Skip to main content

Cara Pasang TR Final pada Power Amplifier TEF

Next posting berikut adalah cara pasang tr final pada power amplifier TEF. Ini adalah permintaan rekan kita di g+ yang menanyakan bagaimana memasang tr final sanken pada driver powernya, tanpa melepas tr toshiba pada PCB? Nah rekan kita ini sepertinya belum tahu bahwa driver powernya itu termasuk jenis power yang menggunakan sistem TEF (Triple Emitter Follower). Jadi dikiranya tr toshiba yang terpasang pada pcb itu adalah tr final he..he.. Padahal bukan. Tr toshiba yang menempel pada pcb itu adalah transistor driver hasil TEF. Bagaimana cara pasang tr final pada power TEF ini? Simak lebih lanjut.

Perkembangan dunia audio semakin berkembang, dengan adanya bermacam-macam jenis power amplifier yang menggunakan sistem yang berbeda-beda untuk menghasilkan suara yang terbaik dan tentu saja dengan daya watt yang lebih besar. Banyak macam upaya orang untuk meningkatkan daya power amplifier mulai dengan menambah atau memparalel jumlah tr final dan cara yang lainnya. Selama ini mungkin kita berpikir bahwa untuk menambah daya watt power amplifier adalah dengan menambah jumlah tr finalnya saja. Padahal banyak cara lain yang bisa digunakan untuk menambah daya watt power amplifier selain menambah jumlah tr final. Salah satu caranya adalah dengan menerapkan sistem TEF. Apa itu power amplifier TEF? Adalah sebuah sistem yang dipakai oleh sebuah power amplifier yang menggunakan sistem Triple Emitter Follower yaitu penambahan satu tingkat pendorong driver lagi sebelum diumpan ke tr final. Biasanya pada power umumnya hanya menggunakan satu tingkat tr driver. Nah pada power jenis TEF ini, jumlah tr drivernya ada dua tingkat penguatan. Istilahnya dobel tr driver. Dengan menerapkan sistem TEF ini diharapkan dapat mendongkrak daya power amplifier dengan lebih besar dan dasyat he..he..

Bagaimana cara membedakan jenis power biasa dengan jenis power TEF? Mudah sekali, Anda bisa melihat jumlah tr driver yang terpasang pada PCB. Biasanya tr driver pada power TEF jumlahnya ada 4 buah yaitu 2 pasang tr NPN dan PNP sebelum masuk tr final. Perbedaan yang jelas lagi adalah seperti pada pcb driver power rekan kita di g+ ini, yaitu adanya tr final toshiba yang menempel pada pcb yang dikiranya tr final itu he..he.. Padalah itulah tr driver terakhir yang siap diumpan ke basis tr final. Bagi yang belum paham tentang power TEF mungkin sedikit membingunkan, karena kadang belum bisa membedakan itu tr final atau driver? Karena bentuk transistor driver toshibanya besar, dikiranyalah tr final, padahal bukan. Bagaimana sih bentuknya power amplifier TEF itu? Berikut contoh gambar salah satu jenis power TEF. Yang jelas pastinya banyak sekali jenisnya, kita ambil satu saja sebagai contoh. Gambar ini kiriman dari rekan kita di g+ yang menanyakan hal tersebut.


Nah Anda bisa melihat sekilas tr toshiba diatas pcb itu adalah tr final, padahal itu bukan tr final, melainkan tr driver terakhir. Siapa mengira kalau itu tr driver, karena bentuk transistornya besar dan posisinya pun berada di akhir. Jika kita belum paham mengenal jenis power TEF ini, kemungkinan bakalan akan keliru dalam memasang tr finalnya. Bagaimana tidak keliru, tr driver yang dikiranya tr final itu diparalel dengan tr final he..he.. Jelas tidak akan bunyi powernya. Supaya tidak salah pasang tr final, berikut adalah gambar diagram koneksi tr final pada power amplifier TEF.


