Sunday, October 15, 2017

RANGKAIAN VU METER LED SEDERHANA TANPA IC UNTUK POWER AMPLIFIER

Berikut adalah rangkaian vu meter led sederhana tanpa ic untuk power amplifier. Rangkaian ini sama sederhananya dengan rangkaian vu meter jarum pada postingan sebelumnya. Yaitu sedikit komponen dan tanpa supply tegangan. Dan menariknya lagi rangkaian ini tanpa menggunakan IC atau transistor sebagai penguatnya. Ibaratnya rangkaian vu meter led ini adalah rangkaian pasif, jadi tanpa ic dan supply tegangan. Tapi lagi-lagi kelemahan rangkaian ini tidak bisa dipasang untuk out rangkaian op amp misal tone control, mixer, dll dan hanya bisa bekerja  pada out speaker power saja. Tapi tidak masalah menurut saya, karena rangkaiannya sendiri sederhana sekaligus sebagai indikator level power kita, tanpa mengeluarkan biaya banyak. Tentu saja jika ditambah vu meter led ini akan mempercantik penampilan power amplifier kita he..he.. Simak lebih lanjut.

Karena rangkaian ini bersifat pasif, maka mau tidak mau jika ingin menyalakan rangkaian ini dibutuhkan sinyal suara yang kuat yaitu out speaker pada power amplifier agar rangkaian ini bisa bekerja. Sinyal-sinyal dari out speaker inilah yang nantinya kita ubah menjadi tegangan DC sehingga lampu led akan menyala sesuai dengan besar kecilnya suara yang masuk. Lampu akan menyala dimulai dari level terendah bawah sampai level tinggi led akan menyala semuanya. Rangkaian berfungsi sebagai indikator sinyal output power amplifier. Selain sebagai indikator level, rangkaian ini juga bisa berfungsi sebagai indikator kerusakan power amplifier. Jika terjadi short atau ada tegangan yang keluar melalui jalur output speaker, maka led akan menyala sesuai dengan besar tegangan yang masuk. Jika tanpa sinyal suara, rangkaian ini menyala, bisa dipastikan power amplifier anda bermasalah, karena ada tegangan yang keluar pada jalur out speaker, yang dapat merusak spul speaker anda.

Kelemahan dari rangkaian ini adalah tidak bisa dipasang pada output rangkaian op amp misal tone control, mixer, dll. Karena rangkaian ini tidak dibekali komponen penguat dan tegangan supply, maka tidak akan bisa menyalakan lampu led dengan output sinyal yang lemah. Jika ingin rangkaian ini dapat dipasang pada out rangkaian op amp, maka dibutuhkan komponen penguat misal ic atau transistor sebagai pendorong sinyal agar bisa menyalakan lampu led. Tentu saja jika pakai komponen penguat, maka jelas rangkaian ini pasti membutuhkan supply tegangan. Berikut adalah gambar rangkaian vu meter led sederhana tanpa ic untuk power amplifier.


Anda bisa lihat rangkaian diatas terdiri dari deretan lampu led dan dioda. Cara kerja rangkaian adalah lampu led akan menyala dari mulai paling bawah dan akan naik menyala semua pada saat level maksimum. Lampu led akan menyala mengikuti level sinyal AC audio yang diberikan pada inputnya. Jika tidak ada sinyal masuk, maka tidak ada lampu led yang menyala. Jika level sinyal inputnya rendah, maka hanya led1 dan led2 yang akan menyala. Dan pada saat level sinyal input paling kuat, maka semua lampu led akan menyala, termasuk lampu led7. Untuk lampu led gunakan lampu led biasa bukan led untuk lampu, karena tegangan kerjanya beda. Led untuk lampu tegangan kerjanya terlalu tinggi, sehingga akan sulit untuk bisa menyala pada saat level input rendah. Rangkaian diatas adalah rangkaian mono, sehingga jika anda ingin membuat untuk rangkaian stereo, maka dibutuhkan 2 rangkaian yang sama seperti diatas. Gunakan variasi beberapa warna lampu led agar terlihat lebih cantik. Misal LED1, LED2 warna hijau. Kemudian LED3, LED4, LED5 warna kuning. Kemudian LED6, LED7 warna merah. Sehingga menghasilkan perpaduan warna lampu led yang bagus. Atau silahkan pilih sendiri warna lampu led sesuai selera.

