahas disini, karena fokus pada cara koneksinya saja. Tapi secara singkat dapat saya simpulkan bahwa power btl yang menggunakan kit btl, kemungkinan hasil suaranya akan lebih keras dari pada tidak pakai kit btl. Karena mungkin adanya efek penguatan oleh ic op amp 4558 pada kit btl. Sehingga input seakan dikuatkan oleh oleh ic tersebut. Enaknya jika pakai kit btl, kita tidak perlu otak-atik power, karena tinggal pasang outputnya saja. Kekurangannya kit btl butuh supply tegangan dan butuh biaya untuk membelinya he..he.. Semoga bermanfaat.

Comments

Popular posts from this blog

Cara Merakit Mixer Audio Sound System

Ada yang bertanya lewat komentar blog, bagaimana cara penyambungan mixer sound system? Dalam hal ini cara merakit atau merangkai dan penyambungan koneksi kabel di dalam mixer audio, sehingga dapat dipakai sebagai pencampur dan pengatur sinyal audio untuk keperluan sound system. Sebagai jawaban rekan kita yang ingin membuat atau merangkai mixer sendiri, saya buatkan posting cara merakit mixer audio sound system yang paling mudah dan sederhana. Mari kita simak lebih lanjut.

Cara Mengetahui Daya Watt Amplifier

Untuk mengetahui daya watt suatu amplifier adalah hal sangat penting. Karena untuk menghasilkan output audio yang sempurna dan agar suara yang dihasilkan tidak pecah. Kita harus mengetahui daya watt amplifier tersebut sebelum diumpan ke speaker.

Urutan Instalasi Audio Sound System

Setelah membaca cara merakit mixer sound system pada posting sebelumnya, kali ini bagaimana urutan instalasi audio sound system. Sebuah perangkat sound system pasti ada beberapa perangkat yang mempunyai fungsi masing-masing. Diantaranya adalah Mixer, Equalizer, Crossover, Power Amp. Perangkat diatas adalah perangkat yang umumnya dipakai oleh sebuah rental sound system. Dan ada beberapa perangkat tambahan lainnya yang berfungsi untuk lebih bisa mengontrol sinyal audio yang masuk. Sistem instalasi sound system pada umumnya dibagi menjadi dua yaitu 2 way dan 3 way.