Gambar diatas adalah sambungan atau koneksi menggunakan tr final sanken sebanyak 4 set. Sudah dilengkapi dengan jalur pengkabelannya sekalian dan jalur tegangan supplynya. Pemasangan tr final sebenarnya sama saja dengan kita memasang tr final power pada umumnya. Cuma karena jenis driver powernya adalah TEF, jadi agak bingung jalur koneksinya bagiamana? Karena belum bisa membedakan mana tr drivernya dan mana tr finalnya. Semoga dengan adanya gambar koneksi tr final pada power amplifier TEF ini dapat memudahkan Anda dalam memasang tr finalnya. Baik memasang sekaligus menambahkan tr final. Semoga bermanfaat.

Comments

  1. Mas klo tr final cpt panas..trus kiprok jg cpt panas..itu masalahnyaada dmn mas ya.. tolong mas petunjuknya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hasil suaranya normal gak? Anda pakai tr final berapa set? Pakai tegangan berapa volt dari trafo?

      Tr final cepat panas, bisa jadi tr finalnya kurang atau tegangan supply kebesaran. Penyebab lainnya bisa dari arus bias power terlalu besar.

      Tr final dan kiprok panas tersebut dalam posisi volume suara maksimal gak? Atau tanpa suara pun sudah panas?

      Delete
  2. Dalam volume kecil mas.. saya pake tegangan dr travo yg 25v 25v kyk yg d postingan sampean mas.. tanpa pake ct. Bru di nyalain bentar blm satu lagu sudah puanass mas..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Coba turunkan tegangan dari trafo pakai 18v 18v atau pakai 15v 15v dari trafo. Mungkin hasil tegangannya terlalu besar.

      Delete
  3. Trus mas.. klo pake kit power ocl yg 150.capasitor kit drivernya ukuran 22 uf/160v.. itu bisa d supplay tegangan berapa volt mas.. maximalnya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Maks tegangan 45v dari trafo mas. Dalam koneksi power supply simetris Biasa pakai ct.

      Delete
    2. kalau melebihi 45v pa elconya meledak mas..pdhl di elcoy 160v.

      Delete
    3. Ya gak sih mas. Kalau elconya sih gak meledak, tapi tr finalnya yang jebol, kalau pakai TIP atau jengkolan.

      Kalau pakai sanken, mungkin aman.

      Delete
    4. Sedikit masukan om.. jika tegangan elco nya 160volt, tdk akan berpengaruh walaupun disupply tegangan 100volt. Itu cuma ambil inisiatif aja agar elco tdk mudah meletup disaat tegangan dc ditambah, cuma jika ingin menambah tegangan supply, perhatikan tegangan maksimal dri tr bias, buffer, driver, dan power. Jika ingin coba2 modif ocl 150watt, saran aq coba ganti tr A567 menjadi MPSA92, D438 menjadi MJE340, TIP32/D313 menjadi C2073, dan 2N3055 menjadi MJ15003. Sudah pernah aq terapkan dan maksimal tegangan yg bisa didapat maksimal ±70volt dan otomatis daya yg dihasilkan meningkat. Dan resistor pembatas arus 100ohm diganti menjadi 150ohm. Hehehe

      Delete
    5. Mantap mas masukannya. Terima kasih atas saran dan masukannya yang mantap. Modif komponen untuk high voltage. Semoga bermanfaat untuk rekan semuanya.

      Delete
  4. Mksh atas pnjlasan ya mas.. slm sukses

    ReplyDelete
  5. Malam mas baha.... mau tanya nh kalau power ampli 800wat x 2 blazer TR sanken saya kasih tegangan 56 volt dari trafo 20A suaranya dengung semakin lama semakin keras ya? Cuman kalu di kasih tegangan 47 volt dari trafo suaranya normal, hanya berdengung sedikit, apah elco power suplaykurang bagus mas saya pake elco 10 uf 100 vol mas? Mohonpencerahanya mas bahar suwun

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa jadi kualitas elconya kurang bagus. Dan bisa juga ukuran elconya kurang besar mas, masak hanya pakai elco 10000uf/100v saja?

