Wednesday, October 18, 2017

CARA MEMBUAT TEGANGAN EXTRA DARI SUPPLY UTAMA POWER AMPLIFIER

Next posting berikut adalah cara membuat tegangan extra dari supply utama power amplifier. Beberapa waktu yang lalu ada yang bertanya lewat g+, menanyakan bagaimana membuat tegangan extra untuk tone control atau mixer dalam satu box, tapi tegangan extra trafo pada trafo besar tidak ada. Tips ini juga pernah saya buat postingannya, yaitu membuat tegangan supply dari tegangan extra trafo. Nah bagaimana solusinya jika pada sekunder trafo besar tidak ada atau tidak dilengkapi dengan tegangan extra trafo? Otomatis kita tidak bisa membuat tegangan rendah simetris 15v untuk tone control atau lainnya. Pada waktu itu belum sempat saya beri solusi alternatif ini, hanya saya beri solusi paling mudah yaitu dengan cara menambahkan satu trafo lagi, tapi yang kecil cukup 1A untuk mensupply tegangan tone controlnya. Bagaimana solusi alternatifnya? Simak lebih lanjut ya.

Cara ini sering saya praktekkan dalam pembuatan power amplifier yang sudah dilengkapi dengan tone control atau mixer dalam satu box amplifier. Cara ini tidak membutuhkan trafo tambahan untuk membuat tegangan extra trafo ini. Terus pakai apa mas? Yaitu dengan menggunakan tegangan supply utama power amplifier. Loh kok bisa mas? Output tegangannya kan besar? Bagaimana bisa untuk mensupply tegangan rendah tone control yang biasanya cuma 15 volt simetris? Jawabnya, bisa. Bagaimana caranya? Lanjut.

Yaitu dengan cara menstep down tegangan utama supply power amplifier menggunakan ic regulator penurun tegangan yang umum dipakai yaitu ic 7815 dan 7915. Apakah kuat ic regulator ini untuk menurunkan tegangan tinggi power amplifier? Jawab, kuat. Yaitu dengan cara penambahan Resistor penahan tegangan yang dipasang pada input ic regulator 7815 dan 7915. Sehingga tegangan sebelum masuk input ic regulator akan ditahan dulu dengan Resistor sehingga tegangan akan drop lebih rendah. Maka tegangan yang akan masuk input ic regulator akan sedikit lebih rendah dari tegangan utama power amplifier. Jadi ic regulator 7815 dan 7915 akan aman. 

Selain antisipasi dengan Resistor penahan tegangan, ic regulator wajib diberi pendingin atau heatsink. Karena nantinya juga akan panas atau hangat pada saat bekerja menurunkan tegangan. Tapi ini normal, tidak menyebabkan kerusakan ic regulator jika sudah dipasang pendingin atau heatsink pada bodi ic regulator 7815 dan 7915. Tips untuk pemberian pendingin pada ic regulator ini, gunakan isolator mika dulu sebelum dibaut dengan pendingin. Usahakan bodi ic regulator ic 7815 dan 7915 tidak konek ke pendingin. Jika ini terjadi bisa menyebabkan konslet pada tegangan utama power amplifier. Jadi harus hati-hati ya.

Lanjut bagaimana gambar koneksi cara membuat tegangan extra dari supply tegangan utama power amplifier ini? Berikut gambarnya, silahkan dilihat.


Karena banyak sekali permintaan gambar bagaimana solusi membuat tegangan extra yang mudah tanpa perlu menambah trafo lagi. Menurut saya sangat perlu untuk diangkat kepermukaan melalui media blog ini, agar bisa membatu rekan-rekan yang lain untuk bisa membuatnya. Akhirnya bisa juga membuat postingan tentang hal ini. Rangkaian diatas dapat anda lihat ada dua tegangan output supply simetrisnya. Yaitu tegangan tinggi simetris untuk power amplifier dan tegangan rendah simetris untuk keperluan supply tone control, mixer, dll. Jadi lebih simple dan mudah bukan he..he.. Proses step down tegangan utama menggunakan ic regulator 7815 dan 7915 untuk menghasilkan tegangan rendah simetris 15v-ct-15v.

Alhamdulilah. Terima kasih banyak atas masukan dari rekan-rekan lewat koment blog dan g+ yang menginspirasi untuk membuat rangkaian yang lebih bermanfaat lagi. Berkat masukan dan support ide dari rekan-rekan yang lain saya ucapkan terima kasih. Semoga bermanfaat.