Penjelasan proses kerja rangkaian. Proses pertama adalah sinyal masuk R1. Besarnya nilai R1 disesuaikan dengan kemampuan power amplifier yang digunakan, anda bisa mencoba menggunakan R 1,5 ohm hingga 22 ohm, sesuaikan dengan tingkat kepekaannya. Khusus untuk R1 gunakan Resistor 1 watt, agar tidak panas. Kemudian masuk C1 ini sebagai filter audio output sebelum masuk rangkaian, sehingga jika terjadi problem di rangkaian ini, tidak sampai balik ke power. Kemudian masuk D2 untuk disearahkan dan diratakan dengan C2 hingga menjadi tegangan DC. Fungsi D1 disejajarkan pada jalur input rangkaian adalah sebagai protektor rangkaian jika anda secara tidak sengaja terbalik posisi inputnya dan menahan sinyal negatif, sehingga yang lolos adalah sinyal positif saja. Setelah jadi tegangan DC, maka tinggal kita distribusikan ke semua led dengan metode drop down tegangan secara bertahap melalui media dioda IN4148 yang dipasang sejara berjejer dan resistor penahan di setiap lampu led. Semakin banyak dioda IN4148 berjejer, tegangan yang masuk yang melaluinya akan semakin drop. Sehingga nyala led di ujung paling akhir akan menyala terlambat atau baru akan menyala jika tegangan benar-benar sudah tinggi. Jadi pada posisi maks ini, semua lampu led akan menyala. 

Bagaimana koneksi rangkaian ini pada pcb power? Berikut gambar koneksi VU meter led pada pcb power amplifier.


Untuk pemasangan koneksi rangkaian pada pcb power mudah bukan? Ada 2 jalur koneksi yaitu out speaker dan ground pcb power. Silahkan konek input rangkaian ini pada out speaker pcb power. Kemudian konek ground rangkaian pada ground pcb power. Dan VU meter led anda sudah bisa menyala. Ingat rangkaian ini tidak membutuhkan tegangan supply, jadi tidak perlu dikonek ke tegangan supply power. Hanya perlu konek ke out speaker dan ground pcb power saja. Untuk rangkaian vu meter led yang menggunakan ic, akan saya bahas di next posting berikutnya.

UPADATE !!!
Ada yang bertanya di g+, bagaimana penambahan lampu indikator pada rangkaian vu meter ld diatas? Karena memang rangkaian vu meter led diatad tidak dilengkapi dengan lampu indikator power, maka akan saya update untuk gambar koneksinya. Berikut gambar koneksi penambahan lampu indikator pada rangkaian diatas.


Karena kemarin yang bertanya belum tahu cara koneksinya bagaimana pada rangkaian diatas, maka saya buatkan gambar koneksinya. Hanya dengan penambahan lampu led merah sebagai indikator power dan sebuah resistor dengan ukuran 2K2 sebagai penahan tegangan lampu lednya. Jadi lampu indikator power ini akan menyala terus pada saat power ON dinyalakan. Menandakan tegangan sudah masuk. Warna led bisa anda ganti sendiri sesuai selera. Semoga bermanfaat.

37 comments:

  1. kalau pkek diode zener bisa ga kang???

    ReplyDelete
    Replies
    1. Gak bisa. Hanya bisa pakai diode IN4002 atau dioda 1A. Atau bisa juga pakai diode IN4148.

      Delete
    2. led biasa seperti apa mas... apa yg yg berwarna kecil itu ... klu yg biasa putih itu bisa gak

      Delete
    3. Ya betul led kecil warna-warni. Asal bukan lampu led untuk lampu emergency.

      Delete
  2. oya mas saya udah coba. alhamdulliillah bisa... tpi untuk tegangan 45 vac untuk indikator powernya resistor panas yg 2k2. ada solusigak mas.

    ReplyDelete
  3. Kalo di tambah potensio gimana mas.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa saja mas. Tapi menurut saya gak perlu, cukup pakai Resistor saja.