      Coba perbesar ukuran elco supplynya dengan menambah dan mem paralel elco 10000uf/100v. Pakai 4 buah elco atau 8 buah elco.

      Delete
  6. Maff mas salah tulis!... elCo saya pake 8 buah 10.000uf 100vol. Cuman merek nya beda beda, mungkin bisa jadi di salah satu elco ada yg rusak ya mas, mmumet ndas ku mas heheheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sekarang tr finalnya pakai berapa set mas per channel?

      Bisa jadi salah satu elco ada yang bermasalah. Coba saja lepas elconya sepasang-sepasang mas dan amati apakah ada perubahan suara setelah melepas beberapa elconya? Apakah dengung bisa hilang? Ataukah malah besar dengungnya?

      Sabar mas, ya namanya belajar itu mesti troble dulu, baru bisa. Lah kalau ngrakit langsung enak, kapan belajarnya he..he.. Masalah itulah guru terbaik buat kita.

      Delete
  7. Wah betul kata sampean ternyata salah satu elco power suply nya ada yang rusak mas saya ganti langsung bersih suaranya, terimakasih atas bantuanya mas bahar moga sukses selalu amin

    ReplyDelete
  8. Bang, tanta nih, saya beli ampli bell bgr hrr3 channel 2.1 tp out subwoffer sama skali gak kluar suara, yg out channel R & L nya normal saja, itu mslahnya DC out nya apa memang yang di pcb nya rusak, bru beli online pas dicoba gitu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya betul, kemungkinan ada kerusakan di pcbnya. Atau ada yang salah pasang komponen.

      Delete
  9. Mas nimbrung tanya skalian mas..
    Baru beli kmrn trafo belt 10A.
    Takut kbakar sperti yg sudah2.. heehe
    Kira2 klo listrik sya 900watt.. di primerx d ksih fuse brp ampere y mas..
    Trus apa perlu fuse d skunder trafo,,??
    Mkasih mas..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk input primer kasih fuse 10A. Untuk sekunder sebenarnya gak perlu dipasang fuse, karena akan mengurangi atau menghambat tegangan ke power, jadi kurang loss.

      Tapi kalau takut kebakar, maka boleh dipasang juga sekering atau fuse 10A pada out sekunder trafonya. Dengan sisi kekurangannya adalah tegangan sedikit terhambat karena harus lewat fuse dulu, sebelum ke power. Tapi tidak mempengaruhi hasil suara kok, cuma biasanya akan ngedrop jika di posisi vol maksimal.

      Kalau dipakai standart sih gak masalah, aman-aman saja.

      Delete
    2. Mkasih mas..

      Dlu pernah buat power dengan 2 trafo 10a banci d gandeng voltase 42v. Elco 10000x4 power socl504 sanken 2 set.

      Lha skrang pake belt 10a murni spek power sma beda trafo aja dg voltase 45v.

      Lha kok malah gler yg 2x 10a banci ya mas...
      Pdahal voltasex aj gedean yg belt..
      Apa kiprok berpengaruh??
      Klo brpengaruh kira2 kiprok yg baik merk apa dan hrgax brp bang.
      atau sanken yg hnya 2 set itu kurang .

      Mohon ptunjuk trima ksih mas.
      Maaf selalu tnya.. hehe

      Delete
    3. Dilihat dulu trafo 10A murni benar gak? Mereknya apa? Karena trafo itu ada biasanya 2 macam, yaitu trafo 10A kecil (bukan banci) dan trafo 10A besar. Kalau trafonya 10A kecil ya wajar, kalah dengan 2 trafo 10A banci dobel. Yang trafo murni itu yang trafo 10A besar. apakah trafo 10A Anda yang trafo 10A besar?

      Kiprok menurut saya gak pengaruh. Asalkan sama atau lebih besar dari Amper trafo. Saya kalau kiprok biasanya pakai kiprok yang besar sekalian, pakai kiprok 35A. Biasanya merek Motorola Mexico 3506, atau merek lain gak masalah.

      Sanken 2 set gak pengaruh, jika memang sebelumnya bisa gleerr.