34 comments:

  1. Maaf Mau nanya bnyak nih Kang, klo mau ubah tgangan skunder trafo misalnya dr non ct k ct brrti yg d ubah hnya glungan skunder atau apa? trus yg mmpengaruhi daya, arus dan tegangan trafo itu apa sja.. mhon pnjelasannya kang klo bsa skalian prbadaan glungan skunder trafo ct dan non ct itu d mna..

    ReplyDelete
    Replies
    1. 1. Ya betul mas. Yang diubah gulungan sekundernya saja mas.

      2. Yang mempengaruhi besar kecilnya arus, daya , atau AMPER adalah besar kecilnya diameter kawat.

      Yang mempengaruhi besar kecilnya TEGANGAN adalah jumlah gulungan kawatnya.

      3. Perbedan pada pola gulungannya mas. Kalau sekunder trafo ct itu lilitannya dobel untuk menghasilkan tegangan simetris volt-CT-volt.

      Kalau sekunder trafo non ct atau engkel. Pola gulungannya tunggal satu arah. Untuk menghasilkan tegangan (0-volt).

      Delete
    2. Blog yg sngat brmanfaat pmbhasan bgitu jelas dan detail, yg pnya blog jga tdak pelit ilmu. Sblumnya trima kasih bnyak kang sdah brbagi ilmu..

      Itu Lilitannya dobel mksudnya 2 kwat tmbaga yg d glung brsamaan?

      Pnya rumus prhtungannya kang yg mngkin bsa lbih d mngerti orang awam?

      Delete
    3. 1. Ya sama-sama mas.

      2. Betul mas. Bisa dengan cara itu, menggulung 2 kawat secara bersamaan, kemudian salah satu dari kedua ujung digabung untuk jadi CT. Terus kedua ujung yang lain jadi VOlT dan VOLT.

      3. Untuk rumus saya belum punya. Agak mumet saya mas kalau pakai rumus. Biasanya Langsung bongkar dan uji gulungan per lilitan. Untuk rumus saya belum bisa bantu, mungkin rekan yang lain bisa menambahi he..he..

      Delete
  2. Hrapannya sih gitu mngkin ada rekan
    Yg pham tntang trafo bisa share ilmunya d sini.. tp Blehlah kang skali2 bwat postingan khsus tntang trafo yaa sjauh yg akang tau yg pnting bsa jdi tmbahan ilmu buat kita2 yg brilmu d blog ini,, soalnya mau beli trafo d sini d papua agak mhal klo bli d luar ongkirnya bsar..
    mkanya mau coba blajar buat trafo sndiri, htung2 buat tmbahan ilmu klo bsok2 ada ksus trafo rusak bsa prbaiki sndiri heheee..

    Sukses trus kang..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Baik mas. Terima kasih atas saran dan idenya. Kalau ada waktu akan saya posting.

      Delete
  3. Belum ada artikel cara bikin dc power supply regulator yang untuk service hp / laptop ya? kan voltase dan amper bisa di atur.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau artikel sih belum buat mas. Cuma saya pernah merakitnya pesenan teman teknisi hp. Bukan buat loh ya, tapi merakit. Jadi semua komponen beli jadi, saya tinggal rakit.

      Ada sih mas skema rangkaiannya, cuma terlalu sulit jika dibuatnya. Jadi bisa mengatur volt dan ampernya.

      Kalau gak salah namanya itu BUCK REGULATOR. Itu bahasa kerennya teknisi hp he..he..

      Delete
  4. Selamat malam mas? saya mau tanya mas kalau output power ampli yang ke speaker nyetrum apanya ya mas? Apalagi kalau volume PA di besarkan pasti terasa kali nyetrum nya? Suwun...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nyetrum pada out speaker itu normal, apalagi trafo supplynya besar, akan semakin terasa setrumnya.

      Jadi ya jangan disentuh mas. Asalkan suara yang dihasilkan normal, menurut saya gak masalah mas. Atau juga bisa diground ketanah bodi box power amplifiernya. Mungkin ada arus liar/bocor pada trafo. Biasanya akan hilang jika di ground ke tanah. Tapi tanpa di ground pun gak masalah.

      Delete
  5. Owh gitu ya mas, trimakasih mas bahar.

