Skip to main content

Cara Pasang Speaker Protector untuk Power BTL

Next posting kali ini adalah bagaimana cara pasang speaker protektor untuk power amplifier btl. Pertanyaan yang sering ditanyakan oleh rekan-rekan lewat g+ dan koment blog, tapi waktu itu belum sempat buat postingnya. Dan hanya sebatas ulasan kata-kata saja he..he.. Kali ini akan coba saya bahas di postingan ini, semoga dapat memperjelas dan mengetahui cara koneksi kit speaker protektor ini pada power amplifier btl. Bisa tidak speaker protektor ini dipasang pada power btl? Apa perbedaan koneksi jika pakai power ampli biasa? Untuk lebih jelas, simak lebih lanjut.

Sebenarnya cara pasang speaker protektor pada power amplifier sudah pernah saya bahas di postingan terdahulu, tapi untuk koneksi pakai power biasa, bukan power btl. Nah disini muncul kebingungan, bagaimana jika speaker protektor ini dipasang pada power btl, bisa tidak? Karena kita tahu bahwa output power btl sudah tidak menggunakan ground, sedangkan kit speaker protektor ada groundnya. Bagaimana cara nyambungnya? Di sini yang akan saya jelaskan adalah cara koneksinya pada satu jenis power btl saja. Tidak pada semua power btl. Karena intinya adalah semua output power btl tidak menggunakan ground dan hanya menggunakan output positif dan negatf dari dua output power.

Bisakah dipasang pada power btl mas? jawab, bisa. Caranya adalah dengan hanya menggunakan input dan output positif saja pada kit speaker protektornya, sedangkan ground input dan output tidak digunakan. Maka dibutuhkann dua input dan output pada protektornya. Jika kita pakai protektor stereo L R, maka bisa kita gunakan input dan output L R  protektor sebagai input dan output (+) dan (-) power btl. Ingat tanpa ground ya. Bagaimana dengan supply kit protektornya? Ya tetap harus menggunakan ground untuk supplynya. Di sini yang perlu diperjelas adalah input dan output protektornya saja yang tanpa ground. Untuk lebih jelas silahkan lihat gambar koneksi speaker protektor pada power btl dibawah ini.


Gambar diatas bisa Anda lihat pada jalur output power btl masuk pada jalur input L R protektor, tanpa ground. Kemudian output L R konek ke speaker, tanpa menggunakan ground juga. Pada jalur supply protektor tetap menggunakan ground untuk supply tegangannya. Disini saya kasih contoh koneksi supply tegangan kit speaker protektor pakai tegangan sekunder ct 12v pada trafo utama. Selain pakai tegangan diatas, jika pada sekunder trafo tidak ada tegangan 12v nya, Maka anda bisa juga pakai tegangan dari tegangan extra trafo yang ada dibelakang trafo. Atau pakai pakai trafo sendiri untuk supply protektornya, cukup pakai trafo 500mA atau 1A ct 12v. Disini yang perlu diingat adalah jika Anda menggunakan supply sendiri atau trafo sendiri pada kit protektornya, maka ground pcb kit speaker protektor tetap harus dikonek ke ground pcb power. Cuma pada output speaker protektor ke jalur speaker yang tidak pakai ground.

Karena banyak sekali model dan jenis kit protektor, tidak semua saya jelaskan disini. Yang penting Anda sudah tahu cara koneksinya bagiamana? Jadi, satu kit speaker protektor stereo L R, hanya bisa digunakan untuk satu channel power amplifier btl. Jika Anda menggunakan dua channel power btl, maka dibutuhkan dua kit protektor stereo. Disini semoga Anda sudah paham. Berikut saya kasih contoh lagi koneksi speaker protektor pada power btl, tapi menggunakan kit protektor lain. Kali ini akan saya perjelas pada bagian pcb protektor yang ada groundnya pada input dan outputnya.


Gambar diatas bisa Anda lihat pada pcb pada pin ground input dan output protektor yang tidak saya koneksikan dan hanya saya gunakan input dan output positifnya saja. Nah seperti itulah cara koneksinya pada power btl. Jangan lupa untuk supply tegangan speaker protektor tetap menggunakan ground ya he..he.. Kalau tidak dikasih ground, gak bisa kerja protektornya he..he.. Dengan cara atau sistem seperti itu, apakah speaker protektor bisa bekerja normal mas? jawab, bisa. Cara kerjanya sama, jika pakai power biasa, bukan power btl. Jika terjadi konslet atau ada tegangan dc pada output power btl, maka protektor akan aktif bekerja memutuskan jalur ke speaker. Dan jalur tidak akan konek ke speaker, selama kerusakan pada power belum diperbaiki. Karena masih ada tegangan dc pada output power btl nya.

UPDATE !
Berikut contoh koneksi cara pasang speaker protektor pakai supply terpisah atau pakai trafo sendiri. Disini jalur ground kit speaker protektor tetap harus konek pada ground pcb power. Supaya lebih jelas, berikut gambar koneksinya.


Anda bisa lihat gambar diatas. Supply tegangan kit protektor terpisah pakai trafo sendiri. Jadi koneksi ground kit protektor tetap tergabung dengan ground pcb power. Ini harus, karena jika ground protektor tidak tergabung pada ground pcb power, maka kit protektor tidak bekerja normal. Karena pakai supply sendiri.

Contoh diatas sebatas pakai satu jenis power btl saja. Anda bisa memahaminya sendiri, bagaimana jika dikoneksi pada power btl lainya. Begitu juga dengan protektor model lainnya, Anda sudah bisa mengkoneksikannya sendiri. Nah selesai sudah posting saya kali ini, semoga bisa menjadi pencerah bagi rekan-rekan lainnya yang ingin memasang kit speaker protektor pada power amplifier btl mereka. Semoga bermanfaat.

Comments

Popular posts from this blog

Cara Merakit Mixer Audio Sound System

Ada yang bertanya lewat komentar blog, bagaimana cara penyambungan mixer sound system? Dalam hal ini cara merakit atau merangkai dan penyambungan koneksi kabel di dalam mixer audio, sehingga dapat dipakai sebagai pencampur dan pengatur sinyal audio untuk keperluan sound system. Sebagai jawaban rekan kita yang ingin membuat atau merangkai mixer sendiri, saya buatkan posting cara merakit mixer audio sound system yang paling mudah dan sederhana. Mari kita simak lebih lanjut.

Cara Mengetahui Daya Watt Amplifier

Untuk mengetahui daya watt suatu amplifier adalah hal sangat penting. Karena untuk menghasilkan output audio yang sempurna dan agar suara yang dihasilkan tidak pecah. Kita harus mengetahui daya watt amplifier tersebut sebelum diumpan ke speaker.

Urutan Instalasi Audio Sound System

Setelah membaca cara merakit mixer sound system pada posting sebelumnya, kali ini bagaimana urutan instalasi audio sound system. Sebuah perangkat sound system pasti ada beberapa perangkat yang mempunyai fungsi masing-masing. Diantaranya adalah Mixer, Equalizer, Crossover, Power Amp. Perangkat diatas adalah perangkat yang umumnya dipakai oleh sebuah rental sound system. Dan ada beberapa perangkat tambahan lainnya yang berfungsi untuk lebih bisa mengontrol sinyal audio yang masuk. Sistem instalasi sound system pada umumnya dibagi menjadi dua yaitu 2 way dan 3 way.