      Delete
  10. Dlu pake orient 10a kcil.. g tau banci atau g mas..
    Skrang pake 10a besar merk belt..
    Tembagax jauh lebih bes yg skrng mas.. klo d lhat mgkn 3x lbih besar dri orient..
    Tpi ya wes enk si mas g msalah lah..
    Mkasih mas

    ReplyDelete
  11. mgk artikely yg bahas TEF ditambhin mas..klau powery masih standart mgk skemay diperjelas lagi..klau TR TEF y sama dengan TR driver seumpama tip 41/42 pa g pa2 atau kurang besar.kalau diTEF pa suara tambah nyaring atau gmn mas..kalau seumpama cm pakai 2 speker 12" pa g pa2 PA diTEF...maaf kalau kepanjangan..hè..he

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya sih berencana untuk ngeposting itu, merubah power standart jadi tef.

      Untuk driver tef gak masalah sama dengan driver. Cuma lebih baik yang satu tingkat diatasnya. Misal tr driver pertama pakai TIP31, driver kedua pakai TIP41, driver ketiga pakai TIP3055. Jadi semakin ke akhir, transistor semakin kuat. Baru masuk tr final.

      Untuk masalah itu saya belum bisa jawab, karena belum coba. Makanya artikel saya belum saya posting tentang masalah ini. Akan saya coba dulu, baru nanti akan saya share.

      Kalau menurut saya jika beban speaker cuma 12" x2, maka lebih baik gak perlu di TEF mas. Untuk hasil suara lebih nyaring atau gak, jika di TEF, saya belum coba.

      Delete
  12. Apa tef ini istilah orang orang power kit 2 tingkat dan tiga tingkat ya mas.?
    Untuk rangkaian diatas kira2 biar joss brapa amper trafo mas?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk power TEF itu adalah Triple Emitter Follower. Itu sama dengan power yang 3 tingkat mas, bukan yang 2 tingkat.

      Kalau power yang 2 tingkat itu power biasa, bukan TEF.

      Untuk hasil maksimal pakai trafo 10A dengan tegangan CT 32v.

      Delete
  13. Mas ... Bisa nggc power 2 tingkat dipasang TEF ini? Dalam artian 2 tingkat ditambah dengan 1 tingkat lagi pada Tr drivernya? Kalau bisa bagaimana cara merangkaiannya?

    Mungkin bisa lah mas shering2 lewat Whatsapp

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa mas. Akan saya bahas di next posting berikutnya.

      Delete
  14. Mau tnya mas sya powerku 150w stereo,10A kcil 2set sanken biasa permonox,tros mau tk ganti sanken yang bagus kra2 kuat gk dgn 10A dan suarax gmn dgn suarax klo udh d gsnti?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masih kuat. Kalau bawaannya pakai tr final sanken biasa, lalu diganti pakai tr sanken yang bagus, maka suara akan lebih bagus dan lebih bulat.

      Satu lagi, tr sanken yang bagus, gak gampang jebol. Kuat untuk beban speaker banyak.

      Delete
    2. Maaf mas, Sanken yg bagus yg kodenya berapa mas?

      Delete
    3. Tergantung kebutuhan mas.

      Untuk low voltage bisa pakai sanken 2SA1216/2SSC2922.

      Untuk high voltage bisa pakai sanken 2SA1494/2SC3858. Atau 2SA1295/2SC3264.

      Yang jelas semakin bagus sanken, harga semakin mahal. Jadi sesuaikan dengan kebutuhan.

      Delete
  15. Mas Bahar, untuk TR driver yang masuk ke TR final itu Emittornya men drive Basis TR final begitu kah mas

    ReplyDelete
  16. Mas bahar, kit mono sanken 400watt itu bisa dipasang tr sampe brpa set? Terima kasih

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sampai berapa pun bisa. Tapi standartnya umumnya pakai 4 set atau 8 set.

      Delete
  17. Replies
    1. sya pnya power amplifier socl 504... di pcb kan ada 3.transistor yg mau sya tanyakan? klo tr-5401 di gnti tr-5551 dan tr-a1839 di gnti tr-15031 dan tr-c4793 di gnti tr-15030 gmna pak???