    ReplyDelete
  6. Assalamualaikum Mas Bahar ngapunten tanya,bagaimana misalnya ngambil tegangan 45 Volt dari travo utama PA. R 220 Ohm 2 Watt ukuranya tetap atau diganti mas. Matursuwun. Wassallamualaikum.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waalaikumsalam. Boleh saja pak, tapi lebih beresiko pak. Untuk komponen tetap saja semuanya. Siapa tahu bisa menghilangkan riplenya he..he.. Mohon maaf respon lambat he..he..

      Delete
  7. he he he...nggih mas Bahar matursuwun bimbingannya ngapunten

    ReplyDelete
  8. mau tanya nh mas, begini mas saya ada 2 PA mono 1000 watt blazerr dengan di suplay trafo 30 amper, yang bikin saya bingung di kit PA nya masing2 ada tulisan 70vcc , jadi harus dikasih brapa volt. Dari trafo nh mas, kira kira kalaw di kasih 56volt dari trafo aman ga transistornya mas bahar,

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau pakai tegangan 56volt dari trafo, maka nanti jadi DC nya akan naik menjadi 79,18VDC.

      Tegangan aman maksimal adalah pakai tegangan 45-48volt dari trafo mas.

      Delete
  9. Kalau bukan langsung dari trafo bisa Pak? Tapi dari output akhir. Kayak contoh diatas, misalnya langsung dari tegangan 35VDC.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oke pak. Nanti saya coba, soalnya saya pakai tegangan 45VDC. Saya baca datasheet untuk IC 7815/7915 maksimal inputnya adalah 35V. Takutnya overload Pak. Hehehe

      Delete
    2. Gak masalah mas. Itukan sudah Resistor penahannya sebelum masuk input ic 7815/7915. Jadi minimal dengan adanya R tersebut bisa menstepdown tegangan sebelum masuk input ic 7815/7915.

      Delete
    3. Buat tegangan simetris 45VDC per kutub Pak. Oke nanti saya coba. Saya berubah pikiran pakai modul LM2596 aja Pak. Gk perlu merakit hehehe

      Delete
    4. Ya memang bisa pakai kit tersebut step down tegangan, lebih praktis.

      Cuma kit tersebut out tegangannya engkel atau tunggal loh mas (- +). Bukan simetris (- ct +).

      Delete
    5. Pak, resistor 220 ohm nya kebakar. Saya pake LM2596 disambung resistor 220 ohm pada kutub positif dan negatif. Mohon bimbingannya Pak. Hehehe

      Delete
    6. Kan sudah saya bilang. Kit LM2596 itu out tegangannya engkel atau tunggal (- +), bukan simetris (- ct +). Jadi ya gak bisa di pasang di tegangan CT atau simetris.

      Delete
    7. Ada tutorial mengubah tegangan simetris menjadi tunggal gak Pak?

      Delete
    8. Kenapa harus dirubah? Jika ingin menggunakan untuk tegangan tunggal, tinggal konek saja CT dengan (+). Untuk tegangan (-) biarin.

      Delete
    9. Oke Pak. Sudah berhasil. Tapi apakah dengan tegangan tunggal output power ke amplinya gak akan pincang Pak? maksudnya bebannya lebih berat ke (+), sedangkan negatifnya standar

      Delete
    10. Kalau bebannya ringan sih gak mas. Masih aman. Misal untuk beban Tone control, echo, dll. Gak masalah.

      Delete
    11. Terima kasih banyak mas. Semoga ilmunya bermanfaat sampai akhirat kelak. Aamiin

      Delete
  10. Mas kalau input (~2v5)+(~2v5) + G.pada equlizer.itu dari sumber tsb.travo lama rusak.mau ganti yg umum cuma 18 v ct.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu maksudnya apa ya (~2v5)?

      Kalau pakai sumber tegangan dari trafo 18vct, menurut saya gak masalah, asalkan pada pcb equalizer sudah ada ic 7815/7915 atau ic 7812/7912 nya.

      Delete
  11. Mas bagaimana cara memodifikasi kit power 400 watt tiga tingkat agar suara makin nendang.. apa saja yg di ganti trus ukurane pinten mas

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau terlalu nendang nanti suaranya jadi over mas he..he.. Nah sekarang Anda pakai trafo berapa amper? Pakai tegangan berapa volt? Pakai tr final apa? Berapa set?

      Untuk modif komponen pada bagian driver, menurut saya gak perlu. Karena akan menyebabkan suara jadi terlalu kenceng dan over. Akhirnya suara jadi terasa kasar.

      Delete
  12. Mksh mas atas pnjelasannya.. sukses selalu

    ReplyDelete