      Delete
  4. Ngoneksikan inputnya bagusnya kemana mas y? Soalnya led vu sya kayaknya kurang sensitif,sya ngoneksikan ke input dr PA,tp bs nyala klo tegangan inputnya besar,klo pelan gk nyala sama sekali mas... Knp y kira2nya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Led vu nya pakai rangkaian diatas atau led vu yang ada icnya?

      Delete
    2. Yang ada ic nya mas,led vu 10 led mono,sya pake 2 kit

      Delete
    3. Itu di kit led vunya kan ada VRnya mas, untuk setting kepekaan nyala lampunya. Silahkan coba di setel lewat VR tersebut.

      Tapi nanti hasilnya jika terlalu peka, maka pada saat volume besar, nyala lampu akan mentok semua. Jadi setel secukupnya saja.

      Delete
    4. Gak ada VR nya yg sya mas,jd dr inputnya pake resistor trs ke ic

      Delete
    5. Resistornya ukuran berapa mas?

      Delete
    6. Duh lupa mas unk,mesti buka boxnya dlu hhe

      Delete
  5. Mas pake R1 nya pakai 10 ohm,...saat bass full,...mulai berasap dan gosong,..elco 220uf juga panas....cocoknga R1 d ganti berapa ohm

    ReplyDelete
  6. Mas kalo ocl 150w ditambahin crossover 3way cocok ga?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Crossover pasif atau aktif mas?

      Delete
    2. Pasif mas
      mas cara ngerangkai rangkaian ini gimana mas ko jalur gnd nya ada dua A gnd sama D gnd ga paham mohon bantuannya?


      http://1.bp.blogspot.com/-NDxMhzQO6F8/Ujyd_Gm8MQI/AAAAAAAAAZU/Yl_7kj-avTs/s400/Skema+Rangkaian+Echo+Repeater+PT2399.gif

      Delete
    3. Cocok mas. Cuma kelemahan dari crossover pasif adalah suara jadi sedikit tertahan karena proses filter.

      Agnd dan Dgnd sama sama saja mas. Satu jalur ground.

      Delete
    4. Mas cara instalasi rangkaian diatas gimana mas?

      Delete
    5. Nah sekarang echonya mau diaplikasikan untuk apa? Mixer atau tambahan echo untuk power amplifier. Atau mau dipakai untuk mic yang gak ada echonya?

      Delete
    6. Sikahkan baca di sini mas.
      http://www.baharelectronic.com/2016/10/cara-merakit-mixer-audio-sound-system.html?m=1

      Untuk echonya silahkan beli jadi saja. Namanya echo dtk satu mic.

      Delete
    7. Mas kalo untuk mic yg ga ada echonya gimana mas?

      Delete
    8. Tinggal konek saja mas out echo ke input mic bawaan. Kemudian input echo sebagai input yang baru.

      Jadi urutannya adalah.
      Spul mic->echo->input mic.

      Delete
  7. Makasih mas
    kalo R1 mau diganti potensio berepa K mas?
    Mas kalo nyuntik rangkaian subwoofer di bawah ke ampli gimana mas?





    http://3.bp.blogspot.com/-S_zrFWjCMnE/TiLt2UcTzAI/AAAAAAAAAEU/53N5_Ie5zfc/s1600/skema+sub+wofer.bmp


    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa pakai VR 100 ohm mas.

      Saya belum pernah coba rangkaian diatas.

      Delete
  8. tanya om..itu efeknya ke power ampli apa.?itu outnya kan ke spiker..apa gk bikin TR power ampli tmbh panas kh.?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya gak mas. Kan sudah ada R1 dan D2 sebagai filter. Jadi tidak akan membuat konslet.

      Andaikan saja lampunya konslet, maka konslet akan tertahan di D2, dan tidak akan masuk ke power. Jadi tr final aman.

      Delete
  9. Replies
    1. Mohon maaf untuk komentar silahkan lewat koment blog dan g+ saja.

      Delete
  10. Klo led nya pakai led yg biasa di SMD bisa gx mas,,,, contoh sya pakai led yg nempel di bekas ampli mobil..

    ReplyDelete
  11. lampu dikurangi boleh mas jumlahnya

    ReplyDelete