      Delete
    2. Untuk transistor

      2N5401->PNP ganti 2N5551->NPN (Gak bisa).

      2SA1839->PNP ganti MJE15031->PNP (Bisa).

      C4793->NPN ganti MJE15030->NPN (Bisa).

      Jadi yang gak bisa adalah tr 2N5401 gak bisa diganti pakai 2N5551. Karena beda jenis.

      Delete
  18. ohh... tr yg 2n5401 salah ya pak? trmksg pak...

    klo socl 504, mau di buat tef? dngn tr final c2500 dan pasanganya, lalu tr driver yg di pasang di pcb tipe apa pak

    ReplyDelete
  19. Untuk trafo yg bagus pake biasa, teroid atau smps

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk yang murah bisa pakai smps.

      Untuk yang bagus, tapi agak mahal, pakai trafo biasa.

      Yang paling bagus pakai toroid, tapi mahal.

      Delete
  20. Assalamu'alaikum mas Bahar
    Saya mau tanya + masukannya mas

    Saya punya rakitan music sbb..
    1Trafo 5amper,pake 32v, 1kiprok 35A, elco 8x10.000/80v, pake 1 power 3tangkat mono, disupply sanken 2922,1912 4pasang

    Untuk tone+sub, pake 1travo ct 3ampere, pake 15v, kiprok 10A, elco 2x4700/50

    Speaker 2 lg legacy 200w 4ohm 8 inch, 2 acr 200w 8ohm 8inch, 2tweeter corong (2box)

    Yang mau saya tanyakan :
    1 jika mau dipake buat stereo (tambah 1pa mono) apa yg perlu ditambah ato diganti..?
    2 untuk rekomendasi speaker, kuat untuk berapa watt dan berapa inch..?

    Makasih mas sebelumnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. 1. Tinggal bagi 2 saja jumlah speakernya, untuk L R.

      2. Speaker diatas sudah cukup.

      Delete
    2. Maaf mas, trus untuk trafo kiprok dan elco yg saya punya, apaka sudah memadai mas, jika ditambah 1 PA mono lagi..?

      Delete
  21. Mas bahar.. saya kan punya parametrik..
    Untuk memisah output parametrik itu menjadi 2 enakx d kasih apa mas.???
    Niatnya mau tak buat 1 high mid 1 low sub
    untuk d kamar aja mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada 2 cara, pertama yaitu modif parametrik dan kedua yaitu dengan menambah kit rangkaian. Paling mudah, bisa ditambahkan kit filter subwoofer, yang dilengkapi 2 output yaitu output main L R dan output subwoofer.

      Untuk high mid bisa pakai output main L R dan low bisa pakai out subwoofernya.

      Delete
  22. Mas mau tanyak,, klau power PA TEF pemasangan kaki basis TF ke kaki emitor driver Y mas..?

    ReplyDelete
  23. Kang bahar, saya baru beli driver socl 500w merk tunersys, driver tampa final jalur dari resistor 330 ohm/2watt, trus vcc+ B+ Sp B- Vee- ,untuk mengkonek kaki Tr tef npn dan pnp bagai mna kang baru ke Tr final, mhon coret2 nya kang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gambar diatas kan sudah ada mas. Cuma beda istilah saja pin koneksinya. Tinggal samakan saja.

      VCC+ = +60v
      B+ = B+ (sama)
      VEE- = -60v
      B- = B- (sama)
      Sp = spk

      Koneksi sama dengan diatas. Silahkan lihat lagi gambar diatas.

      Delete
  24. Nanya lagi kang, spek tuk driver ;
    Max 4set final ,output power mono 500w Rms 4ohm saya paham, yg gak pahamnya input sensitifitas: 1,2v Rms/4ohm maksudnya gmna tu kang????
    Pake satu trimpot uda q seting ampe 0,07volt, pabriknya aq lupa kang,masih tes uji coba semalam, instalasinya trafo 10a besar banci ,elko 4biji 10.000 Uf/100v , final pake 2set c5200, speakernya 15"/350w , pake 2tweeter diserikan dngan 1 elko 4,7Uf/400v, trebel jernih enak didengar kang, tpi pas putar lgu dangdut suara melengking kaya seruling diujung sentakan terakhir ada seraknya pas saya cek asalnya cuman dari satu tweternya aja, gmna tu kira kang????? Maaf kepanjangan kang kurang pande mempertanyakannya, mklum pemla

    ReplyDelete
    Replies
    1. Input sensitifitas itu adalah tingkat kepekaan inputnya. Gak ada patokan untuk itu, cuma bedanya inputnya peka dan tidak saja.

      Coba ditukar posisi tweaternya, apakah seraknya pindah atau tetap? Saya kuatir dari tweaternya yang bermasalah.

      Delete
  25. Permisi mas bahar, kalau misal di tef untuk resistor kapur yg di kit pcb drivernya di buang apa harus diganti dg yg gelang mas?..

    ReplyDelete
    Replies
    1. R kapur diganti dengan R yang gelang. Ganti Pakai R 100 ohm/ 2 watt.

      Delete
  26. Minta masukan om,,
    Sya masih agak bingung dengan siStem TEF,
    Sya ada rencana mau beli Kit Power Ampli Merk Yiroshi yg sdh ada TR finalnya antara seri x6 dn x10..di mana keduanya menggunakan sistem TEF,,naah untuk kit sprt itu apakah ada yg di SETEL sedemikian rupa di kit tersebut,,seperti DCO atau apalah istilah2 yg blm sya mengerti..??atau langsung aja Di suplay ke power Suply dn di sanbung ke TC atau Mikser..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau kita beli kit powwr jadi, biasanya dari sana sudah disetel mas dan kita tinggal pakai. Memang biasanya ada setelan dco dan bias. Tapi menurut saya gak perlu dirubah dulu. Langsung saja disupply ke power supply.

      Cuma saran saya, untuk tahap awal power jangan di supply dengan tegangan tinggi dulu. Coba pakai tegangan rendah dulu, misal pakai tegangan ct 25v dulu dari trafo. Amati kinerja power, normal gak? Jika normal, baru tegangan supply bisa dinaikkan. Untuk menghindari kerusakan power karena tegangan tinggi.

      Delete
    2. Ok..makasih banyak bantuannya om..sukses sellu..

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Cara Merakit Mixer Audio Sound System

Ada yang bertanya lewat komentar blog, bagaimana cara penyambungan mixer sound system? Dalam hal ini cara merakit atau merangkai dan penyambungan koneksi kabel di dalam mixer audio, sehingga dapat dipakai sebagai pencampur dan pengatur sinyal audio untuk keperluan sound system. Sebagai jawaban rekan kita yang ingin membuat atau merangkai mixer sendiri, saya buatkan posting cara merakit mixer audio sound system yang paling mudah dan sederhana. Mari kita simak lebih lanjut.

Cara Mengetahui Daya Watt Amplifier

Untuk mengetahui daya watt suatu amplifier adalah hal sangat penting. Karena untuk menghasilkan output audio yang sempurna dan agar suara yang dihasilkan tidak pecah. Kita harus mengetahui daya watt amplifier tersebut sebelum diumpan ke speaker.

Urutan Instalasi Audio Sound System

Setelah membaca cara merakit mixer sound system pada posting sebelumnya, kali ini bagaimana urutan instalasi audio sound system. Sebuah perangkat sound system pasti ada beberapa perangkat yang mempunyai fungsi masing-masing. Diantaranya adalah Mixer, Equalizer, Crossover, Power Amp. Perangkat diatas adalah perangkat yang umumnya dipakai oleh sebuah rental sound system. Dan ada beberapa perangkat tambahan lainnya yang berfungsi untuk lebih bisa mengontrol sinyal audio yang masuk. Sistem instalasi sound system pada umumnya dibagi menjadi dua yaitu 2 way dan 3 way.